Assalamualaikum Wr.Wb.
Eh..adek Inra,ternyata orang kehutanan juga
yah.Sama donk dgn Al Marhum Ayah saya.Dan hampir semua
Abang Ipar saya juga berasal dari sumber yang
sama(kehutanan,dan ada yang tammat IPB juga,thn berapa
tammat IPB nya?).
Dek Inra,apa yang dek Inra rasakan mengenai
organisasi Pemuda di Sumbar,begitulah yang saya
rasakan.Saya kira,memang Sumbar ini perlu sekali
membangun kembali Citranya yang dulu pernah ia
raih.Sumber para Ulama.namun sekarang,malah kita-kita
banyak belajar ke Jawa sana.Hal ini perlu kita benahi
betul.Dan saya sudah berusaha semaksimal mungkin dari
jarak yang jauh ini menuju kearah itu,via teman-teman
saya yang bermukim di Padang.Saya janji pada diri saya
sendiri utk berusaha kearah itu,namun kondisi dan
situasi saya sekarang yang jauh dari negri
Indonesia,serta saya harus membuat persiapan dulu utk
itu,terutama masalah finansial.Karena tanpa finansial
yang cukup juga,kita ngak bisa bergerak utk memajukan
Islam,di Sumbar.
Adek Inra,mengenai system pendidikan di Mesir,mulai
dari play Group-ke PT nya,saya lihat memang agak jauh
berbeda dari negeri kita.Dan dalam hal ini,saya sudah
mempersiapkan bahan-bahan,yang harus dibawa nantiknya
khusus utk Playgroup dan TK,dalam mempelajari
Islam,semenjak dari kecil lagi.
Di Mesir itu,perhatian pemerintah terhadap pendidikan
anak,sangat tinggi sekali.saya rasa,anak siapa sajapun
bebas utk menuntut ilmu,karena utk belajar
pendidikan,tidak dikenakan biaya.Sekolah-sekolah
Negeri,tdk kalah dari sekolah swasta,malah boleh
dikatakan lebih maju.
Utk sekolah swasta,biayanya juga bermacam-macam,ada
yang murah,mahal,dllnya.Kalau Play group,biasanya
mulai dari umur 3-5 thn,anak-anak sdh diajarkan
menulis,membaca(Arab- English).Saya lihat buku-bukunya
sangat bagus sekali,utk daya kreatifitas
anak.Anak-anak diajarkan bersosialis yang tinggi,Olah
Raga,seni musik,hafal Qur'an dllnya.Anak saya yang
kecil masuk di Play group itu,dgn biaya perbulan LE
250=sekitar US$ 60 dollar=Rp 600.000.Semua makan dan
peralatan ditanggung sekolah itu,mulai dari sarapan
pagi(roti,keju,dllnya),sampai makan siang,serta snack
disore hari.
Anak saya itu memang jadi lincah,tapi nakal
sekali,naik keatas lemari yang tinggi,meloncat dari
atas,membuat saya empot-empot jantung.Komputer
seenaknya saja ia mainkan,pencet sana-sini,bahkan
dibongkar-bongkar dan sangat kritis melihat kesalahan
dari orang tua."mama kok ngak tahu,..baba kok ngak
bisa sih..Adek tahu..!(Di Mesir antara orang tua dan
anak Fair sekali,makanya jarang ada anak-anak yang
nakal diluar rumah itu)
Acara-acara di televisipun banyak buat anak-anak,yang
berbaukan pelajaran.dan diputar di pagi-sore
hari.Waktu malam baru acara utk orang dewasa,dimana
anak-anak sdh pada tidur.
System pengajaran dari guru tsb,memang benar-benar
serius.Guru tidak hanya sekedar mengajar saja,tetapi
benar-benar mendidik.Di samping kerjasama yang cukup
Erat,antara orang tua dan Guru.Orang tua dirumah juga
membimbing,sang anak.Segala hasil pekerjaan anak di
sekolah,ada laporannya tiap bulan.Yang jelas,antara
orang tua dan guru benar-benar akrab,dan mempunyai
kerjasama yang cukup kuat.
Dek Inra,ada satu hal yang saya lihat cukup
memprihatinkan di Indonesia itu,yaitu masalah Dana
pendidikan yang cukup rendah diberikan oleh
pemerintah.hal ini menjadi masalah yang cukup besar
bagi saya.Dan hal ini saya rasakan betul,ketika saya
mengajar di BKT itu.dari sekian banyak guru-guru yang
mengajar,hanya tiga orang saja yang menerima gaji itu
utuh,saya dan dua orang teman yang masih
muda.Selebihnya menerima sedikit sekali.karena
apa..?karena dipotong utk melunasi hutang di
koperasilah,di Bank lah,dllnya.
Dek Inra,coba adek bayangkan saja,ada diantara
guru,yang menyarankan saya,agar menggadaikan SK
saya,buat meminjam duit,dan bisa duit itu dijadikan
modal buat bisnis,dan utk membayarnya bisa dipotong
dari gaji tiap bulan.Saya kaget..setengah
mati.gadai..?kok ngak gadaikan saja diri itu langsung
saya bilang,biar mati sekaligus.mana bisa tenang hidup
ini,kalau dihantui dgn Hutang melulu.saya itu
berprinsip biarlah ngak punya apa-apa dan bersabar
dulu,sampai benar-benar ada duit utk itu,ketimbang
harus berhutang.Namun amat disayangkan sekali,sudah
menjadi wataknya orang kita suka berhutang.(sadangkan
negara,lai bahutang juo,apo lai rakyat biaso,kecek Edi
cotok,.iyo..sabana..bana..lah gilo..nagari awak
ko,hiduik dililit hutang se,Naudzubillahi min dzalik).
Dari fenomena hutang diatas,saya berfikir apa
sebab-sebabnya banyak para guru,dan rakyat kita
berhutang..?saya lihat ada beberapa sebab hal yang
pokok:
1).Sudah menjadi adat dan kebiasaan dikampung.
2). Kurang sabar menanti masa yad,berakit-rakit
kehulu,baranang-ranang katapian,basakit-sakit
dahulu,basanang-sanang yo dikamudian,kurang lagi
dilaksanakan.
3)Memang gaji itu sangat sedikit sekali,bila
dibandingkan kebutuhan rumah tangga.
4)Dan masih banyak lagi penyebab utamanya,kalau kita
ketemu bisa membicarakan masalah ini lebih panjang
lagi.
Adek Inra,InsyaAllah,kalau kita ketemu nantiknya,saya
akan mencoba berdiskusi pada dek Inra,masalah
pendidikan di Indonesia ini,lebih panjang lagi.Dan
saya mencoba,membawa,bahan-bahan utk anak Play group
dan TK.Berupa casset-casset,dan
buku-bukunya.Pendidikan mulai dr Play
group,TK,SD,SMP,SLTA,itulah sebenarnya pendidikan yang
teramat penting didahulukan.kalau anak-anak Semenjak
dari kecil sdh dimantapkan,tidakkan susah mengajarnya
setelah dewasa.
Saya meskipun nantiknya mengajar di PT(Dosen),namun
akan tetap lebih mengutamakan pendidikan di Tingkat
yang saya sebutkan diatas.Utk PT itu,saya hanya akan
mengajak mereka sbg teman berdiskusi,dan sama-sama
menelaah buku-buku yang saya bawa dari Mesir.(Ah..saya
jadi ngak enak nih,..membuka rencana-rencana saya,yang
sayanya sendiri masih diKairo,utk beberapa thn
kedepan,makanya akan saya sampaikan secara
sempurna,kalau kita ketemu nantik,semoga kita
sama-sama dapat bekerjasama utk membangun Islam dan
Sumbar ini.)Amin.Demikian dulu dari saya,dan salam
buat Istri dan anaknya yang baru satu itu.
Wassalam.Uni(Rahimarahim)
--- Inra Gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum WW,
> Saat sekarang saya sedang kerja di suatu perusahaan
> swasta menangani bidang
> standarisasi yaitu ISO 14000. Sebelumnya saya
> lulusan IPB Fakultas Kehutanan
> jurusan Teknologi Hasil Hutan. Sekarang sudah punya
> momongan satu orang
> (cewek) dan istri saya ngajar Matematika di Madrasah
> Aliyah Negeri 1
> Pekanbaru. Saya dan istri asal Lubuk Basung jadi
> status orang rantau di PKU
> atau istilah kata orang Pekanbaru kami ini bukan
> Budak Melayu lhoo.
> Waktu masih kuliah di Bogor saya sering ngikut
> pengajian-pengajian kelompok,
> maklum aja di Kota Hujan itu kayaknya nuansa
> religius itu tinggi sekali dan
> menurut pendapat saya perkembangan agama islam yang
> di Ranah Minang tidak
> ada apa-apanya, hal ini saya coba bandingkan
> bagaimana dengan mahasiswa/i
> yang ada dikota Padang. Sulit sekali kita jumpai
> kelompok-kelompok pengajian
> di Kota Padang.
> Eeeh sudah nglantur panjang saya ini, sebaliknya
> saya ingin tanya niihhh
> gimana sistim pendidikan di Mesir mulai dari Play
> Group sampai ke Perguruan
> Tinggi, saat sekarang saya sedang coba pelajari
> berbagai sistem pendidikan
> diluar negeri. Beberapa yang sudah saya compile
> adalah Singapore, Malaysia
> dan Jerman.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Movies - coverage of the 74th Academy Awards�
http://movies.yahoo.com/
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================