Assalamu'alaikum WW

Dari Detik.com, tullah ditetapkan 12%, tetapi ma nan bagak urang oto apo 
pemerintah.....??

Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak

http://www.detik.com/bisnis/ekonomi/2001/11/28/20011128-131406.shtml

Tuslah Angkutan Lebaran Diputuskan 12%
Reporter: Anita Hendranugraha
detikcom - Jakarta, DPR dan pemerintah akhirnya memutuskan tarif tuslah 
angkutan Lebaran 2001 sebesar 12 persen yang berlaku pada H-7 sampai H+7. 
Tarif ini lebih kecil dari usulan pemerintah semula 20 persen.

Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya dilakukan lobi selama kurang 
lebih 45 menit antara Komisi IV DPR dan pemerintah yang diwakili oleh Dirjen 
Perhubungan Darat Soesmono Soesilo, di Gedung DPR Rabu (28/11/2001).

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan tuslah masa angkutan Lebaran tahun 2001 
berdasarkan surat yang masuk ke Komisi IV tertanggal 20 Nopember 2001 
sebesar 20 persen. Biasanya, tarif tuslah setiap tahunnya 25 persen.

“Dengan penerapan status tersebut diharapkan pemerintah bertindak 
tegas terhadap pelanggaran tarif tuslah,” ujar Ketua Komisi IV 
Sumaryoto. Selain itu, Komisi IV DPR juga mendesak pemerintah untuk 
mengontrol pengadaan angkutan bus dalam meningkatkan pelayanan.

Menanggapi tarif tuslah 12 persen, Dirjen Perhubungan Darat Soesmono Soesilo 
mengaku menerima keputusan DPR itu. “Karena apa yang diputuskan DPR 
merupakan aspirasi rakyat dan sebaiknya pemerintah tidak memikirkan untung 
rugi saja. Melainkan juga mendahulukan kepentingan masyarakat yang ingin 
pulang kampung,” kata Soesmono.


======================================================================
                       Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================



_________________________________________________________________
Get your FREE download of MSN Explorer at http://explorer.msn.com/intl.asp

 Yth Para saudara di rantau net

bersama ini saya sampaikan tentang spin off PT Semen Padang.. informasi ini saya sampaikan dengan sejujurnya dan sebenarnya dan tidak ada manipulasi data satu pun, karena saya berkewajiaban sebagai masyarakat minang dan warga negara indonesia harus menyampaikan pada semua masyarakat seluruh indonesia.. agar senyelesaian dari PTSG, PTSP, PTST dapat dicarikan jalan keluarnya dengan sebaik-baiknya.. dan bukan berdasarkan politik dan berita yang di terbitkan di media masa. kalau di media masa hanya berdasarkan siapa yang kuat menyogokin media agar informasinya dapat diputar balikan untuk kepentingan tertentu. .

Secara umumnya sangat terlihat sekali permainan pemerintah untuk memaksakan kehendaknya, dan memang sangat tidak adil.

dengan OTODA sehingga spin off PT Semen Padang harus dilakukan Pemerintah dimana kita tidak mau mengulangi lagi tambang batu bara yang kedua dimana Batu Bara Obilin dulunya merupakan sutu Tambang batu bara yang berkualitas tinggi di Asia setelah pemerintah mengakuisinya dengan Bukit Asam, sekarang apa yang terjadi semuanya sangat menyedihkan semua manajemen dirobah sehingga obilin menjadi unit produksi saja dan karyawan yang bekerja hanya tingkat bawah saja di sana disamping itu sega sosial terhapa lingkungan sangatlah di bilang tidak ada. contoh kecil saja untuk membangun mesjid (mosala) di lingkungan tambang obilin itu bukit asam tidak pernah mengeluarkan bantuan dimana mesjid itu di bangun dengan iuran pegawai negeri di daerah itu.

padahal Obilin yang dulu tambangnya yang berlimpah ruah dengan Batu Bara berkualitas tinggi tambang terbuka setelah di babat habis oleh Bukit Asam dengan mengerahkan semua armadanya sehingga sekarang tinggal tambang batu bara bawah tanah Obilin disuruh mandiri lagi menjadi sebuah perusahaan. Padahal tambang batu bara bawah tanah tidak lagi menjanjikan keuntungan yang besar karena biaya tambangnya yang cukup tinggi melihat gejala ini Bukit Asam mencari jurus untuk melepaskan penyakitnya dimana akan membebani biaya biaya besar untuk penambangan.

sekarang Obilin bagaikan habis manis sepah di buang dan tidak ada investor yang akan ikut lagi membangun.

dari kejadian di atas akankah kita biarkan saja terjadi pada PT Semen Padang dimana di Sumbar hanya dua perusahaan ini yang masih bisa di katakan menjadi pembawa pembaharuan terhadap perekonomian di Sumbar.

jawabnya tergantung pada hati nurani kita dan bila kita masih memikirkan kesejahteraan untuk anak cucu kita dan kejayaan ranah minang maka baiklah kita berkan dukungan pada pejuang spin off agar spin off dapat terlaksana. artinya spin off bukan membawa marabahaya seperti yang di beritakan oleh media-media masa sekarang ini, ada yang mengatakan KKN, atau kepentingan orang tertentu itu adalah bohong, justru dengan spin off semua dapat dibenahi semua kelemahan yang masih ada.

Baiklah masalah Semen Padang tidak benar adanya kepentingan orang-orang atau manajemen PT Semen Padang yang KKN atau merugi seperti yang di beritakan oleh media masa, ini saya sampaikan karena saya sendiri mengetahui peristiwa dan keadaannya.

kita lihat seperti orang lubuk kilangan yang berbicara mengatas namakan KAN lubuk kilangan semuanya adalah money politic itu terbongkar semuanya setelah FAX pengiriman uang pada para pembelot seperti basrial, zainal sampai 500 juta perorang serta pemblokiran media masa internasional, nasional, maupun local padang seperti (bisnis indonesia, kompas, tempo, jawa post dll)

saya harap pada rantaunet bersedia untuk mempelajari kajian-kajian mengenai spin off ini secara bertahap akan saya ulas satu demi satu baik dari segi budaya, sosial, ekonimi (nasional), politik, dan keamanan.

kajian berkutnya akan menyusul.....

 

Kirim email ke