Dari www.mimbarminang.com
4/1/2002 17. 30 WIB

Siswa SMK Dhuafa Unjuk Rasa ke Balaikota


Padang, mimbarminang.com Merasa tidak puas dengan pelaksanaan program 
bantuan biaya pendidikan bagi siswa miskin dan tidak mampu, sekitar seratus 
siswa-siswi SMK Dhuafa Dhuafa Yayasan Bakti Nusantara Isafat berikut para 
pengurus yayasan mendatangi Balaikota Padang, Kamis (3/1/2002) pagi kemarin.

Ketidak puasan tersebut, lantaran jatah beasiswa berupa program Bantuan 
khusus murid (BKM) selama 6 bulan terhitung Juli hingga Januari 2002 ini 
hanya untuk 12 orang siswa dari SMK Dhuafa, sedangkan yang mereka inginkan 
sebanyak 100 siswa yang mendapat bantuan. Lagipula SMU lainnya mendapat 
lebih banyak dari itu, bahkan SMU 1 yang terletak di tengah kota dan 
dianggap tidak banyak siswa miskinnya, mendapat kuota sebanyak 26 siswa.

�Kita melihat hal ini tidak pada tempatnya, makanya kita mengajukan tuntutan 
dan menyampaikan aspirasi ini kepada Walikota, kata Drs.Zulmasri, Kepala SMK 
Dhuafa menjawab Mimbar Minang disela-sela aksi unjuk rasa para siswa 
tersebut dihalaman Gedung lama Balaikota Padang. Sembari membawa sejumlah 
pamflet dan berorasi dihalaman yang cukup terik itu serta didampingi Ketua 
YBNI, M.Ibrahim, siswa meminta Walikota untuk turun menemui mereka. Sebelum 
turun dan bersalam-salaman pada akhir pertemuan, diadakan dialog antara 
perwakilan para pengurus sekolah dan yayasan dengan Walikota Padang, Zuiyen 
Rais, Kepala Dinas Pendidikan DR.Mardjohan M.PD, Kepala Kesbang Linmas 
Syafrizon Hakim dan Wakapolresta Padang Arief Pranoto.

Dalam dialog di ruang khusus Walikota itu, pihak yayasan menuding adanya 
ketidakberesan dalam penentuan penerima bantuan (BKM) dan BKS (bantuan 
khusus sekolah), bahwa sekolah mereka dengan 650 siswa itu kok hanya sedikit 
saja mendapat bantuan. �Seolah-olah Pemko mengabaikan SMK ini, padahal 
disinilah paling banyak anak miskin bersekolah dan memang sejak 6 tahun 
berdiri sekolah sama sekali belum dibantu, katanya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota beserta Kepala Dinas terkait menjelaskan 
bahwa Pemko Padang sudah membantu sekitar Rp50 juta untuk yayasan dan atas 
penggunannya digunakan untuk apa saja, apakah untuk Rumah Singgah, SMK atau 
Panti itu diserahkan ke yayasan.

Kuota Penerima Ditetapkan Pusat

Dijelaskan lagi oleh Mardjohan, bahwa bantuan BKM dan BKS merupakan 
kebijakan pemerintah pusat sebagai program pengganti JPS yang memang sudah 
tidak ada lagi programnya pada tahun 2001. Dana untuk program ini, katanya, 
merupakan bantuan subsidi BBM yang dialihkan untuk bidang pendidikan. 
�Khusus kota Padang mendapat bantuan BKM sekitar Rp967 juta dan itu 
dialokasikan kepada 5.646 murid SD, SLTP dan SLTA, katanya.

Menyoal mekanisme penentuan siswa yang memperoleh mengacu pada peraturan 
yang ditetapkan dalam program JPS pusat sejak tahun 1998 lalu, yakni siswa 
yang menerima ditentukan oleh komite sekolah dengan kuota yang ditetapkan 
pemerintah pusat. �Jadi dengan dasar itulah, bila siswa kelas tiga telah 
tamat, kuota untuk yang tamat ini diberikan ke siswa kelas satu yang baru 
masuk. Misalnya SMU 1 kelas tiga yang tamat 26 siswanya mendapat beasiswa, 
sebagai pengganti 26 ini dipilihkan siswa kelas satu sebanyak 26 pula, 
paparnya.

Dilanjutkan, bila dialihkan ke SMU atau SMK lain kuota penerima BKM 
tersebut, jelas menyalahi aturan dan akan dipertanyakan oleh BPKP, 
setidaknya atas kebijakan komite sekolah dan kesepakatan para kepala 
sekolah, SMK Dhuafa yang dahulunya tidak termasuk dalam penerima beasiswa 
JPSotomatis juga tidak menerima BKM ini, karena ini merupakan kelanjutan 
dari progran JPS pendidikan tersebut. �Tapi karena kesepakatan para kepala 
sekolah, maka dari sejumlah SMK dan SAMU tersebut, disisihkan untuk SMK 
Dhuafa sebanyak 12 siswa, jadi laporan pertanggungjawaban ke BPKP juga sudah 
jelas disertai dengan laporan tentang kesepakatan mengalihkan untuk 12 siswa 
itu. Semula hal ini juga disetujui pihak SMK Dhuafa, ternyatra kemudian 
menuntut agar bisa 100 siswanya memperoleh BKM ini, jelas Mardjohan.(sel)



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
==============================================Mendaftar atau berhenti menerima 
RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
==============================================

Kirim email ke