::: show message [EMAIL PROTECTED] From: Riza V. Tjahjadi Subject: Re: [INFID] Petras on Ford Foundation and CIA To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED] Date: Jan 29 2002 07:57 Sonny, Komentar saya singkat saja, tapi panjangan daripada Anna.. Bagus itu..! Mungkin sepintas orang akan bilang ketinggalan kereta, tapi kagak apa-apa. Pokoknya tahu juga, 'kan, ente. Kalau di kalangan pegiat pertanian alternatif struktural-progresif seperti di Filipina, contohnya, ihwal mengenai FF bukan aneh. Tapi FF bukan single actor dalam tanaman padi; ada saudaranya RF - keduanya sponsor IRRI sejak lahir hingga kini. Secara sepintas saja saya mengupasnya (Tjahjadi, 1993: Nature and Farming, kasus-kasus biodinamika pada budidaya padi di Indonesia). So, jangan heran, Revolusi Hijau dikembangkan untuk "menahan" reforma agraria, yang dimulai di India, dan juga untuk! membalik (up streaming) teori domino-nya Hoover terhadap Asia Tenggara. Dalam praktek di Indonesia, FF selalu "main aman" dalam pertanian, yaitu lewat universitas yang, lalu, dapat saja berkolaboratif dengan lsm (bukan ornop). Bahasa halusnya, ada riset dan ada juga aksi eksperimentasi. Hal-hal begini, pernah pula saya debatkan dengan Hakim (Abd. Hakim GN) beberapa tahun silam, ketika itu AHGN masih ketua Infid. Dewasa itu FF masih anget-angetnya melakukan sponsor program HAM di Indonesia - yach, daripada lewat ke negara lain, misalnya, kalau "main" pragmatis. Tetapi FF dan "perkoncoannya" di Indonesia paham betul sikap konfrontatif-nonkompromis saya itu, begitu juga pegiat alternatif pertanian, khususnya yang menekuni isyu benih paham terhadap pandangan saya ini. Cuma saya kagak bisa ngajak-ngajak, soalnya saya ini akan payah kalau ditanya, lalu donor yang mana, dong, kalau FF "dilewatkan". Biar rekan-rekan saya itu yang menentukan sendiri. Paling-paling saya! ajak berdemo di IRRI Los Banos Filipina (April 2001), dan biar rekan itu mendalami sendiri apa itu IRRI, dan siapa saja donor utamanya? Begitu. salam, Riza VT ::: show message [EMAIL PROTECTED] From: YBKS Solo Subject: Re: [INFID] Petras on Ford Foundation and CIA To: Date: Jan 28 2002 17:29 Mas Sony, thanks utk infonya, emang sih udah dengar-dengar, tp yg ini sangat valid. ANna-YBKS ----- Original Message ----- From: Revrisond Baswir To: Hutang Cc: INFID ; [EMAIL PROTECTED] ; WTO Watch ---- riza v. tjahjadi -------------------------------------------------------------------------------- ::: Original Message radmail.rad.net.id >From : [EMAIL PROTECTED] To : [EMAIL PROTECTED] Cc : [EMAIL PROTECTED] Subject : Re: [INFID] Petras on Ford Foundation and CIA Sent : Tue, 29 Jan 2002 07:57:25 +0700 -------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- --Message-Boundary-9140 Content-Type: text/plain; charset=us-ascii; format=flowed Content-Transfer-Encoding: 7bit Sonny, Komentar saya singkat saja, tapi panjangan daripada Anna.. Bagus itu..! Mungkin sepintas orang akan bilang ketinggalan kereta, tapi kagak apa-apa. Pokoknya tahu juga, 'kan, ente. Kalau di kalangan pegiat pertanian alternatif struktural-progresif seperti di Filipina, contohnya, ihwal mengenai FF bukan aneh. Tapi FF bukan single actor dalam tanaman padi; ada saudaranya RF - keduanya sponsor IRRI sejak lahir hingga kini. Secara sepintas saja saya mengupasnya (Tjahjadi, 1993: Nature and Farming, kasus-kasus biodinamika pada budidaya padi di Indonesia). So, jangan heran, Revolusi Hijau dikembangkan untuk "menahan" reforma agraria, yang dimulai di India, dan juga untuk membalik (up streaming) teori domino-nya Hoover terhadap Asia Tenggara. Dalam praktek di Indonesia, FF selalu "main aman" dalam pertanian, yaitu lewat universitas yang, lalu, dapat saja berkolaboratif dengan lsm (bukan ornop). Bahasa halusnya, ada riset dan ada juga aksi eksperimentasi. Hal-hal begini, pernah pula saya debatkan dengan Hakim (Abd. Hakim GN) beberapa tahun silam, ketika itu AHGN masih ketua Infid. Dewasa itu FF masih anget-angetnya melakukan sponsor program HAM di Indonesia - yach, daripada lewat ke negara lain, misalnya, kalau "main" pragmatis. Tetapi FF dan "perkoncoannya" di Indonesia paham betul sikap konfrontatif-nonkompromis saya itu, begitu juga pegiat alternatif pertanian, khususnya yang menekuni isyu benih paham terhadap pandangan saya ini. Cuma saya kagak bisa ngajak-ngajak, soalnya saya ini akan payah kalau ditanya, lalu donor yang mana, dong, kalau FF "dilewatkan". Biar rekan-rekan saya itu yang menentukan sendiri. Paling-paling saya ajak berdemo di IRRI Los Banos Filipina (April 2001), dan biar rekan itu mendalami sendiri apa itu IRRI, dan siapa saja donor utamanya? Begitu. salam, Riza VT ::: show message [EMAIL PROTECTED] From: YBKS Solo Subject: Re: [INFID] Petras on Ford Foundation and CIA To: Date: Jan 28 2002 17:29 Mas Sony, thanks utk infonya, emang sih udah dengar-dengar, tp yg ini sangat valid. ANna-YBKS ----- Original Message ----- From: Revrisond Baswir To: Hutang Cc: INFID ; [EMAIL PROTECTED] ; WTO Watch -------------------------------------------------------------------------------- Sonny, Komentar saya singkat saja, tapi panjangan daripada Anna.. Bagus itu..! Mungkin sepintas orang akan bilang ketinggalan kereta, tapi kagak apa-apa. Pokoknya tahu juga, 'kan, ente. Kalau di kalangan pegiat pertanian alternatif struktural-progresif seperti di Filipina, contohnya, ihwal mengenai FF bukan aneh. Tapi FF bukan single actor dalam tanaman padi; ada saudaranya RF - keduanya sponsor IRRI sejak lahir hingga kini. Secara sepintas saja saya mengupasnya (Tjahjadi, 1993: Nature and Farming, kasus-kasus biodinamika pada budidaya padi di Indonesia). So, jangan heran, Revolusi Hijau dikembangkan untuk "menahan" reforma agraria, yang dimulai di India, dan juga untuk membalik (up streaming) teori domino-nya Hoover terhadap Asia Tenggara. Dalam praktek di Indonesia, FF selalu "main aman" dalam pertanian, yaitu lewat universitas yang, lalu, dapat saja berkolaboratif dengan lsm (bukan ornop). Bahasa halusnya, ada riset dan ada juga aksi eksperimentasi. Hal-hal begini, pernah pula saya debatkan dengan Hakim (Abd. Hakim GN) beberapa tahun silam, ketika itu AHGN masih ketua Infid. Dewasa itu FF masih anget-angetnya melakukan sponsor program HAM di Indonesia - yach, daripada lewat ke negara lain, misalnya, kalau "main" pragmatis. Tetapi FF dan "perkoncoannya" di Indonesia paham betul sikap konfrontatif-nonkompromis saya itu, begitu juga pegiat alternatif pertanian, khususnya yang menekuni isyu benih paham terhadap pandangan saya ini. Cuma saya kagak bisa ngajak-ngajak, soalnya saya ini akan payah kalau ditanya, lalu donor yang mana, dong, kalau FF "dilewatkan". Biar rekan-rekan saya itu yang menentukan sendiri. Paling-paling saya ajak berdemo di IRRI Los Banos Filipina (April 2001), dan biar rekan itu mendalami sendiri apa itu IRRI, dan siapa saja donor utamanya? Begitu. salam, Riza VT ::: show message [EMAIL PROTECTED] From: YBKS Solo <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [INFID] Petras on Ford Foundation and CIA To: <[EMAIL PROTECTED]> Date: Jan 28 2002 17:29 Mas Sony, thanks utk infonya, emang sih udah dengar-dengar, tp yg ini sangat valid. ANna-YBKS ----- Original Message ----- From: Revrisond Baswir To: Hutang Cc: INFID ; [EMAIL PROTECTED] ; WTO Watch Yahoo! Groups Sponsor ADVERTISEMENT To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] -- GMX - Die Kommunikationsplattform im Internet. http://www.gmx.net RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

