Subj: Misteri Kuman Anthrax
Date: 12/25/01 1:46:57 PM Eastern Standard Time
From: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent from the Internet (Details)


Misteri Kuman Anthrax
disiarkan: December 23, 2001
----------------------
Tiga bulan lebih setelah serangan 11 September di Amerika, pemerintah
Taliban di Afghanistan berhasil digulingkan dan pemerintahan sementara
telah dibentuk. Jaringan terroris al-Qaida di Afghanistan agaknya sudah
bubar, tapi tersangka utama pelaku terroris Osama bin Ladin masih belum
ditemukan, hidup atau mati.

Serangan terroris 11 September itu disusul kepanikan luar biasa yang
melanda Amerika dengan jatuhnya korban penyakit anthrax yang pertama di
negara bagian Florida. Anthrax adalah penyakit infeksi gawat yang
disebabkan  oleh bakteri yang bernama bacillus anthracis, dan bisa
menimbulkan kematian dalam waktu singkat kalau terhirup dan masuk ke
paru-paru.

Serangan bakteri anthrax, kalau bisa disebut demikian, dilancarkan lewat
kantor pos. Tiga pucuk surat yang ditujukan kepada stasiun televisi NBC,
harian New York Post dan Senator Tom Dachsle telah diperiksa dan
dianalisa secara cermat karena didapati mengandung bakteri anthrax.
Surat ke-4 yang dikirim kepada seorang senator Amerika lainnya, masih
terus diperiksa.

Siapa pengirimnya, sampai sekarang masih menjadi pertanyaan besar,
kendati banyak pejabat pemerintah semula curiga bahwa serangan anthrax
itu dilancarkan oleh kelompok terroris seperti al-Qaida ataupun Iraq,
yang diketahui punya program senjata biologis.

Sampai sekarang lima orang tercatat tewas karena kuman anthrax, yang
biasanya dikenal sebagai penyakit hewan;  tapi ribuan orang, khususnya
para petugas kantor pos sempat terpaksa minum obat antibiotik yang
disebut cipro, singkatan dari cipro-floxacin, untuk mencegah kena
penyakit ganas itu.  Kalau bisa diketahui sejak dini, orang yang terkena
bakteri anthrax lewat saluran pernapasan, bisa diobati dengan mudah.

Kepanikan karena ancaman anthrax itu sempat mendorong ribuan orang
Amerika pergi ke Meksiko untuk membeli pil cipro dalam jumlah besar dan
harga yang jauh lebih murah dari harga di Amerika.  Toko-toko obat dan
apotik di Meksiko melaporkan penjualan pil cipro naik 10 kali lipat dari
biasanya.

Sementara itu, penyelidikan yang sangat cermat dan teliti tidak
mendapatkan bukti bahwa kuman anthrax itu berasal dari luar negeri,
apalagi dari Irak. Laboratorium kuman paling besar di dunia, American
Type Culture Collection di negara bagian Virginia, punya tujuh jenis
kuman anthrax, dan pernah menjual kuman-kuman itu kepada Irak dalam
tahun '80-an.

Tapi soalnya, jenis kuman anthrax yang ditemukan sampai sekarang lewat
kantor pos itu tidak termasuk dalam jenis-jenis anthrax yang pernah di
jual kepada Irak. Kata para pakar, tidak ada petunjuk sama sekali bahwa
serangan anthrax dilancarkan oleh Irak, karena jenis kuman yang
menewaskan lima orang di Amerika itu semuanya punya ciri-ciri sama, dan
hanya dimiliki oleh laboratorium pemerintah Amerika dan para
kontraktornya.

Harian New York Times mengutip jurubicara Gedung Putih Ari Fleischer
mengatakan, semua bukti sampai sekarang menunjuk  pada sumber-sumber
anthrax di dalam negeri. Tom Ridge, kepala Departemen Keamanan Dalam
Negeri mengakui bahwa semula diapun berpendapat bahwa  serangan anthrax
itu dilancarkan dari luar negeri, atau oleh orang asing, tapi sekarang,
katanya, "kami lebih cenderung untuk berkesimpulan bahwa pelakunya
adalah orang Amerika sendiri.

Kalau begitu, siapa orang itu?  Kata harian New York Times, ke-4 surat
yang berisi kuman anthrax itu bukan surat tulisan tangan asli, tapi
hanya fotokopi, dan tidak ditemukan sidik jari ataupun tanda-tanda lain
yang bisa digunakan untuk  menemukan pengirimnya.

Para penyidik juga terus menyelidiki kemungkinan bahwa pengirim surat
anthrax itu adalah seorang spekulator saham, dan punya banyak saham
perusahaan farmasi yang membuat obat antibiotik cipro.
   
      ------//-------

---
You are currently subscribed to rasa-l as: [[EMAIL PROTECTED]]
To unsubscribe, forward this message to [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke