From: Mella Sari Alfitri [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, October 08, 2001 4:10 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [surau] AS Gempur Afghanistan
Pesawat Pembom AS Gempur Afghanistan
Kabul, Senin
Sejumlah pesawat pembom AS melancarkan serangan ke Kabul, Minggu sekitar
pukul 16.00 GMT (pukul 23.00 WIB), menandai pembukaan serangan pembalasan atas
serangan teror 11 September di AS.
Senin, 08 Oktober 2001,
03:25 WIB Islamabad, Senin
Osama bin Laden dan pemimpin Taliban Mullah Mohammad Omar, keduanya selamat
dalam serangan Amerika terhadap Afghanistan, Minggu, ungkap jurubicara Taliban
untuk Pakistan.
"Alhamdulillah", ungkap duta besar Abdul Salam Zaeef kepada wartawan seraya
menerangkan jika Laden dan Omar masih hidup.
Zaeef mengemukakan, sarana militer di beberapa kota menjadi target serangan
itu.
"Afghanistan adalah korban kebrutalan Amerika. Karenanya rakyat Afghanistan
akan melawan atas aksi brutal ini," ungkapnya.
Televisi CNN menyebutkan, Taliban telah menyiapkan sekitar 8000 tentaranya di
perbatasan, sebelah utara Afghanistan. Penambahan ini diperlukan, setelah
Amerika diberitakan telah mengirimkan pasukannya di wilayah Asia Tengah yang
berbatasan dengan Afghanistan.
Menurut laporan televisi,
pesawat-pesawat pembom Stealth B-2 AS
dan sejumlah pesawat Inggris mengambil
bagian dalam serangan itu.
Serangan militer itu dilakukan setelah
Presiden AS George W.
Bush secara mendadak kembali ke Gedung Putih dari
tempat
peristirahatannya di Camp David pada akhir pekan.
Televisi
menayangkan langsung aksi pemboman tersebut.
Ledakan terdengar di Kabul,
ibukota Afghanistan, Minggu malam,
di tengah suara tembakan anti-pesawat,
kata televisi Al-Jazeera dan CNN.
Listrik di kota itu terputus menjelang
serangan tersebut.
Serangan-serangan AS terhadap Afghanistan telah
dimulai,
demikian dikonfirmasi jurubicara Gedung Putih Ari Fleischer
di
Washington.
"Kami telah memulai front dalam perang kami melawan
terorisme,"
kata Fleischer.
Sementara CNN menyatakan, Kandahar juga
diserang.
Jaringan televisi itu mengutip seorang pejabat Talib di
Kandahar
yang mengatakan, markas komando dan sistem radar Afghanistan
di
Kandahar hancur dalam serangan AS itu.
Seorang pejabat tinggi Talib
juga mengkonfirmasi bahwa bandara
Kandahar hancur dalam serangan
itu.
Al-Jazeera mengatakan, terjadi tembakan gencar anti-pesawat
di
Kabul. Kebakaran hebat dilaporkan di wilayah timurlaut
kota
tersebut.
Di Kabul, saksi mata mengatakan, bom-bom dan roket AS
mendarat
dekat Kementerian Pertahanan Talib di jantung kota
tersebut.
Penduduk kota itu mengatakan kepada AFP, mereka bisa
mendengar tembakan artileri, anti-pesawat dan senjata ringan Talib dalam apa
yang tampaknya terdengar seperti pertempuran jalan di kota
tersebut.
Jet-jet terdengar terbang tinggi di kota itu, sementara
malam
menjadi terang oleh kilatan ledakan dan desingan peluru dari senjata
anti-pesawat Talib.
Di Roma, seorang pembantu mantan Raja Afghanistan
Mohammed Zahir
Shah menyatakan, ia "terguncang dan sedih" atas serangan AS
terhadap Afghanistan itu ketika ia menyaksikannya di televisi.
"Itu
menyedihkan. Itu tentu saja tragis. Anda bisa membayangkan
seseorang yang
datang dari sebuah negara, yang merasa terguncang dan sedih dengan apa yang
telah dipelopori negara anda," kata pembantu itu, Hedayat Amin Arsala, kepada
AFP.
"Kini harapan saya adalah serangan itu cepat berhenti dan
tidak
ada yang cedera," katanya.
"Saya sungguh-sungguh merasa itu bisa
dihindarkan," kata Amin
Arsala mengenai serangan itu, yang disaksikannya di
televisi di
hotel tempatnya menginap di Roma.
"Kami berharap itu bisa
dicegah... Saya sungguh-sungguh tidak
bisa berbicara,"
tambahnya.
Beberapa saat menjelang serangan itu, oposisi
Afghanistan
menyatakan bahwa serangan AS bisa dimulai dalam beberapa hari
ini
dan mereka memperingatkan penduduk untuk menjauh dari markas militer di
Kabul.
Ketegangan tinggi di Afghanistan yang dikuasai Talib
ketika
milisi tersebut memperkuat garis-garis perangnya
untuk
mengantisipasi serangan AS sebagai pembalasan atas
penolakannya
menyerahkan Osama bin Laden, yang dituduh AS
mendalangi
serangan-serangan di New York dan Washington bulan
lalu.
Pasukan oposisi, yang berjarak sekitar 50 kilometer utara
Kabul,
telah berjanji akan bekerja sama dalam serangan AS dan
mengadakan
pembahasan cermat dengan para pejabat militer AS dalam beberapa
hari terakhir ini.
Sabtu, pasukan Talib di Kabul menembaki apa yang
mereka sebut
sebuah pesawat mata-mata AS yang terbang di kota
tersebut.(Ant/Dpa/Afp/Rtr/jy)
Osama bin Laden dan Mullah Mohammad Omar
Selamat
Sementara Perancis diberitakan telah siap
untuk bergabung dengan Amerika dalam serangan itu. (Afp/CNN/jy)
Do You Yahoo!?
NEW from Yahoo! GeoCities - quick and easy web site hosting, just $8.95/month. Yahoo! by Phone.
| Yahoo! Groups Sponsor | |
| |
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya (A'RAAF 7:96)
==============================================================================
Alamat-alamat e-mail Surau:
Mengirimkan artikel/opini : [EMAIL PROTECTED]
Mendaftarkan diri : [EMAIL PROTECTED]
Mengundurkan diri sementara : [EMAIL PROTECTED]
Kembali aktif : [EMAIL PROTECTED]
Mengundurkan diri selamanya : [EMAIL PROTECTED]
Kontak Admin : [EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

