From: [EMAIL PROTECTED] (Syaifuddin Ma'rifatullah)
Sender: [EMAIL PROTECTED]
Reply-to: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu terhadap orang yang selalu mengobarkan
permusuhan. Jauhkanlah mereka dari aku dan jauhkan aku dari mereka.
Tetapkanlah untuk kami majelis yang mulia ini, kerelaan dan kesenangan
untuk membangun tali kasih sayang sehingga Engkau ridha dengan kami semua.
---
Dari Aisyah r.a. katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda: "Orang yang sangat
dibenci Allah ialah orang yang suka bermusuh-musuhan" - Sahih Bukhari
Yang Perlu Kita Renungkan:
1. Pekerjaan termudah adalah membuat permusuhan, akan tetapi permusuhan
membutuhkan enerji yang cukup besar untuk membentuk muka yang masam,
menemukan kata-kata yang kasar dan bersiap-siap untuk menyerang atau
mempertahankan diri. Bahkan Allah pun sangat membenci. Sebaliknya,
tersenyum adalah juga pekerjaan yang ringan, namun juga membutuhkan enerji
yang kecil juga, karena tidak ada yang perlu dipersiapkan untuk menyerang
atau mempertahankan diri dari serangan. Dengan tersenyum, semuanya dapat
berjalan dengan mudah. Marilah kita hiasi diri kita dengan senyum untuk
melayani siapa saja yang kita jumpai. Itulah akhlak Islami yang perlu kita
biasakan di dalam diri kita semua.
2. Permusuhan adalah sikap yang selalu dibenci oleh semua orang. Jika ingin
mendapatkan jalan yang lurus dan lancar, marilah kita jauhkan diri kita
dari rasa permusuhan dengan siapa pun. "Sedangkan tidak memusuhi saja masih
disangka memusuhi, apalagi kalau benar-benar datang dengan permusuhan,
sudah pasti kebencian yang akan kita peroleh !". Permusuhan bukanlah akhlak
islam, maka siapa yang selalu membangun permusuhan, tentulah dia bukanlah
seorang muslim. Jika tidak kafir tentulah munafik !
3. Jika Allah sangat membenci permusuhan, maka kita pun pasti selalu
berusaha menjauhi permusuhan. Jika Allah sangat menyukai kasih sayang, kita
pun pastilah selalu menebarkan kasih dan sayang. Itulah yang disebut
"mengikuti syariat Allah".
Mohon maaf atas segala kekurangan dan terima kasih atas seluruh perhatiannya.
As-Salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Syaifuddin Ma'rifatullah - Aceh.
Hal ini kalau kita sebagai Umat Islam benar2 mengamalkan surat
ASY SYUURA -Juz 25 Ayat 13 - 19
Salam
13. The same religion has He established for you as that which He enjoined on Noah - the which We have sent by inspiration to thee - and that which We enjoined on Abraham, Moses, and Jesus: Namely, that ye should remain steadfast in religion, and make no divisions therein: to those who worship other things than Allah, hard is the (way) to which thou callest them. Allah chooses to Himself those whom He pleases, and guides to Himself those who turn (to Him). 14. And they became divided only after Knowledge reached them,- through selfish envy as between themselves. Had it not been for a Word that went forth before from thy Lord, (tending) to a Term appointed, the matter would have been settled between them: But truly those who have inherited the Book after them are in suspicious (disquieting) doubt concerning it. 15. Now then, for that (reason), call (them to the Faith), and stand steadfast as thou art commanded, nor follow thou their vain desires; but say: "I believe in the Book which Alla
- [RantauNet] RantauNet] Jauhi Permusuhan ! DNukman
- DNukman

