Kalau diinok-an dari curito si Urpas ko, barati nan manipu adolah rang Sumatera
juo. Hal tu dilakukan mungkin dek karano Sumatera "lah merdeka" kali yo, :) :).
Sahinggo ano babuek sasuko hatino, tamasuak manipu Jando tadi. Sabana sangaik
kurang aja.

dn

-----Original Message-----
From: Urpas <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, March 13, 2002 7:24 PM
Subject: [RantauNet] OOT: Penipuan Berkedok Kecelakaan (FWD)


>ada email dari seorang kawan...
>
>=urpas=
>
>-----------------------------------------------------------------------
>bagi informasi aja nih, ..
>namun, saya ingatkan terlebih dahulu bahwa informasi ini sebagian besar saya
>peroleh bukan langsung dari korban, tapi dari sepupu korban yang merupakan
>teman satu divisi saya;
>
>tadi pagi (hari ini) sepupu teman kantor saya ditipu orang;
>modus operandinya gak baru sih, udah pernah terjadi juga sebelumnya;
>
>jadi begini:
>
>A dan B (anak akuntansi Unpad, angkatan sekitar 97-98-99);
>adik kakak, laki-laki duanya; berasal dari palembang, ibunya tinggal di
>palembang;
>
>tadi, pagi-pagi ibunya diinterlokal oleh orang yg mengaku sebagai dr.
>Handoko (no. HP 0816727904) dari Kimia Farma RS Hasan Sadikin, Bandung;
>dan mengatakan bahwa si A dan B dua-duanya kecelakaan naik motor,
>dan dalam keadaan darurat, sehingga perlu dioperasi segera,
>namun butuh obat dan biaya yg besar, besarnya Rp 27 juta rupiah;
>obat itu harus segera dikeluarkan atas perintah dr. Herman   ( HP
>08129050574) dari UGD RS Hasan Sadikin, bandung;
>Dan mengatakan supaya si ibu segera mentrasfer uang sebesar itu ke rek. yang
>disebutkan si "dokter" tadi;
>yaitu ke rekening BNI cabang Mayestik (jakarta!)
>kalau tidak nyawa anaknya tidak bisa diselamatkan..krn obat tidak bisa
>dikeluarkan apotik;
>dan tentu saja ekspresi dari si penelpon sangat meyakinkan dalam menelpon;
>
>jelas si ibu panik sekali,
>(sebagai informasi sang suami belum lama meninggal dunia)
>namun sayangnya, meski telah dinasehati oleh beberapa kerabat untuk tidak
>mengirimkan uang tersebut,
>karena sangat mencurigakan, dan minta si ibu untuk tunggu beberapa saat,
>sebelum klarifikasi informasi dilakukan;
>serta adanya beberapa kejanggalan;
>namun entah karena panik, entah memang karena sangat mencintai kedua
>putranya, atau entah kena hipnotis dll.
>si ibu denagn bersikeras segera mentrasnfer ke no. yg bersangkutan;
>
>dan, seperti sudah diduga si ibu tertipu...
>kedua putra tersayang masih sehat wal alfiat di tempat kost;
>
>klarifikasi sebelumnya telah dilakukan kepada si A dan B sendiri,
>sayang no HPnya dua-duanya tidak aktif;
>si ibu ambil kesimpulan, HPnya rusak krn kecelakaan motornya cukup berat;
>padahal, sayangnya, si A dan B begitu saja percaya ketika seseorang yang
>mengaku dari Telkomsel menelpon dan menyuruh mereka utk mematikan HPnya
>karena ada perbaikan jaringan (apa hubungannya coba..);
>
>klarifikasi dilakukan denagn menelpon ke tempat kost;
>seseorang mengangkat dan membenarkan bahwa si A dan B lagi dalam keadaan
>parah di rumah sakit!
>(artinya anggota komplotan telah berjaga-jaga di sekitar telepon tempat
>kost!)
>kemudian ketika dicoba telpon ulang, telp. sibuk terus;
>kemungkinan sengaja ditaruh tidak benar;
>
>No. Rekening setelah dilacak atas nama Darma Saputra;
>tapi seperti no HP yg pra bayar, no rekening ini pastilah juga atas
>identitas palsu;
>
>setelah tertipu kerabat coba hubungi no HP tersebut kembali,
>kalau sebelumnya menjawab dengan gaya meyakinkan, dengan membawa-bawa nama
>allah;
>langsung berubah 180 derajat;
>si penipu dengan cueknya tidak mematikan HP mereka,
>tapi meladeni telpon marah-marah dari para kerabat;
>mereka meladeninya dengat tertawa-tawa:
>
>"lu yang bego mau aja ditipu.."
>"hebat kan kita, rapih kan tipuannya?"
>"emang gue pikirin..."
>"masih punya duit lagi, nggak? "
>
>ketika rekan kantor saya (cewek) hubungi no. HP tersebut,
>dijawab ketawa-ketawa dengan kalimat-kalimat vulgar yang melecehkan;
>sampai beberapa menit yll. saya sendiri menghubungi no. tsb, msh aktif;
>begitu diangkat saya diamkan saja, kemudian si punya HP misuh-misuh,
>carut-marut;
>
>menurut kerabat,
>setelah kejadian si penipu mencoba beberapa kali menjawab dengan dialek
>Batak,
>tapi sepertinya itu bohong, karena kelihatan  dibikin-bikin;
>kemudian yg lain seolah-seolah dg dialek korea/jepang or sejenisnya;
>ketika saya telpon mereka sepertinya bicara dalam bahasa indonesia dialek
>jakarta,
>tapi tidak bisa dipastikan krn cuman misuh-misuh;
>yang keduakalinya mereka misuh dalam bahasa palembang;
>
>kejadian seperti ini memang tidak sekali;
>belum lama sebelumnya di bandung pernah menimpa anak mahasiswa yang berasal
>dari jambi;
>mereka selalu mengincar yg keluarganya jauh,
>
>terkutuklah si penipu.
>
>
>---------------------------------------------------------------------------
>
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
>===============================================
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
>http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>ATAU Kirimkan email
>Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
>-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>===============================================
>


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke