Indra JPiliang wrote on dated,26 Nov.Mon.a.l:
     "Heading :Papua,Theys,dan Jakarta...
      Bila Jakarta ingin menunjukan streotipe nation state dlm.lingkungan 
Indonesia kpd.komunitas global dunia,penyelesaian masalah
Papua hrs.menjadi prioritas.Prioritas itu a.l memenuhi kebutuhan rakyat
Papua,sebagaimana laporan penelitian Yappika(Maret 2001:60)yaitu kebutu-han 
ek.40%,pendidikan dan pelth 20,5%,keamanan,stab,dan ham 19,8%,kesem
patan,kebebasan,pengakuan 13%,serta prasarana dan sarana lingkungan 6%.
-----------------------------------------------------------------------
     Saudara Indra,selamat berpuasa.
     Menarik memang tulisan sdr.perihal tsb;diatas.Untuk info sdr.saya
jadi kembali teringat kepada wawancara saya dengan yang sangat saya hor-
mati dan kagumi alm.Proklamator Drs.Mohammad Hatta tahun 1968 dalam rang
ka penyelesaian Skripsi saya untuk Sarjana Ilmu Politik di FISIP-UI.
     Menjawab questioner tentang masalah Irja dan masa depan pembangunan
nya,Bung Hatta mengatakan,rpt mengatakan bahwa salah satu sebab kenapa
dalam perundingan KMB di Den Haag thn 1949,Irja saya tinggalkan atau pi-
sahkan pengakuan kedaulatannya dari bekas jajahan Hindia Belanda(sekara-
ng wil.neg.kes.RI)adalah saya memahami betul betapa sulitnya untuk mem-
bangun Irja dari segala sudut pandang.Karena itu saya tinggalkan Irja
sampai waktunya nanti Belanda dapat membangun pendahuluan di Irja.
     Waktu itu saya katakan kepada beliau,apakah dengan meninggalkan Ir-
ja dalam negara kes.RI buat sementara waktu,tidak akan menyulitkan RI
untuk mengembalikannya sesuai dengan daerah yg disebut Jajahan Hindia
Belanda.Tegas Bung Hatta mengatakan tidak karena inti perundingan RI-Bld
dalam KMB adalah menjadikan apa yang disebut jajahan Hindia Bld,diakui 
kedaulatannya oleh Bld sebagai negara kes.RI termasuk Irja.
    Sdr.Indra,sampiran-sampiran yang anda sampaikan dalam tulisan anda ini 
dengan cantiknya anda uraikan secara tajam dan analisis.Walaupun saya kurang 
sependapat bahwa untuk menjadi suatu bangsa harus satu etnis
seperti inbas dari tulisan anda bhw.suku Papua bukanlah termasuk etnis
Melayu melainkan etnis Melanesia dan  bukan bangsa Indonesia,karena itu
kurang klop "menjadi bangsa Indonesia".
    Saya ingat seorang ahli Politik Ernest Renan untuk menjadi satu bang
sa tidak perlu satu etnis,bisa sama-sama mempunyai keyakinan politik yang 
sama,idiologi yang sama dan perasaan senasib dan sepenanggungan yg
sama dan hal ini telah sdr;katakan pada permulaan tulisn itu bahwa nega
ra Indonesia sudah ditakdirkan berasal dari pluralitas suku-suku bangsa.
    Diatas semunya ini sdr.Indra I am very appreciate and higher concern
atas tulisan anda.Sdr.telah membuktikan bahwa sebagai peneliti di csis
anda telah memperlihatkan kwalitas.Teruslah menulis dan sampaikan analisa 
anda itu kepada khalayak ramai.Dan kepada sanak nan duduak dipa-
lanta RN ko dan khususnya kepada para pemerhati Irja,tulisan Indra JP.
ini perlu dibaca secara kritis agar perioritas yang disampaikan Indra da
lam tulisan ini untuk pembangunan Irja dapat terlaksana.Ajo Buyuang.



_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke