|
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un
Ini sebenarnya merupakan peringatan bagi kita bahwa
jika Allah berkehendak, tidak sesiapapun dapat mengelak. Apakah ia orang dekat
kita, ataukah orang dekat dari orang dekat kita, ataupun bukan orang dekat dari
kita, kalau Dia minta untuk menghadap kehadiratnya, ada firasat ataupun tidak,
sehat atau sakit, tidak dapat menolak untuk meninggalkan siapapun yang
dia cintai ataupun tidak dia cintai.
Semoga arwah
almarhum diterima di sisi Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggalkannya,
utamanya sanak Urpass tabah dan ikhlas melepaskannya
Rusjdy S Arifin
Urang Mudiak di Ciputat
----- Original Message -----
Sent: Monday, January 14, 2002 7:31
PM
Subject: [RantauNet] Sekedar Bercerita
(but not from Pinpin)
dulu saya pernah menulis posting: 'kawin, punya anak, dan
mati' intinya bahwa kematian orang tua kita adalah hal yang tidak
terelakkan, tapi, dst ========dipotong di sini
==============
innalillahi wa innailaihi roji'un sekitar setengah
jam yang lalu; paman saya yang paling dekat dengan kami dan
keluarga; yang selama ini sehat walafiat bugar, berpulang ke
rahmatullah; paman, yang lebaran lalu minta saya untuk beliin celana baru
no. 36; (untung saya sempat beliin persis malam sebelum pulang
kampung, seperempat jam sebelum pasaraya tutup) yang seminggu lalu masih
'berkelana' ke jakarta; yang kemarin pagi masih bercanda di telpon dengan
ibu saya;
yang tadi siang masih segar bugar pulang
kantor;
sebetulnya, saya benci dan sampai sekarang cenderung tidak
percaya dengan 'firasat'; dan berharap tuhan, sang penguasa,
pencipta; tidak memompakan firasat itu ke benak kita,
manusia; personally, saya merasa lebih safe hidup dengan hal-hal yang
riil;
what do you think?
=urpas= *ini cuman sekedar
bercerita
|