CINTA DAN PACARAN�?
Assalamualaikum Wr.Wb.
Cinta,suatu kata yang sangat Indah,bagi orang yang
mendengarkan kata itu,juga bagi mereka yang
merasakannya.
Cinta sejuta rasa�.beribu jiwa nan terasa,dari asa
yang terasa�
Apa itu cinta�?
Tak seorangpun dapat mendefenisikan kata ini dgn
tepat,karena apa?Karena cinta bukan utk
didefenisikan,tetapi dirasakan.
Cinta ..dapat membuat orang,bahagia..dapat juga
membuat orang sengsara�karena itu hati-hatilah dgn
cinta!
Sebelum bercinta,ada baiknya mengerti betul,apa itu
cinta,dan utk siapa cinta yang hakiki..
Cinta dalam bahasa Arabnya,berasal dari akar kata"Al
Hubb".dari sana dapat berkembang menjadi "mahabbah".
"Al Hubb"berartikan,keinginan akan
sesuatu.."mahabbah""kecondongan sesuatu tabi'at
terhadap suatu yang lezat.."Al mahbuub"(sesuatu yang
dicondondongkan)"
Didalam Al Qur'anpun kata yang berasalkan dari kata
ini cukup banyak(tapi saya tak perlu mengulaskan hal
ini,karena ini bukan tujuan saya)..
Cara cinta itu didapat ada berbagai macam,al:
1.Cepat datangnya cinta itu,cepat pula perginya.
2.Lambat datangnya cinta itu,lama pula hilangnya.
3.Lambat datangnya cinta itu,tetapi cepat lenyapnya.
4.Cepat datangnya cinta itu,tetapi lama hilangnya.
Nah diantara keempat itu,masing-masing kita punya
pilihan,mana yang mau kita pilih.Kalau saya pribadi
akan memilih yang keempat.Alasannya apa..?(pikirin
sendiri jawabannya)Tapi alasan saya utk memilih
itu,cukup kuat.
Saudara-saudaraku se Iman�
Ini adalah sebuah cerita dan.
Sebelum saya bercerita ttg Mesir,dan wanitanya,serta
bagaimana pacaran disana.Ada baiknya saya membawa
saudara semuanya dulu kenegeri kita Indonesia(sebelum
kita naik Onta di Mesir ,kita naik Bendi dahulu di
Bukittinggi).
Suatu ketika murid-murid bertanya pada
saya:"Buk..Apa sih hukumnya pacaran..?".Saya bingung
ketika itu mau dijawab apa?.Kalau saya bilang "Tidak
boleh!"padahal,dalam Islam defenisi pacaran itu saja
ngak ada,yang ada Cuma "Atta'aruf"(Saling kenal
mengenal).Juga mungkin sudah menjalar sekali di
Indonesia,ini,masalah pacaran sdh menjadi masalah yang
biasa saja.Juga dalam masalah ini,tentu harus penuh
hikmah memberikannya,agar apa yang disampaikan itu
dapat diterima murid-murid yang lagi masa "pubertas"
itu.
Bila saya jawab boleh..wow bisa-bisa gawat..apalagi
bila fatwa saya itu kesebar kemana-mana,maka dosa
orang yang melakukannyapun ,karena fatwa saya
tsb,bisa-bisa saya yang tanggung.
Akhirnya saya balik bertanya lagi,sekarang yang
anda-anda maksudkan "pacaran itu apa?Defenisinya
apa,dan apa manfaatnya juga mudharatnya,mana yang
lebih banyak diantara keduanya.Manfaat,atau Mudharat?
Murid-murid kembali menjawab:"pacaran itu Buk,jalan
berdua,punya hati dan rasa sesama lawan jenis,rasa
cinta dan sayang.bisa saling berbagi suka dan duka,dan
dapat juga memberikan semangat belajar Buk..?
Akhirnya saya bilang,Jalan berdua yang dimaksudkan itu
apa?Bedua-duaan ditempat Umum,atau ditempat
sunyi?Kalau berdua-duaan ditempat Umum,boleh-boleh
saja,kalau berduaan itu ada maksudnya,lihat saja
sesama guru antara Ibu guru dan Bapak guru kan sering
jalan berdua,bila mau masuk kedalam local?
Nah begini saja,mari kita sama-sama keluar local
dulu.(Semua murid pun keluar dan didepan local itu ada
Taman bunga).Lantas saya bilang,ada yang lihat ngak
bunga itu?Lihat buk..?(Lantas tanpa disuruh ada
beberapa murid yang mendekati bunga tsb,kemudian
memegangnya,serta mencium,lantas mencabutnya,dan
diberikan pada saya."Ini Buk,bunganya cantik!".Nah
sekarang,mari kita sama-sama masuk dalam local
lagi,dan semua duduk dgn tenang,dengarkan baik-baik
bila Ibu bicara.
Saya bertanya kembali,anak-anak Ibu,pernah ngak
dengar,atau baca Firman Allah"Jangan dekati Zina!
Wahai orang-orang beriman,tundukkanlah
pandanganmu!"juga hadist Ali Ra.Halal bagi kamu yang
pertama,maka yang kedua adalah larangan utk
kamu,didalam memandang.?".Pernah Buk,mereka
jawab.Lantas di White Board pun saya
menjelaskan,pertama sekali dgn menjelaskan ayat
tsb,mulai kata demi kata,begitupun Hadisnya.Setelah
itu saya katakana lagi pada Murid.
Sekarang,bunga yang ada ditangan Ibu ini,kelihatan
cantik ngak..?cantik Buk..!.jawab mereka.Nah
sekarang,coba saja kita umpamakan bunga ini seorang
wanita cantik,yang sedang berkembang,ditaman
tadi,kemudian ada diantara anda-anda sekalian,yang
tanpa Ibu suruh
mengambil,mendekatinya,menciumnya,lantas memetiknya
khan..?.Nah itulah ia perumpamaan seorang lelaki yang
disuruh agar menjaga pandangannya.juga agar tidak
mendekati wanita itu.Kenapa?karena lama kelamaan
hasilnya bunga itu akan tercabut juga,masih syukru
dicabut disimpan dalam kantong,Ini sudah
dicabut,dikasih orang lagi,bahkan ada yang membuangnya
ke tong sampah,bila tak nampak cantik lagi,dan tak
berguna lagi.
Didalam Al Qur'an larangan yang ada adalah,"Jangan
mendekati zina,bukan,jangan kamu melakukan
zina?kenapa,demikian ?Jangankan
melakukannya,mendekatinya saja sudah ngak boleh,karena
akan menimbulkan zina.Pertama,lihat dulu :Oh..ada
cewek cantik disana.Kemudian,karena penasaran,ingin
tahu,siapa sih cewek cantik itu?Lantas
didekati.Setelah didekati,masih kurang puas,lantas
bertanya,siapa ia,dimana rumahnya,dll sbgnya.Kemudian
lambat laun,mulailah mencoba memegangnya,seperti
memegang bunga tadi..?Sesuatu benda yang
cantik,apalagi bunga tadi,pasti secara refleks,kita
pasti ingin menciumnya.Setelah dicium Oh..terasa
wangi..ada keinginan membawanya pulang..lalu tentu
saja kita cabut bunga itu khan..seperti yang mencabut
bunga tadi.Itulah kira-kira nasib perempuan dan
lelaki.si "bunga","dan pencabut bunga".Maka ada
pepatah orang:"Jadilah engkau bunga ditepi
jurang,mudah dilihat sukar dijangkau",yang maksudnya
itu,tidak gambang memberikan "Cinta"pada
seseorang,karena "cinta"itu sangat mahal
harganya,sebagaimana susahnya mencabut bunga ditepi
jurang,mau diambil,takut terdorong kebawah jurang,tak
diambil,tetapi hasrat hati telah tertarik,melihatnya.
Lalu,murid-murid dgn kritisnya bertanya lagi:itu kan
perumpamaan wanita cantik yang Ibu bilang,kalau
wanitanya jelek gimana Buk?Bunga jelek mana ada orang
yang mau.(dasar ini murid,ada saja kilahnya utk
membela pacaran itu boleh).
Okey,saya bilang lagi,sekarang bunganya
jelek�(wanitanya jelek).Kita lihat bunga itu
layu..Pasti kita penasaran kan melihat bunga
layu,kenapa sih kok layu?mulai dekati juga,sudah
didekati,dipegang juga,malahan di petik,setelah itu
nasibnya memang lebih buruk lagi,ia langsung dibuang
ke tong sampah(tetapi tetap setelah dipetik,dgn arti
kata setelah dinodai kehormatannya).
Jadi sebaiknya gimana Buk..masak ngak boleh
pacaran..?Itukan masalah hati,lagian nambah semangat
kok Buk..?.
Akhirnya saya jelaskan lagi,pada murid-murid yang
keras kepala ini.
Di dalam Islam,yang ada defenisinya hanyalah "Saling
kenal mengenal"Ibu tidak tahu,apa itu
pacaran.(jujur,saya memang tidak pernah merasakan
pacaran itu)
Cinta,itu merupakan kodrat dari Allah yang maha
kuasa,dan patut utk disyukuri.Malah orang yang tak
punya rasa cinta sesama lawan jenis,boleh dikatakan
Abnormal.Islam bukan mematikan cinta,malah menumbuh
suburkannya.Tetapi dgn apa menumbuh suburkan cinta
itu?Tentu dgn jalannya yang terbaik,yaitu
"nikah".Sekarang,anak setingkat SLTA ini mau
nikah..?Mau dikasih makan apa anak
orang..?Pacaran,terutama semasa SLTA ini,dampak
negatifnya lebih berat,ketimbang
positifnya.Okeylah,katanya akan menimbulkan semangat
belajar.Sampai sebatas apa semangat itu timbul?kalau
sudah saling cemburuan,justru akan menimbulkan
masalah,dan jadi pikiran,bahkan bisa menghancurkan
kuliyah.Apalagi kalau sudah "putus cinta",bisa-bisa
saling bermusuhan.Padahal Islam melarang permusuhan
itu.Bahkan sangat banyak fakta dan realita kehidupan
akibat negative dari pacaran itu.Banyak anak yang
lahir diluar nikah.Atau akibat putus cinta,seseorang
bisa memakai obatan terlarang,bahkan ada yang sampai
"bunuh diri".Dan masih banyak lagi.Berapa besar
manfaat yang diambil,ketimbang mudharatnya.Apalagi
setingkat SLTA ini,perjalanan sekolah masih
panjang,belum lagi kuliyah,berhasil dulu,baru pikirin
masalah itu.
Dan pada akhirnya saya bertanya lagi pada murid-murid
tsb.Satu persatu,bagaimana rasanya pacaran itu,mana
lebih banyak enaknya atau pahitnya.(dari
pengalaman-pengalaman murid inilah saya mendapatkan
ide,utk menulis,maupun berpuisi.kalau saja orang tak
tahu saya,pasti menduga saya ini orang yang pernah
pacaran,romantisme ,bahkan
berkali-kali.padahal,seujung jaripun saya tak pernah
merasakan itu semua,bukan tidak ada kesempatan,tetapi
memang rasa takut lebih menyelimuti jiwa saya
sebenarnya..)
.Nah dari pertanyaan saya pada masing-masing murid
.Hampir 99,99% mengatakan "Pahit".Nah itukan,ngak
sia-sia agama melarangnya?kata saya pada murid-murid..
Dan utk tidak mengecewakan sekali,atau tidak terlalu
nampak ekstrim sekali,saya mencoba "fair",terhadap
mereka.
Ibu,bukan melarang sama sekali pacaran itu,saling
mengenallah sesama kalian,saling dekatlah(karena Allah
sendiri menciptakan manusia utk saling
mengenal),saling berbagi duka dan suka,karena
bagaimanapun kita hidup didunia ini,butuh teman,utk
saling bercerita,dan sudah menjadi kodrat dari yang
maha kuasa,kita memiliki rasa"sayang dan cinta",tetapi
salurkan lah ia kepada hal-hal yang baik,dgn saling
bekerjasama membangun sekolah,aktif di organisasi,coba
simpan dulu rasa Cinta itu,sampai cita-cita dan
sekolah kita berhasil.Kasihan orang tua yang telah
susah payah menyekolahkan kita,belum lagi kuliyah
sudah kawin,apalagi kalau sudah hamil,kasihan anak
yang ada dalam kandungan.
Didalam Islam ada fase sebelum kawin yaitu
"Khutubah"(tunangan)Lebih baik tunangan,itupun memang
bila usia utk tunangan itu mencukupi.Dan memang kita
bertujuan utk nikah.Kasihanilah diri,orang tua,dan
masyarakat yang menantikan keberhasilan kita."saling
menyayangi,dan saling mencintai sesama kita itu
dianjurkan malah,tetapi ambillah jalan yang terbaik,
jauh dari maksiat.
Sekali lagi masalah saling mencintai,dan menyayangi
itu adalah masalah hati,hati kita Allah yang
memilikinya,dan mengendalikannya.Itu fitrah.Yang
penting dalam bercinta dan berkasih sayang itu tahu
mana yang harus dilakukan dan mana yang harus
ditinggalkan.Kerjakanlah mana yang terlebih penting
dulu dalam hidup ini.
Saudara-saudaraku sekalian,begitulah dialog panjang
antara saya dan murid,memang cukup berat membimbing
murid yang lagi masa "pubertas"itu.Tak baik kita
mengerasinya,akibatnya akan lebih parah lagi,lebih
baik kita mendekati mereka satu persatu,bersikap
fair,kita mengusahakan diri utk seolah-olah merasakan
apa yang sedang mereka rasakan,pasti mereka akan
terbuka pada kita.nah bila "kunci rumah" telah
terbuka,masuk kedalamnyapun gampang.Kita lagi yang
menata rumah itu,apa susunan yang kita pakai.
Segala sesuatu itu,yang terpenting adalah kita
memiliki kuncinya.nah kunci manusia adalah
"Hatinya".Dalam hal apa sajapun,bila hati seseorang
telah kita miliki,akan gampang kita
memasukinya.Cobalah,kalau rumah itu tidak ada kuncinya
pada kita,mana bisa kita masuk.Begitupun dgn hati
seseorang,bila telah tertutup pada kita.jangankan
menyuruh kita masuk,setelah kita mengetuk pintu
itu,bisa �bisa ia diam,bahkan ia akan hentak kita"Ngak
ada orang dirumah!" Atau bisa lebih keras lagi dari
Itu.
Itu masalah pacaran setingkat SLTA di Indonesia,kalau
setingkat PT tentu lain lagi problemanya."Lain lubuk
lain ikannya" kata orang.Terkadang sesuatu itu sama
saja dgn seorang dokter dan pasien.Ada yang sama
penyakitnya,sama pula obatnya.Tetapi ada juga meskipun
penyakitnya sama tetapi obatnya berbeda-beda.Bahkan
ada yang berbeda-beda penyakitnya,obatnya sama.Tetapi
didalam kandungan obat itu ada intinya,yang tak boleh
ditinggalkan.Sebagaimana porsi ,atau dosis obat
berbeda-beda,setiap tingkat.Sekali lagi,miliki
"Hatinya" pegang "kuncinya".
Nah sekarang,setelah cerita panjang mengenai hal di
Indonesia,saya bawa saudara sekalian utk naik onta,di
Mesir.
Tentu dalam hal ini,ada pembukaan suatu cerita.
Begini, empat tahun yang silam,(kalau saya tidak
salah).Mobil kami tabrakan.Saya ngak tahu,mana yang
salah,apakah saya dan suami yang salah,atau Orang
Mesir itu.Tetapi yang jelas,ketika itu dgn lantangnya
dua orang yang ada dalam mobil Mesir itu,meminta ganti
rugi atas kerusakan mobil depannya."ganti rugi LE
5000.pound=Rp 10.juta ketika itu,.Lantas saya ngak
bisa terima akan hal ini.Suami saya bilang"Kalau
mobil anda rusak,mobil kami juga rusak.Kalau saudara
minta rugi,kami juga minta rugi , mari kita selesaikan
masalah ini dikepolisian!".Huh..tambah panas itu orang
Mesir.."Yakh rabbetak..!(terbakar
rumahmu!"),katanya.Akhirnya dgn badannya yang cukup
besar dan tinggi itu,ia berusaha utk
menerjang(memukul)suami saya.Lantas dgn spontan saya
berdiri didepan suami,menghalanginya,apa yang saya
katakan,padanya:"Kalau kamu mau pukul suami saya,pukul
saya dulu,kalau kamu mau bunuh suami saya,langkahi
mayat saya dulu!"(padahal ketika itu saya
berfikir,kalaulah diterjangnya saya sekali
terjang,bisa penyot muka saya,atau melayang..).Tapi
apa katanya.."Kamu Imraah(pr),bagaimana kami melawan
perempuan?...
Nah cukup sampai disitu dulu cerita itu,yang penting
kita ambil kata-katanya:Kamu itu pr�.dst".
Dari cerita itu,saya yakin saudara-saudara
sekalian,pasti tahu,secara umum bagaimana sikap lelaki
Mesir itu terhadap Perempuan.Sangat menghargai.
Begitupun bila terjadi perselisihan apa saja baik itu
sesama suami istri,maupun terhadap wanita yang tidak
dikenal,pada umumnya,lelaki Mesir itu sangat hormat
pada istrinya,atau juga pada perempuan, Jadi jangan
heran,kalau jarang sekali terjadi perceraian di Mesir
itu.Karena lelakinya banyak yang mengalah,dan
sangatlah pencemburunya.kalau berjalan bersama
istrinya,atau tunangannya ,selalu dilindungi.Tak boleh
sedikitpun kesentuh oleh orang lain.
Yang jelas lelaki Mesir sangatlah penyayangnya
terhadap wanita(pada umumnya).Itu sebabnya jarang
sekali perceraian,disamping kawin itu memang sulit
juga di Mesir(hal ini telah saya ceritakan,beberapa
bulan yll)
Sekarang,kita beralih kewanita Mesir.Wanita
mesir,secara umum sangat berbeda dgn kaum
prianya,lebih suka bersifat menguasai.agak
kasar,terutama bila berantam,jarang sekali mau
mengalah(tapi ini tidak semua,kebanyakannya).
Nah sekarang kita lihat di Mesir,bagaimana menanggapi
hal yang dikatakan pacaran ini.
Terus terang,saya sangat salut dgn anak-anak setingkat
SLTA di Mesir itu,memang benar-benar jarang
sekali,malah boleh saya katakana,hampir tidak ada yang
mereka itu pacaran,sebagaimana anak SLTA di
Indonesia.Ini bukan saja dikarenakan,agama mereka yang
kuat,tidak itu sama sekali penyebabnya,tetapi
lingkungan sekolah dan keluarganyalah yang menentukan
semua itu.
Anak-anak di Mesir sangatlah mendapat perhatian dari
orang tuanya,sering diajak berlibur,kepantai,dan
tempat-tempat hiburan lainnya,sehingga sang anak tidak
mencari kasih sayang diluar rumah.
Disamping itu,dilingkungan sekolahpun sangat mendukung
sekali,justru bagi mereka yang berpacaran,ngak
berani,ada rasa malu,karena merupakan aib,dimasa itu
pacaran,beda dgn di Indonesia,kalau ngak punya
pacar,dibilang kolot,sama dgn merokok,kalau ngak
merokok,dibilang ngak jantan.Di Mesir jarang sekali
anak sebesar itu merkok.
Benar-benar,mereka kalau datang kesekolah
itu,sebenar-benar belajar.Kelebihan orang Mesir,dan
Arab pada Umumnya semenjak dari dulu lagi,adalah
ingatan mereka yang sangat kuat(baca sejarah
Arab,sebelum dan ketika Rasulullah Muhammad SAW
datang).
Dari segi ber make-up pun,anak Mesir pada umumnya ber
make-up,setelah masa kuliyah,sebagaimana pacarannyapun
dimasa itu,namun seringnya yang berpacaran itu adalah
yang telah bertunangan,itupun jarang,bahkan bisa
dihitung dgn jari,kalau sampai terjadi kehamilan.Bila
terjadi kehamilan,maka bisa bunuh-bunuhan kedua
keluarga tsb.Dan mesir memang menganggap sacral sekali
perkawinan itu,tidak mau perkawinan itu dinodai dgn
hal-hal yang merusak(seperti berzina).Tetapi sekedar
pegangan tangan(dan bisa jadi lebih dari itu,tapi tak
sampai kebatas hub.sex) yah..banyak saya lihat.Hanya
sering saya memikirkan,sudah sering jalan
berdua,pegangan tangan seperti itu,kenapa kok tidak
terjadi perzinaan..?Nah itu tadi jawabannya,karena
perkawinan itu adalah sesuatu yang sakral.
Kalau ditanya soal dosa,mereka tahu,itu dosa.Tetapi
hal semacam ini tidak sebanyak di Indonesia,dan hal
itu mereka lakukan,bagi mereka yang sudah resmi
bertunangan.Yang jelas jadi istrinya,kalau belum
tunangan,masih belum melakukan hal semacam itu.
Itulah sekedar Mesir,dan bagaimana pacaran di sana.
Saudara-saudara saya seIman.Ini hanyalah sebuah
cerita,tetapi hal ini merupakan problema masyarakat
Indonesia,yang saya lihat memang cukup perlu mendapat
perhatian khusus,demi mencapai masyarakat madani yang
utuh.Saya memang agak aneh melihat masih SLTA sdh
pacaran.Demikian dulu dari saya.Di sini juga saya
perlu mengklarifikasikan ttg tanggapan orang terhadap
puisi saya.(kasihmu..Rinduku..)hanya dgn jawaban satu
kalimat"I love my husband ,biarkan masa yang berkata
I just want to feel what they feel,because,I'm a
teacher of students in "Pubertas".If I feel that,I
know what I do for them.".Wassalam (Rahima Rahim).
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Try FREE Yahoo! Mail - the world's greatest free email!
http://mail.yahoo.com/
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================