Assalamulaikum Wr Wb,

Kalau buliah ambo ingin mamasan buku tu....ciek se nyo dan kalau emang bisa
tolong kirimkan ka ambo :
Linda
41 Science Park Road
#02-22 The Gemini, Science Park II
Singapore  117610

Sakalian price + ongkos.

Wass,
Linda




                                                                                       
           
                    fendi KOTO                                                         
           
                    <[EMAIL PROTECTED]>              To:     [EMAIL PROTECTED]       
           
                    Sent by:                    cc:     [EMAIL PROTECTED]                 
           
                    rantau-net-owner@ran        Subject:     [RantauNet] Sorry : 
[tawaran buku    
                    taunet.com                  filsafat tarakhir di list iko]         
           
                                                                                       
           
                                                                                       
           
                    12/04/01 09:53 PM                                                  
           
                    Please respond to                                                  
           
                    rantau-net                                                         
           
                                                                                       
           
                                                                                       
           




Assalamu'alaikum,

Resensi: "Ambo urang awak"

       Adat alam Minangkabau yang dimaksud dalam buku filsafat "Ambo urang
awak"
sama sekali bukan saja adat dalam bentuk seremoni atau yang dipraktekkan
oleh urang minang sehariannya sekrang ini, mekipun ungkapan kata, pepatah
dan
petitih, serta bentuk-bentuk sikap yang masih dipelihara dalam upacara adat
masih tidak berubah dari yang orisinilnya. Adat Alam Minang yang sebenarnya
yang
lebih dikenal dengan nama "Adat yang sebenarnya Adat" sekarang ini telah
lenyap dari kesadaran pemakainya, sehingga yang terpakai kini tidak lebih
sekedar adat-istiadat, yang sama maknanya dengan "tradisi buta", bercampur
dengan
penyesuaian yang terjadi akibat pengaruh budaya barat dan arab serta cina.

       Adat Alam Minang yang asli, adalah Adat Pusaka Kita, pusaka yang
diterima
dari nenek/kakek yang diteruskan ke mamak, selanjutnya ke kemenakan. Yang
dimaksud dengan nenek/kakek (orang tuo saisuik) disini tiada lain adalah
Nabi
Adam AS. Asal usul inilah yang menjadikan adat ini adat Alam, adat
Bumiputera,
adat manusia yang dilahirkan dimuka bumi ini. Maka inilah pusaka umat
manusia minang, tanpa membedakan warna kulit, daerrah, kelahiran ataupun
juga macam
ragam kepercayaan. Adat ini dititipkan Tuhan sekalian alam dalam sebuah
Museum Hidup, dimana rakyat Sumatera Barat ini tanpa sadar telah berlaku
sebagai
penjaga, menunggu waktu.

       Sebagai warisan Adam, yang bukan saja manusia pertama, juga nabi dan
rasul, merangkap khalifah Tuhan, maka dengan sendirinya seluruh ajarannya
sesuai
dengan kitab suci agama. Inilah yang dimaksud dengan "Adat bersendi
Kitabullah, yakni kitab-kitab suci yang diturunkan oleh Allah yang
dipercayai oleh
umat Islam. Bukankah karena alasan inilah makanya orang Islam diwajibkan
percaya kepada seluruh rasul dan seluruh kitab suci yang ditingggalkannya?
Apakah
ada orang Islam yang mengaku beragama Islam yang mematuhinya. Bagaimana
mungkin dapat jadi orang beragama , sekira hanya percaya setengah-setengah
(artinya
tidak mengetahui Injil, Zabur atau Taurat). Dan ini pula dasarnya kenapa
dikatakan "Syara' mengata, Adat memakai", yang maksudnya agama formal
tahunya
hanya menyebutkan, tetapi adatlah yang memakai dalam praktek sehari-hari.

       Banyak orang minang yang mengaku orang minang tapi tidak tahu maksud
adat
minang yang sebenarnya, sehingga boleh dikatakan telah tercerabut dari
akarnya sehingga layu. Makanya, orang minang yang telah keluar dari adat
yang
sebenarnya boleh dikatakan orang minang yang sudah Melayu.
Buku ini juga memperjelas beda antara karakteristik orang yang
individualist, egoist, materialist, separatist, rasis, dan sebagainya
dengan
orang
alam, cosmopolitant, universalist dan Theis.

       Inilah gambaran singkat tentang Buku filsafat "Ambo urang awak" yang
ditulis oleh Miral Manan, seorang pensiunan kantor gubernur Sumbar sejak
periode
gubernur Sumbar pertama sampai periode Durin. Sehingga Azwar Anas dan Harun
Zein sangat menghargai karyanya, terbukti dengan perkantoran dan pertokoan
di
Sumbar yang beratap gonjong semua (gonjongnisasi), yang mempunyai makna
penting bagi seorang yang mengaku orang minang. JUga mantan dosen di APDN
dan ASKI
Padang Panjang jurusan Budaya.
  Dan bukanlah orang Minang, bila hanya bisa mengumbar janji dan bersikap
egois, rasis, suka membeda-bedakan pangkat atau kedudukan sesama minang.
  Sengaja saya tulis sekilas resensi buku ini, karena ini kali terakhir
saya
menawarkan buku tersebut bagi anggota RN dimana saja pun berada. Kebetulan
buku ini merupakan sisa dari penjualan pada waktu Padang Fair di TIM,
Jakarta.
Sehingga jumlahnya cukup terbatas (sekitar 50 buku).
   Dan buat mak Ajoduta Mardin, yang katanya mau pesan 10 buku, sampai
sekarang belum kelihatan responnya. Begitu juga dengan angku Bandaro, yang
juga
sudah saya tawarkan untuk mengelola penjualannya, juga tidak respon.
Sehingga,
berdasarkan isi buku ini saya bisa menyimpulkan karakateristik mamak-mamak
ambo iko, yang tidak perlu saya perjelas secara mendetail.

Cuma segitu dulu, salah dan janggalnya saya mohon maaf pada semua anggota
RN
ini.

Wassalam

fendi KOTO


--
Sent through GMX FreeMail - http://www.gmx.net


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================





RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke