Assalamualaikum Wr.Wb.

Saudara Esteranch:

Saudara mengatakan bahwa Dajjal adalah teknologi,yang
keluar dari perut bumi,dan melata(merayap keseluruh
penjuru dunia).

Sekarang saya mencoba balik bertanya,bagaimana dgn
Hadist-hadist Rasulullah yang shahih itu.Mengatakan
bahwa salah satu ciri Dajjal adalah ,ia tidak memasuki
Kota Mekkah dan Medinah,sementara bila teknologi yang
saudara katakan,Apakah jaringan Internet tidak masuk
ke Mekkah dan Medinah?.

Okey kita hilangkan ttg Ciri yang lain,kita tafsirkan
dgn apa saja,Jin Kah ia,manusiakah ia.Yang jelas bisa
jadi yang disebutkan rambutnya kriting itu,yah
kabel(jaringan)Kafir,katanya,okey,bisa jadi,karena
asal jaringan itu kebanyakan,atau memang benar
sumbernya dari non Muslim

Nah bagaimana dgn kota Mekkah dan Medinah?Apakah
internet tidak masuk kesana?Informasi Teknologi tidak
masuk kesana?

Sekarang saya ingin Tanya lagi pada saudara,Ayat yang 
mana,yang saudara tafsirkan dgn dajjal itu dan dgn
dalil apa saudara mengartikan Dajjal itu IT?(karena
bisa jadi saudara benar,sebab Rasulullah sendiri tidak
memberitahukan siapa ia,dari keturunan
Jin,Manusia,atau teknologi,yang jelas Cuma menunjukkan
tanda-tanda dan kekuasaannya.)

Saya tidak megatakan bahwa Dajjal itu berupa
manusia,tetapi setelah para ulama membaca dari hadist
Rasulullah,maka kebanyakan Ulama mengatakan bahwa ia
manusia.(Tapi itu tak perlu dipertentangkan).Karena
bagi saya Dajjal artinya" pembohong"Bisa jadi memang
seperti yang disebutkan ulama tsb,bisa jadi
tidak(Ingatlah cerita Umar dan Rasulullah ketika Umar
ingin membunuh anak tsb)

Sama dgn Fir,aunAda Fir,aun yang asli,yaitu yang hidup
dizaman Musa,ada juga yang dinamakan Fir'aun,setiap
yang mengatakan dirinya Tuhan.Itu sebabnya ada Fir'aun
I<II(Ramses I,.II).Bagi saya begitupun Dajjal,meskipun
saya percaya betul akan hadist Rasulullah tsb,dgn
tanda-tanda yang disebutkan.Boleh jadi Itu dajjal yang
sebenarnya.tetapi Dajjal yang lain juga ada.(masalah
dajjal ini,siapa ia,dari mana ia,hanya Allah yang maha
tahu,hanya saja kita diberitahukan oleh Rasulullah
akan tanda-tandanya saja)

Mengenai computer yang bisa mencari kata-kata,atau
rahasia dari Al Qur,an..Saya mau Tanya,yang memprogram
computer itu siapa?Manusia bukan?Manusianya siapa,dan
ia mengambil dari mana,terjemahan itu?
Kita lihat salah satu contoh,bila Komputer kita sedang
ngadet,atau mail yang akan kita kirim tidak bisa
dikirim,lantas,ada peringatan didalamnya,atau
pemberitahuan"ERROR!"atau"Massege,has not been sent!"
Nah yang membuat program semua itu siapa?komputer dan
robot itukan tidak bisa jalan sendiri,kecuali di
program dulu?(masalahnya saya pernah belajar membuat
program computer,jadi tahu,sebenarnya yang membuat
computer itu pintar sebenarnya manusia itu
sendiri,jadi yang pintar adalah manusia yang
memprogramnya,bukan computer?

Mengenai penafsiran Kata �kata yang Mutsyaabihaat,atau
seperti kata-kata"Haamiim,Alif laamiim"

Bisa jadi saudara benar,namun saya sendiri,belum dapat
berkomentar apa-apa ttg itu,karena memang saya lebih
meyerahkannya saja pada Allah,karena memang
benar,mustahil,surat,dikirimkan kepada kita,kalau kita
tidak mengerti artinya.Hanya saja,pengertian itu
manusia juga berbeda-beda dalam mengartikannya.

Tetapi bisa juga tidak mustahil,Suatu contoh,Ada satu
lukisan yang dilukis oleh pelukis,dgn bentuk
coretan,(amburadul)
Nah bagi orang yang memandangnya,lain-lain
persepsinya.Ada yang mengatakan,waah,ini pelukis lagi
menggambarkan pikirannya yang sedang kacau,pikiran
yang kusut

Ada juga yang mempersepsikan lukisan itu menandakan
berbelit-belitnya kehidupan dunia!

Ada lagi yang melihat lukisan itu bilang"Oh�itu
lukisan menandakan planet yang sedang
berputar-putar,dialam raya"

Dan bermacam-macam lagi persepsi orang ttg lukisan
tsb,bahkan ada yang cuek saja,sekedar memandang.
Tetapi yang jelas,yang mengetahui arti sebenar dari
lukisan itu adalah sang pelukis
sendiri.,kecuali,lukisan yang sudah jelas,misalnya
lukisan bak Habibie.itu sudah jelas,atau
Mesji,dllnya.Tetapi ada beberapa lukisan yang kita
tidak tahu,kecuali pelukis itu sendiri,dan kita hanya
bisa menerka-nerka,apa yang dimaksud dari pelukis itu.

Nah bagi saya begitu jugalah dgn Al Qur,an.Ada memang
yang jelas maksudnya,ada yang kurang jelas.Yang kurang
jelas itulah lain-lain penafsiran manusia.Tetapi
didalam menafsirkan suatu ayat,harus juga memegang
kaidah-kaidah penafsiran,oleh sebab itu ada tafsir Al
Qur,an dgn Al Qur,an.Ada tafsir dgn menggunakan
Hadist-hadist dan kalam para sahabat.Ada juga tafsir
dgn Aqal,(Tafsir birrakyu).

Tapi sebaik-baik menafsirkan ayat adalah Al Qur,an dgn
Al Qur,an,kemudian dgn Hadist,setelah itu bila tidak
ada baru dgn pendapat(Rakyun).

Dan memang bisa jadi Allah menginginkan bahwa,tidak
semua Ayat Al Qur,an dapat ditafsirkan oleh aqal
manusia,menujukkan bahwa,memang Allah sajalah yang
maha kuasa,Ilmu manusia itu terbatas.Utk menunjukkan
betapa kecilnya manusia dihadapan Allah.,meskipun
manusia selalu berusaha membongkar rahasia-rahasianya.


Biasa kan,dalam hidup kita saja,ada masalah-masalah
yang sangat pribadi dan prinsipil yang tidak boleh
diketahui oleh siapapun.Ada juga masalah yang hanya
boleh diketahui oleh orang yang terdekat dgn kita.Ada
juga,yang boleh diketahui oleh semua orang.Bagi saya
begitulah saya memandang Al Qur,an,dan saya tetap
terus menelitinya,namun tidak harus memaksakan diri
utk itu.

.

Kalau saya yang saudara Tanya ttg penafsiran kata-kata
awal dalam Al Qur,an itu,bukan maksudnya yang saya
cari,tetapi apa dibalik semua itu,mengapa Allah
menyampaikan kata-kata seumpama itu,Demikian dulu dari
saya..Saya senang berdiskusi dgn saudara,karena memang
menambah ilmu pengetahuan,serta kalau baca mail
saudara ada rilexnya sedikit..(Moga diskusi ini
dilanjutkan diwaktu yang lain)Wassalam (Rahima Rahim

--- "Prof. DR. Ir. Zoer'aini" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Dusanak-dusanak kasadonyo,
> 
> Silahkan dibaco, sangaik menakjubkan dan Islam itu
> sangat rasional. Hanya manusiaNya, yang belum dapat
> mengungkapkan semuanya. Maka perlu selalu kito kaji,
> dan menangkap apinyo Islam.
> 
> 
> 
> Zoer'aini
> 
> 
> 
> 
> 
> SHOLAT MENURUT MEDIS
> 
> Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat 
> seseorang yang melakukannya mendapatkan tempat
> (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs  Al-Isra:79) tapi
> juga sangat penting bagi dunia kedokteran.
> 
> Menurut hasil  penelitian Mohammad Sholeh, dosen
> IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu  bisa
> membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan
> penyakit kanker.
> 
> Tidak percaya?
> 
> "Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. "Jika
> anda melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan
> ikhlas, niscaya  and terbebas dari infeksi dan
> kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan
> 'tukang obat' jalanan. Dia melontarkan pernyataanya
> itu dalam desertasinya  yang berjudul 'Pengaruh
> Sholat tahajjud terhadap peningkatan Perubahan
> Response ketahanan Tubuh Imonologik:
> Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunologi"
> 
> Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih  gelar
> doktor dalam bidang ilmu  kedokteran pada Program
> Pasca Sarjana  Universitas Surabaya, yang
> dipertahankannya Selasa pekan lalu. Selama ini,
> menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan
> ibadah salat tambahan atau  sholat sunah.
> 
> Padahal jika dilakukan secara kontinu,  tepat 
> gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat
> itu menumbuhkan respons  ketahannan tubuh
> (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A  dan
> limfosit-nya yang berupa persepsi
> dan motivasi positif, serta dapat   mengefektifkan
> kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang 
> dihadapi  (coping).
> 
> Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan
> sekedar menggugurkan status sholat yang muakkadah
> (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada
> sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan,
> kekhusukan, dan  keikhlasan.
> 
> Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah  ikhlas
> ini sebagai persoalan mental psikis.    Namun
> sebetulnya  soal ini dapat dibuktikan dengan
> tekhnologi kedokteran.  Ikhlas yang selama ini
> dipandang sebagai misteri, dapat dibuktikan secara
> kuantitatif melalui  sekresi hormon kortisol.
> 
> Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur  dengan
> kondisi tubuh. Pada kondisi  normal, jumlah hormon
> kortisol pada  pagi hari normalnya antara 38-690 
> nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah
> pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. 
> 
> "Kalau jumlah  hormon kortisolnya normal, bisa
> diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena 
> tertekan. Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya
> menegaskan  temuannya ini yang membantah paradigma
> lama yang menganggap ajaran agama (Islam)
> semata-mata dogma atau doktrin.
> 
> Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu
> penelitian terhadap 41 responden sisa SMU Luqman
> Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari
> 41  siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan
> menjalankan sholat tahajjud
> selama  sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal
> 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud  selama dua
> bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30 sebanyak 11*
> rakaat,  masing-masing dua  rakaat empat kali salam
> plus tiga rakaat. Selanjutnya,
> hormon kortisol mereka diukur di tiga laboratorium
> di Surabaya (paramita, Prodia  dan  Klinika).
> 
> Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang
> yang rajin  bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh
> dengan orang yang tidak  melakukan  tahajjud. Mereka
> yang  rajin dan ikhlas bertahajud memiliki 
> ketahanan tubuh dan kemampuan individual untuk
> menaggulangi masalah-masalah yang
> dihadapi dengan stabil.
> 
> "jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga 
> sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat
> mempengaruhi kontrol  kognisi. Dengan cara
> memperbaiki persepsi dan motivasi  positif dan
> coping yang efectif, emosi yang positif dapat
> menghindarkan seseorang dari stress,"
> 
> Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya
> rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi.
> Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin 
> dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa,
> seseorang akan memiliki  respons imun yang baik,
> yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit
> infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan
> tekhnik medis menunjukan,  sholat tahajjud yang
> dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai
> ketahanan  tubuh yang baik.
> 
> Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak
> mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat,
> anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
> Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita
> ???????
> 
> Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam 
> karena beberapa keajaiban  yyang di temuinya di
> dalam penyelidikannya. Ia amat  kagum dengan
> penemuan tersebut  sehingga tidak dapat diterima
> oleh akal  fikiran. Dia adalah seorang Doktor
> Neurologi.  Setelah memeluk Islam dia amat yakin
> pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah
> membuka sebuah klinik yang bernama "Pengobatan
> Melalui Al Qur'an"  Kajian pengobatan melalui
> Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan  
> seperti yang
> terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu,
> biji hitam (Jadam) dan sebagainya. Ketika ditanya
> bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka
> Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian
> saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf
> di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah.
> Padahal setiap inci otak manusia memerlukan  darah
> yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal.
> 
> Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya
> dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat
> saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika
> seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud.
> Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat
> tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki
> bagian urat tersebut mengikut kadar  sembahyang 5
> waktu yang diwajibkan oleh Islam.
> 
> 
> Begitulah keagungan  ciptaan  Allah. Jadi barang
> siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak
> tidak  dapat menerima darah yang secukupnya untuk
> berfungsi secara  normal. Oleh karena itu kejadian
> manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama
> Islam "sepenuhnya" karena sifat fitrah  kejadiannya
> memang telah  dikaitkan oleh Allah dengan agamanya
> yang indah ini.
> 
> Kesimpulannya :  Makhluk Allah yang  bergelar
> manusia yang tidak   bersembahyang apalagi bukan 
> yang beragama  Islam walaupun akal mereka berfungsi
> secara normal tetapi sebenarnya di  dalam sesuatu
> keadaan mereka akan hilang  pertimbangan di dalam
> membuat keputusan  secara normal.
> Justru  itu tidak heranlah manusia ini kadang-kadang
> tidak segan-segan untuk  melakukan  hal-hal yang
> bertentangan dengan fitrah  kejadiannya walaupun
> akal mereka  mengetahui perkara yang akan dilakukan
> tersebut adalah tidak sesuai dengan  kehendak mereka
> karena otak tidak bisa untuk mempertimbangkan secara
> lebih  normal. Maka tidak heranlah timbul
> bermacam-macam gejala-gejala sosial  Masyarakat saat
> ini.
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Greetings - Send FREE e-cards for every occasion!
http://greetings.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke