hmm...ndak......ndak..... menyikapi pandangan terhadap adat minang yang mengalami dekadensi nilai moral... , kita-kita yg sadang maronggok di lapau ini sedikit banyaknya lebih cenderung apriori dan apriori, sehingga output yang timbul selalu berkonotasi negatif. kita tidak bisa pungkiri, kenyataan adalah kenyataan,... tapi kenapa cuma hanya jadi penonton, tukang cikaroi, jadi pengamat yang super paten dengan kata - kata yang menawan.....( walau, sabananyo rancak untuak mangajuik-an ) trus, jadi tukang azan, bukan jadi imam.... buruak muko, camin nan balambuik. nah....sekarang , apa yang bisa kita lakukan.......saketek way out lah makasuiknyo. masalahnyo,kalau ota se nan di pabanyak, sampai botak sariawan indak ka tabantu apo nan kajadi kamauan awak tu doh.
From: <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [RantauNet] MINANG disana ,KABAU disini ?. Dari polemik tentang adat Minang seperti yang sering dilontarkan sdr. Urpas, Rahim Rahima dsb., kita memang mendapat tambahan wacana yang ------- potong bebek angsa -------------------------------------- RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

