Assalamualaikum Wr.Wb.
4)Hak-hak,dan Eksistensi wanita
Jamaah Rantau dan Surau:
(Sebelumnya saya mohon maaf dulu,belum bisa menjawab
beberapa komentar dan pertanyaan dari saudara
sekalian,karena hari ini saya tidak dirumah,hari ini
ada acra tasyakuran Orang yang masuk Islam di Kedutaan
,mohon maaf,tapi InsyaAllah saya mencoba
menjawabnya)Sekarang saya kirimkan dulu bag yang
terakhir,dan nantik akan ada cerita ttg Mesir dan
wanita,serta lelaki,bagaimana pacaran di Mesir,dan
sikap mereka thd wanita.)
Didalam berbicara mengenai hak,dan kedudukan
wanita.Kita dapat membaginya didalam dua kategori
besar,yaitu:Hak dan peranan wanita didalam Rumah.Kedua
Hak dan peranan wanita diluar rumah.Sebenarnya banyak
sekali hak-hak dan kewajiban wanita baik itu dalam dan
luar rumah,Dalam Hal ini Ustadz Abd,Halim Abu
Saqqah,telah mengumpulkan hampir seluruh Hal-hal yang
bersangkutan dengan hak-hak wanita,beserta
kewajibannya,yang beliautinjau dari,Hadist shahih
Bukhari,Muslim,dan lain-lainnya.Ada lebih kurang Enam
jilid satu jilid saja tebalnya bisa sampai 400
halaman.(saya kurang tahu,apakah buku ini telah
diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia atau
belum,semoga saja sudah)
.Mari coba sama-sama kita melihatnya,dan
mengkajinya.Namun secara Umum mengenai hak-hak
ini,kita berpatokan pada Ayat Surah AnNisaa ayat
32,yang artinya"Karena bagi lelaki dianugerahkan
hak(bagian)dari apa yang diusahakannya,dan bagi
perempuan dianugerahkan hak(bagian)apa yang
diusahakannya..
Pertama: Hak-hak dan peranan wanita dalam Rumah
Didalam Rumah,katakanlah yang dimaksud
disini adalah "Rumah tangga".Wanita mempunyai hak dan
tanggung jawab.Diantara hak-hak wanita yang saya
kutip dari ayat Al Qur'an saja,dan itupun tidaklah
seluruhnya,karena terlalu banyaknya adalah,
Hak-hak istri.:
a)Berhak mendapat perlakuan baik dari
suaminya(Wa'aasiruuhunna,bilma'ruuf"Dan "Pergaulilah
istri-istri kamu itu dgn baik").
b)Berhak mendapatkan mahar,sesuai keinginannya,dan
tentu ini dilihat dari situasi calon
suaminya.(Waatuhunna saduqaatihinna nihlah)
c)Berhak mendapatkan perlindungan dari
suami,makan,minum,pakaian,dllnya. Hal ini ditilik dari
Ayat Al Qur'an (Surah Annisaa ayat 34) Yang
artinya"Lelaki itu adalah pemimpin kaum wanita.Oleh
karena itu Allah telah melebihkan sebahagian mereka(
kaum lelaki ).atas sebagian yang lain(wanita).Dan
karena mereka lelaki telah menafkahkan sebagian dari
harta mereka.
d) Dan masih banyak lagi,yang juga tak mungkin
sayasebutkan disini.
Kewajiban istri terhadap suami
a)Merupakan kelanjutan dari ayat 34 surah Annisaa
diatas,yaitu,Wanita Shalehah hendaklah taat kepada
Allah,lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada.
b)Suami wajib ditaati,sepanjang tidak bertentangan
dgn ajaran agama,dan hak pribadi sang istri.
c)Islam juga melarang wanita utk
berpuasa(Sunnat)tanpa seizin suaminya,karena seorang
suami mempunyai hak utk memenuhi naluri sexualnya..
d) Seorang Istri sebagai Ibu Rumah
tangga,berkewajiban menjadikan Rumahnya tsb,menjadi
"sakan"atau "Tempat yang menentramkan hati dan
menenangkan jiwa,bagi seluruh anggota keluarganya.baik
terhadap suami,maupun anak-anaknya.Hal ini sudah
merupakan konteks,yang telah diajarkan oleh Rasulullah
SAW.
e)Sebagai seorang istri sekaligus Ibu,sudah
menjadi kewajiban orang tua,baik itu suami,maupun
istri,dan terutama lagi istri,menjadi pendidik utama
bagi anak-anaknya..
Hak-hak dan peranan wanita diluar rumah
Diluar Rumahpun wanita mempunyai hak yang tidak
jauh beda,boleh dikatakan hampir sama dgn kaum
lelaki.Hak-hak tsb,dapat kita lihat sbb:
a)Hak dan kewajibannya utk mendapatkan Ilmu
pengetahuan(belajar).Sebab menilik dari hadist
Rasulullah yang cukup banyak mengenai hal belajar
ini,jelas,belajar merupakan kewajiban setiap ummat
manusia baik itu lelaki maupun wanita("Talabul'ilmi
fariidhatan 'ala kulli muslim wa muslimah").
b) Hak utk"Bekerja".Didalam bekerja ini,sudah
sepantasnyalah wanita memilih dan memilah apa-apa
pekerjaan yang sesuai dgn kondisi phisik dan
mentalnya,sebagai seorang wanita.Juga disyaratkan bagi
wanita yang bekerja itu, adalah memang karena tuntutan
dari financial Rumah tangga yang tidak
memadai,sehingga membutuhkannya utk keluar bekerja
membantu penghasilan suami,dalam mencukupi sandang
pangan di dalam rumah tangga.Ataupun bila kebutuhan
Rumah tangga dapat dipenuhi oleh sang suami,,namun
situasi kondisi keilmuannya sangat dibutuhkan di
masyarakat,yang mengharuskannya utk terjun dalam
kancah perjuangan menuju masyarakat madani yang
mantap,dgn syarat,kesibukannya diluar rumah jangan
sampai melalaikan tugas pokoknya di dalam Rumah
tangga.Hal ini boleh didalam Islam.Semua ini dapat
kita melihatnya bagaimana peranan penting Istri-istri
Rasulullah,juga istri para sahabat yang lain dalam
bekerja diluar rumah,dan terjun ke masyarakat,utk
kepentingan umum.
c) Hak berpolitik.
Nah,disini yang sering menjadi polemik bangsa
dan masyarakat Islam pada umumnya terutama di Zaman
sekarang,apalagi disaat-saat sebelum diangkatnya
Presiden Megawati menjadi Presiden Republik Indonesia.
Kalau sekedar menjadi Menteri,kepala
sekolah,dllnya,banyak yang menyetujuinya,meskipun
masih ada juga sebagian pendapat yang kurang
menyetujuinya,atau tidak menyetujuinya.sama
sekali.tetapi kebanyakan Ummat Islam disaat genting
itu,tidak menyetujui adanya perempuan yang menjadi
"Presiden".Apa alasan mereka?
1.Yang menjadi landasan mereka adalah mengenai
ayat Al Qur'an surah Annisaa ayat 34 itu.(Arrijalu
qawwamuuna'alnnisaa")"Lelaki adalah pemimpin bagi kaum
wanita ".
2. Hadist yang menyatakan bahwa akal wanita
kurang cerdas dibandingkan dgn akal kaum
lelaki,keberagamaannyapun demikian.
3.Ayat Al Qur'an "Waqarna fi buyutikunna"Dan
hendaklah kamu kaum wanita menetap(berdiam
)dirumah-rumah kamu.
4.Hadist yang mengatakan
"laayuflihulqauma,wallaw amrahum imraah"(Tidak akan
berbahagia suatu kaum,bila saja mereka menyerahkan
urusan mereka kepada wanita).
Ayat dan hadist-hadist diatas,menurut sebagian
golongan berpendapat bahwa Kepemimpinan hanya boleh
diserahkan kepada kaum lelaki..
Mari kita sama-sama mencoba menelaah alasan yang
pertama.Ayat yang mengatakan bahwa "Lelaki itu adalah
pemimpin kaum wanita,sebenarnya yang dimaksud disana
adalah pemimpin didalam Rumah tangga,karena melihat
kandungan ayat sesudahnya,juga,ceritanya.(lihat
kembali surah Annisa)
Pada Alasan yang kedua,mengenai Hadist yang
mengatakan bahwa agama wanita itu setengah
dibandingkan dgn lelaki,begitupun akalnya.
Sebenarnya yang dimaksud hadist,wanita itu
setengah agamanya,dikarenakan wanita ada halangan yang
membuat ia tidak dapat tiap hari Shalat,maupun
puasa,Baca Qur'an.dllnya.karena dalam diri wanita ada
yang disebut dgn "Tamu bulanan"yang datang setiap
bulan,membuat mereka tak dapat melaksanakan ibadah
tsb,tetapi jangan langsung disalah
artikan,bahwa,pahala lelaki lebih besar ketimbang
wanita.belum tentu.Sang istripun bisa langsung masuk
Syorga bila shalatnya tak pernah tinggal,begitupun
ibadah puasanya,dimana ia juga mentaati
suaminya.Segala pekerjaan rumah tangganya bila
dilakukan dgn ikhlas akan medapat ganjaran dari
Allah,yang tiada taranya.
Kita lihat lagi alasan ketiga.Ayat yang mengatakan
bahwa wanita itu harus berdiam dirumah saja..Ayat yang
dimaksud itu sebenarnya adalah,wanita dilarang keluar
rumah,kecuali dalam urusan yang penting.Betapa
banyaknya di zaman rasulullah wanita bekerja,coba
dibayangkan,bila suaminya kurang mampu,atau sama
sekali tak mampu lagi dalam mencari nafkah,tentu tak
ada jalan keluar yang lain,kecuali sang istri keluar
rumah utk bekerja.Begitupun bila wanita ingin
belajar,ke mesjid,berkunjung kerumah orang
tuanya.Memandang agama itu janganlah sampai terlalu
picik sekali,tidak pula terlalu ringan hukum-hukum
itu,dikarenakan adanya keringanan �keringanan dalam
agama..
Alasan keempat,mengenai Kepresidenan
wanita..Pertama Hadist diatas,tidaklah bersikap
umum,tetapi tertju pada masyarakat Persia ketika
itu,bukan terhadap semua masyarakat dan semua
urusan.Bagaimana pula jadinya,bila dalam satu
wilayah,atau negara di suatu tempat,yang berpotensi
utk itu hanyalah ada seorang wanita?Oh..katanya
tidakkan bahagia..?Memangnya Presiden dipegang oleh
kaum Lelaki Makmur Rakyat itu..?Belum tentu.!
Tetapi perlu digaris bawahi disini.Bila saya
ditanya,secara Hukum saya akan menjawab,"Boleh-boleh
saja,asalkan jangan sampai melalaikan tugas
pokoknya.Dan Bila menjurus lagi pertanyaan itu pada
masalah pribadi,maka akan saya Jawab"saya tidakkan mau
jadi Presiden,Menteri,ataupun yang setingkat dgn
itu.Kenapa..?Jawabannya tidak lain dan tidak bukan
adalah,"Karena saya sudah keenakan jadi istri yang
sederhana,tinggal dirumah,bekerjapun Cuma
mengajar,mendidik orang,dapat pahala lagi,selagi masih
ada lelaki,pasti saya lebih cenderung menyerahkannya
pada lelaki.Karena bagaimanapun saya pribadi mengakui
keunggulan lelaki itu dari beberapa segi.
Disamping saya juga menghindarkan Mudharatnya yang
lebih banyak kediri saya ketimbang manfaatnya.
Dan keunggulan serta kelebihan itu bukan berarti
wanita harus diremehkan,dan dianggap rendah,betapa
banyaknya sejarah mencatat akan keberhasilan kaum
wanita.Imam Syafi'i sendiri salah satu gurunya seorang
wanita (Fakhr Al-Nisa ).Istri Nabi A'isyah,yang sangat
termasyur sebagai salah seorang kritikus,sampai-sampai
ada ungkapan terkenal yang dinisbahkan oleh sebagian
Ulama kepada A'isyah,yaitu pernyataan
Rasulullah"Ambillah setengah pengetahuan agama kalian
dari Al Humaira"Yakni A'isyah.
Demikian dulu dari saya,Wallahua'lam bissawaab.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Try FREE Yahoo! Mail - the world's greatest free email!
http://mail.yahoo.com/
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================