sambungan... C. PERANG DINGIN BUSH DENGAN ISRAEL
Meski banyak anggapan bahwa dikalangan masyarakat Kristiani juga ada yang menganut paham anti-semitism (anti-Yahudi), namun bukan anggapan itulah yang menyebabkan perang dingin Bush dengan Israel. Bermula ketika KTT Wye Summit digelar pada 8 Oktober 1998 ketika Clinton memprakarsai perundingan antara Yasser Arafat dengan PM Israel waktu itu Benyamin Netanyahu. Gedung Putih kecewa dengan Israel karena, Benyamin di meja perundingan membawa-bawa nama Jonathan Pollard sebagai salah satu syarat dimulainya perundingan damai kedua pihak. Pollar adalah warga AS yang bekerja sebagai analis pertahanan di Washington, namun kemudian ditangkap dan diadili --hingga kini masih dalam tahanan --karena terbukti melakukan aksi mata-mata melawan AS untuk kepentingan Israel. Pollard, menjelang KTT sempat melayangkan surat ke Depkeh Israel agar memasukan pembebasan dirinya dalam persyaratan pembebasan sejumlah aktivis Hamas yang ditahan Israel. Kalau ternyata seorang Pollard berhasil merasuki dan menekan Netanyahu, maka hampir dipastikan betapa penting peran yang dimainkannya oleh orang-orang sekelas Pollard untuk kepentingan Israel baik di masa lalu maupun di masa yang akan datang. Kewaspadaan AS terhadap sepak terjang Israel sebetulnya sudah dimulai sejak jauh hari yakni ketika terjadi perang 6 hari Arab-Israel pada 1967. Pada 8 Juni 1967, kapal induk mata-mata yang menjadi kebanggaan AS USS Liberty ditembak oleh sejumlah pesawat tempur Israel yang menyebabkan 34 marinir tewas. Amerika berduka. Israel menyebut tragedi itu sebagai insiden yang tak sengaja. Namun pihak Gedung Putih dan AL menepis langsung pembelaan tersebut. Admiral Thomas Moorer dengan tegas mengatakan pemboman kapal induk itu bukanlah insiden karena USS Liberty berada di perairan internasional, jauh dari kawasan konflik perang Arab-Israel. Pembelaan Israel bahwa pesawat tempurnya tidak bisa mengindikasikan negara kapal itu juga disangkal Moorer karena USS Liberty selalu mengibarkan bendera AS dengan "jelas, besar berkibar dan terang dilihat." Karena tragedi itu, kapten kapal Collin Loren McGonagle dihadiahi Congressional Medal of Honor --penghargaan tertinggi yang dikeluarkan oleh negara adidaya itu. Namun, untuk menjaga 'perang dingin' AS-Israel, pemerintah AS menolak acara penganugerahan dilakukan di Gedung Putih sebagaimana lazimnya, dan dialihkan ke Navy Yard di Washington. Pihak Gedung Putih menyebutnya sebagai "menjaga perasaan para penyerang." Sejumlah preseden internal AS-Israel telah menjadi momok bagi Washington. Pada minggu-minggu pertama Bush di Gedung Putih, upaya yang dia lakukan adalah menggeser administrator dan pegawai strategis dari keturunan Yahudi ke etnis Arya (Jerman). Upaya pemebersihan pemerintah dari unsur Yahudi itu juga bisa dilihat dari agenda Bush mengganti Dubes AS untuk Indonesia Robert S. Gelbard, jauh sebelum dia disorot karena melontarkan pernyatan kontroversial di Jakarta. Selain Gedung Putih, Pentagon juga tak luput dari upaya "pembersihan" tersebut --bagian dari tradisi dimana selalu terjadi hampir 50.000 pergantian jabatan setiap kali pergantian presiden di AS. Pernyataan Gedung Putih menjelang serangan ke Afghanistan bahwa AS siap mengakui Palestina sebagai negara berdaulat --sempat tertunda karena kasus WTC-- menjadi pukulan telak bagi Ariel Sharon. Dan karena komentar pedasnya terhadap Bush, Sharon mendapat jeweran dari sejumlah anggota parlemen Israel dan mendesaknya untuk segera minta maaf. "Jika AS bermain perang dingin, kenapa kita bersikap frontal dan terbuka," kata seorang analis di Jakarta yang mengandaikan dirinya sebagai seorang warga Israel dalam melihat persoalan diatas. Dan analis itu adalah warga RantauNet juga, bernama Indra J. Piliang,..he...he..he....si Bujang Piaman..he....he.. Semoga bermanfaat, Esteranc Labeh JKT ------------------------------------------------------------ Free Web-email ---> http://mail.rantaunet.web.id Komunitas Minangkabau ---> http://www.rantaunet.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

