>Hua..ha..ha...edi, menurutmu sudah pantaskan aku mengunjungi klinik bagian 
>kesehatan mental RSCM? ondeh bialah denai kok sansaro, mandi si aie mato.

Seperti orang padang, "mandilah ka gurun. Mandi batimbo bungo lado ...."
Baiknya tidak kuteruskan bait nyanyian ini karena bisa mandi baurai aia 
mato membayangkan ranah minang yang jauh di seberang lautan.

Anda belum pantas menjadi pasien sakit jiwa sekarang ini dikarenakan 
belum memenuhi persyaratan untuk itu. Entahlah nanti, termasuk saya.

Dalam keterusterangan yang wajar saya anjurkan anda masuk Gaduik saja. 
Ya, masuk Gaduik saja! Tempat yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk 
peradaban seperti di kota metropolitan itu. Akan anda rangkum kebahagiaan 
hidup di sini, sesuatu yang tidak akan bisa diperoleh di rumah ibadah 
bahkan di Taman Monas sekalipun. Jadilah pegawai biasa di tempat terasing 
ini meski bergolongan 1A.

Di antara orang-orang yang putus asa ini, sobat, anda akan merasa betapa 
besar nikmat kehidupan berbekal berkah sempurna dari alam. Bisa bebas 
bergerak ke sana ke mari, bisa berpikiran normal, dan bisa memutuskan 
jalan hidup dan sebagainya dan sebagainya.

Mereka yang beroleh rahmat kurang sempurna ini menapaki jalan-jalan yang 
menanjak di tengah hutan belantara sepanjang hidupnya dalam derita yang 
sukar dilukiskan. Uluran tangan anda, kita, dan orang normal lainnya akan 
membuat wajahnya yang kuyu akan bersinar seperti matahari pagi bersama 
mekarnya bunga-bunga ditingkahi nyanyian burung-burung. Seluruh sel di 
sekujur tubuhmu pun akan mendendangkan kidung-kidung suka cita.

Adakah kebahagiaan luhur melebihi kebahagiaan melihat kaum marginal ini 
berbahagia?

Ah, selamat jatuh cinta di rimba beton Jakarta dan semoga tidak bikin 
anak banyak-banyak.

e

From: "baratadewa" <[EMAIL PROTECTED]> 
Subject: [MN] Ada Apa Dengan Cinta --Edizal Reply-To: 
[EMAIL PROTECTED]

>Barata,

>Sangkaan saya sudah hilang Anda diterkam cindaku atau dilarikan 
orang
>bunian ke puncak Gunung Merapi sana. Ke mana saja selama ini Anda berkirap?

>>From: "Barata Dewa" <[EMAIL PROTECTED]> MIME-Version: 1.0 
>Subject: RE: [MinangNet] Zaman Dijital (5) 

>>Zaman Dijital (5)

woi...!!! edi....aku baru kembali. jalan kian-kemari, longok sana- sini, 
terkapar telentang-tengadah dan terbentur kepalaku entah sudah berapa 
kali. cuma lupakan dulu soal kekuatiranmu tentang penduduk dunia, lupakan 
dulu katakutanmu terhadap mulut-mulut yang harus disusui bunda bumi dan 
lupakan dulu keresahanmu terhadap manusia minang yang nak terhimpit 
selalu diatas tetapi dalam realita nasional mereka sedang ramai-ramai 
mengisi bangunan kaki piramida. itu semua cerita usang. aku punya cerita 
seru. Oh edi, aku sedang jatuh cinta!!!

gileee...jatuh cinta....dan cintaku bukan pada cindaku yang atas mulutnya 
tidak punya got seperti kita atau hasil pati geni diatas merapi, ini 
adalah hasil dari pencarian dan penemuan sederhana. entah bagaimana harus 
kulukiskan debar-debar berkecamuk tidak terkendali. entah bagaimana 
menjelaskan hubungan antara mata, otak dan sistem pompa jantung yang 
kacau balau. entah bagaimana menceritakan pemandangan rumah-rumah kumuh 
di jakarta seperti sakura-sakura yang tumbuh di musim semi. gileee..... 
edi, gile....semua berkecamuk dalam aniaya tidak realistis, aku tenggelam 
dalam ekstese zikir bumi. dan tiba-tiba kudapati diriku jadi lelaki 
cengeng...help...help... 

kontrusi sosial mengharuskan aku jadi lelaki tangguh. ketika jatuh cinta 
aku tak ubah seperti zulaikha yang memuja yusuf. aku rela menerimanya. 
aku juga rela menghidupkan kembali syair pemujaan sang perempuan itu:
cinta membiarkanku tumbuh, ditunjang oleh air kesakitan. lalu ketika rasa 
sakit telah membuahkan biji, cinta tiba-tiba melontarkan hasil panen ke 
tengah angin. 

Hua..ha..ha...edi, menurutmu sudah pantaskan aku mengunjungi klinik 
bagian kesehatan mental RSCM? ondeh bialah denai kok sansaro, mandi si 
aie mato.


Barata (soe) Dewa

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke