Informasi Gado-gado�

Saudara-saudaraku sekalian,di Hari lebaran ini,saya
tak dapat memberikan Rendang Padang pada
saudara,maupun gulai ketupat,namun yang dapat saya
berikan di hari lebaran ini adalah,yang semirip dgn
makanan juga,tapi makanan buat otak,yaitu sebuah
Informasi,"Gado-gado"

Dalam satu hari yang bersamaan ada dua kejadian
penting terjadi di Kairo,yaitu tepatnya pada hari Rabu
tgl 20 Februari 2002.

Pertama

,berita gembira,salah seorang ibu Diplomat,telah masuk
Islam dan di Syahadatkan oleh Syeih Al Azhar,Mesir.Ibu
ini telah bertahun-tahun hidup bersama suaminya yang
Muslim,bahkan sudah mempunyai seorang cucu.Selama itu
mereka hidup satu atap tapi berlainan akidah.Setelah
lebih kurang dua setengah tahun suaminya bertugas di
Kairo,barulah ibu itu masuk Islam,sebelumnya beliau
hanya mengikuti saja dulu acara ummat Islam yang
diselenggarakan di Kedutaan Indonesia di Mesir.Ibu
tsb,tinggal tidak beberapa jauh dari rumah saya,dan
sering pergi bersama saya,kalau ada wiridan di
KBRI,saya sering berdiskusi dgnnya,dan memang sudah
Rahmat Allah bagi kami yang di Mesir sekarang,sering
mendapatkan wejangan dari Bapak Dubes,Bapak
Dr.M.Quraish Shihab.terutama di bulan Ramadhan.Setiap
pengajian ibu-ibu Diplomat tsb,ia heran,kenapa banyak
sekali yang masih kurang dalam baca Al
Qur,annya,bahkan ada yang sama sekali ngak
tahu.Yah�saya sangat menyayangkan hal ini,namun
semuanya dapat teratasi,karena kami sama-sama saling
mengisi,dan yang sangat saya kagumi dari ibu-ibu
Diplomat tsb,adalah kemauannya belajar,meskipun dari
bawahannya,seperti saya,dan juga teman-teman yang lain
itu ada,mereka menghormati dan orang-orang yan
mempunyai ilmu agama lebih dari mereka,sehingga disaat
mengajarkan ibu-ibu tsb,jadi tidak begitu
sulit,bayangkan betapa sulitnya mengajarkan Al Qur,an
bagi orang yang sudah lanjut usia,masih lebih gampang
saya rasakan mengajari anak-anak saya yang masih
berumur 4-7 tahun,bahkan mengajari hafalannya,karena
sudah dibiasakan sejak umur 4 tahun,sangat mudah
sekali.Lafaznya sudah tepat,begitupun panjang
pendeknya,tak sulit lagi utk hafalannya,itu sebabnya
saya sangat menganjurkan sekali agar ibu-ibu Rumah
Tangga mengajarkan anaknya semenjak dini lagi,jangan
sampai terlambat."Belajar diwaktu kecil,bagai mengukir
diatas batu,belajar sesudah besar,bagai mengukir
diatas air"kata pepatah.Itu benar.

Berita kedua:

Telah terjadi kebakaran kereta Api di Mesir,pada hari
yang sama yakni pada pukul 1 dini hari,20 -2-02,disaat
hari masih gelap gulita.Tragedi Nasional ini memakan
korban,sampai sekarang 350 orang.Kejadian itu letaknya
lebih kurang 70 km dari kota kairo.Kereta Api yang
akan menuju Luxor.Bantuan datang setelah kejadian
berlangsung selama lebih kurang tujuh jamKebakaran
tsb,bermula dari ruang dapur(gas).Disaat orang pada
tidur,kereta Api yang sudah mulai terbakar itu masih
juga berjalan sampai 8 km,dikarenakan masih belum
disadari oleh Bapak Yang mengendalikan Kereta Api
itu(maaf saya lupa apa namanya,bagi orang yang
mengendarai  Kereta Api itu,lokomotif,atau apa
yah..)Meskipun para penumpang dari belakang telah
membeikan aba-aba,sehingga banyak diantara penumpang
yang melompat dari jendela,disaat kereta itu berjalan
dgn kencangnya.Yah..apa hendak dikata,yang namanya
naas tidak ada yang dapat menolak ataupun
menahannya.Melihat foto-foto prang yang meninggal
mengingatkan saya akan kejadian Bukit Tui beberapa
waktu yang lampau.Disaat itu saya masih di Diniyyah
Puteri,dan saat kejadian itu saya saksikan betul,tanah
dari bukit Tui itu meluncur,karena saya pas kejadian
itu lagi menunggu Azan magrib,diatas mesjid tingkt
dua,dekat menara,hari senja pukul lima,saat
mendung,tak dapat saya lupakan kejadian itu,apalagi
melihat mayat-mayat yang bergelimpangan,dgn berbagai
bentuk,Ada yang matanya keluar,ada yang lagi megang
kartu,ada yang sedang berhubungan,dan macam-macam
Astagfirullahal adzim,semoga hal itu tidakkan terjadi
lagi.

Saya masih ingat dua Minggu saya tidak dapat makan dgn
enak,kecuali penyumbat perut saja.Meletakkan kaki ke
lantaipun disaat bangun malam saya sangat
takut,rasa-rasa ada hantu..jin..di  belakang
saya,sebab masih mengenang wajah dan bentuk
mayat-mayat itu,bahkan ada yang sampai menginjak
kaki,tangan,dan tubuh mayat..ketika itu.Karena
kebiasaan saya sebelumnya bangun malam dan shalat
tahajjud,mengambil udhuk,dari tabek(kamar mandi)yang
letaknya lebih kurang I km dari asrama saya,sementara
di Tabek itu ada pohon beringin yang sangat
angker,tapi karena sudah terbiasa shalat,ngak enak
hati kalu ngak shalat,Utk menginjakkan kaki kelantai
takut,akhirnya..Woi�.Bangunn�saya berteriak
membangunkan orang,agar saya ditemani kekamar mandi
itu.Semua orang pada kesal dan marah pada
saya..syukurlah ada guru asrama yang mau menemani saya
setiap malam,hal itu berlanjut,sampai saya benar-benar
melupakan kejadian bukit Tui itu.Demikian dulu sekedar
Informasi dari saya.Semoga kita semua dapat mengingat
mati,yang akan menimpa kita semua,sehingga kita
memperbanyak ibadah.Kematian itu datangnya tidak kita
ketahui.Wassalam.


Informasi Gado-gado�

Saudara-saudaraku sekalian,di Hari lebaran ini,saya
tak dapat memberikan Rendang Padang pada
saudara,maupun gulai ketupat,namun yang dapat saya
berikan di hari lebaran ini adalah,yang semirip dgn
makanan juga,tapi makanan buat otak,yaitu sebuah
Informasi,"Gado-gado"

Dalam satu hari yang bersamaan ada dua kejadian
penting terjadi di Kairo,yaitu tepatnya pada hari Rabu
tgl 20 Februari 2002.

Pertama

,berita gembira,salah seorang ibu Diplomat,telah masuk
Islam dan di Syahadatkan oleh Syeih Al Azhar,Mesir.Ibu
ini telah bertahun-tahun hidup bersama suaminya yang
Muslim,bahkan sudah mempunyai seorang cucu.Selama itu
mereka hidup satu atap tapi berlainan akidah.Setelah
lebih kurang dua setengah tahun suaminya bertugas di
Kairo,barulah ibu itu masuk Islam,sebelumnya beliau
hanya mengikuti saja dulu acara ummat Islam yang
diselenggarakan di Kedutaan Indonesia di Mesir.Ibu
tsb,tinggal tidak beberapa jauh dari rumah saya,dan
sering pergi bersama saya,kalau ada wiridan di
KBRI,saya sering berdiskusi dgnnya,dan memang sudah
Rahmat Allah bagi kami yang di Mesir sekarang,sering
mendapatkan wejangan dari Bapak Dubes,Bapak
Dr.M.Quraish Shihab.terutama di bulan Ramadhan.Setiap
pengajian ibu-ibu Diplomat tsb,ia heran,kenapa banyak
sekali yang masih kurang dalam baca Al
Qur,annya,bahkan ada yang sama sekali ngak
tahu.Yah�saya sangat menyayangkan hal ini,namun
semuanya dapat teratasi,karena kami sama-sama saling
mengisi,dan yang sangat saya kagumi dari ibu-ibu
Diplomat tsb,adalah kemauannya belajar,meskipun dari
bawahannya,seperti saya,dan juga teman-teman yang lain
itu ada,mereka menghormati dan orang-orang yan
mempunyai ilmu agama lebih dari mereka,sehingga disaat
mengajarkan ibu-ibu tsb,jadi tidak begitu
sulit,bayangkan betapa sulitnya mengajarkan Al Qur,an
bagi orang yang sudah lanjut usia,masih lebih gampang
saya rasakan mengajari anak-anak saya yang masih
berumur 4-7 tahun,bahkan mengajari hafalannya,karena
sudah dibiasakan sejak umur 4 tahun,sangat mudah
sekali.Lafaznya sudah tepat,begitupun panjang
pendeknya,tak sulit lagi utk hafalannya,itu sebabnya
saya sangat menganjurkan sekali agar ibu-ibu Rumah
Tangga mengajarkan anaknya semenjak dini lagi,jangan
sampai terlambat."Belajar diwaktu kecil,bagai mengukir
diatas batu,belajar sesudah besar,bagai mengukir
diatas air"kata pepatah.Itu benar.

Berita kedua:

Telah terjadi kebakaran kereta Api di Mesir,pada hari
yang sama yakni pada pukul 1 dini hari,20 -2-02,disaat
hari masih gelap gulita.Tragedi Nasional ini memakan
korban,sampai sekarang 350 orang.Kejadian itu letaknya
lebih kurang 70 km dari kota kairo.Kereta Api yang
akan menuju Luxor.Bantuan datang setelah kejadian
berlangsung selama lebih kurang tujuh jamKebakaran
tsb,bermula dari ruang dapur(gas).Disaat orang pada
tidur,kereta Api yang sudah mulai terbakar itu masih
juga berjalan sampai 8 km,dikarenakan masih belum
disadari oleh Bapak Lokomotif itu Meskipun para
penumpang dari belakang telah membeikan
aba-aba,sehingga banyak diantara penumpang yang
melompat dari jendela,disaat kereta itu berjalan dgn
kencangnya.Yah..apa hendak dikata,yang namanya naas
tidak ada yang dapat menolak ataupun
menahannya.Melihat foto-foto prang yang meninggal
mengingatkan saya akan kejadian Bukit Tui beberapa
waktu yang lampau.Disaat itu saya masih di Diniyyah
Puteri,dan saat kejadian itu saya saksikan betul,tanah
dari bukit Tui itu meluncur,karena saya pas kejadian
itu lagi menunggu Azan magrib,diatas mesjid tingkt
dua,dekat menara,hari senja pukul lima,saat
mendung,tak dapat saya lupakan kejadian itu,apalagi
melihat mayat-mayat yang bergelimpangan,dgn berbagai
bentuk,Ada yang matanya keluar,ada yang lagi megang
kartu,ada yang sedang berhubungan,dan macam-macam
Astagfirullahal adzim,semoga hal itu tidakkan terjadi
lagi.

Saya masih ingat dua Minggu saya tidak dapat makan dgn
enak,kecuali penyumbat perut saja.Meletakkan kaki ke
lantaipun disaat bangun malam saya sangat
takut,rasa-rasa ada hantu..jin..di  belakang
saya,sebab masih mengenang wajah dan bentuk
mayat-mayat itu,bahkan ada yang sampai menginjak
kaki,tangan,dan tubuh mayat..ketika itu.Karena
kebiasaan saya sebelumnya bangun malam dan shalat
tahajjud,mengambil udhuk,dari tabek(kamar mandi)yang
letaknya lebih kurang I km dari asrama saya,sementara
di Tabek itu ada pohon beringin yang sangat
angker,tapi karena sudah terbiasa shalat,ngak enak
hati kalu ngak shalat,Utk menginjakkan kaki kelantai
takut,akhirnya..Woi�.Bangunn�saya berteriak
membangunkan orang,agar saya ditemani kekamar mandi
itu.Semua orang pada kesal dan marah pada
saya..syukurlah ada guru asrama yang mau menemani saya
setiap malam,hal itu berlanjut,sampai saya benar-benar
melupakan kejadian bukit Tui itu.Demikian dulu sekedar
Informasi dari saya.Semoga kita semua dapat mengingat
mati,yang akan menimpa kita semua,sehingga kita
memperbanyak ibadah.Kematian itu datangnya tidak kita
ketahui.Wassalam.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games
http://sports.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke