--- "J.Dachtar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Berbahagialah USA, Israel, Rusia, Pilipina mandapek
> justifikasi 
> untuak mambantai umat Islam lewat peristiwa WTC. Sia
> sajo nan 
> melakukan, itulah nan sabana pahlawan USA, Israel,
> Pilipina dan 
> Rusia.
>Assalamualaikum Wr.Wb.

Saya yakin bahwa kebahagiaan mereka itu tidakkan kekal
selamanya,karena Allah sendiri telah
mengatakannya,apalagi kebahagiaan yang mereka nikmati
sekarang,adalah hasil rekayasa
mereka,penipuan-penipuan yang sengaja mereka
dramatisir,dgn mengedokkan(mengkambing
hitamkan)teroris Ummat Islam,atas peristiwa WTC,yang
tak mereka tak pernah membuktikan kebenaran tuduhan
yang mrk lontarkan itu.
 
> Kalau satakutuak itu bana Yahudi, indak ka mungkin
> nabi 
> Muhammad marandahkan diri jo caro mangawini padusi
> Yahudi.

Rasulullah Muhammad SAW tidak pernah sekalipun dalam
hidupnya "merendahkan diri" pada manusia,karena bila
seseorang telah merendahkan dirinya sendiri,maka yang
ia rendahkan adalah ciptaan Allah juga.Merendahkan
diri dalam Islam jelas dilarang,karena itu akan
membawa sifat keputus asaan.Merendahkan diri itu sama
dgn merasa minder atas kekurangan diri(MC)atas
kekurangan atau cacat yang ada dalam tubuh
seseorang,yang membuat seseorang sulit utk maju.

Dalam Islam yang ada hanyalah kita disuruh
"Merendahkan hati".Atau apa yang disebut dgn
"Tawadhu'",sepintar,atau sekaya apapun seseorang kita
dituntut utk tetap merasakan bahwa kekayaan dan
kepintaran,pangkat dllnya itu hanyalah mlik Allah dan
berasal dari Allah semata.

Rasulullah mengawini wanita Yahudi(Mariah Al Qibtiyah)
itu,bukan atas kemauannya secara pribadi,yang ia
cari-cari,tetapi wanita itu adalah "Hadiah",dari raja
Mesir ketika itu(Al Muqauqis,yang saat itu Rasulullah
mengajaknya masuk Islam,namun saat itu raja itu belum
mau masuk Islam,dan sbg tanda menghormati Rasulullah 
ia menghadiahkan kepada Rasulullah dgn beberapa
hadiah,salah satunya adalah seorang wanita Yahudi
itu,utk dijadikannya Budak(pelayan)).

Rasulullah,yang tidak pernah menjadikan wanita itu
budak,maka beliau kawini,ini utk membalas penghormatan
yang telah diberikan oleh Raja Mesir ketika itu.Bukan
maksud utk merendahkan diri beliau sebagai
Rasulullah,tetapi menghormati raja Al Muqauqis yang
saat itu memang cukup baik didalam penolakan ajakan
kepada Islam.Disamping utk menunjukkan bahwa wanita2
dari ahli kitab dapat dikawini,maupun wanita
Musyrik,asalkan sebelum dinikahi di Islamkan dulu
wanita tsb.Maria Qibtiyah sebelum dinikahi di Islamkan
dulu oleh Rasulullah.Nah ini diplomatisnya Rasulullah
dalam berdakwah,sekali lagi bukan utk merendahkan
dirinya(ini anggapan yang salah dan cukup fatal)

 
 
> Mungkin labiah positif kalau kajadian2 itu dicaliak
> sabagai 
> hukuman dan peringatan Tuhan untuak umaik Islam nan
> bongak2 
> jo indak manggunokan aka jo pikiran (kecuali kalau
> nan ka 
> mauntuangkan deknyo urang disuruahnyo manggunokan
> aka, tapi 
> nan indak katuju, tingga mangecekkan baraso Tuhan
> lah ma-atur 
> sa-galo2nyo). Tuhan lah maagiah kasampatan untuak
> mangontrol 
> Israel waktu parang 1967 jo 1970, sabalun Yahudi
> sempat tumbuah 
> kuek, eh malah umaik Islam malah sibuk saliang
> bakuramuak 
> surang. We always pay for what we get.

Dalam hal ini saudara ada benarnya,(sebagaimana
orang-orang betawi,atas kesalahan orang tua,nenek
kakek  mereka terdahulu yang telah menjual tanah
mereka pada pendatang baru,sehingga penduduk asli
Betawi itu sendiri telah tergusur dari tanah asli
mereka,dan ini yang terjadi dgn Palestina
sekarang,akibat nenek moyang mereka sendiri yang
menjual tanah kepada bangsa Yahudi maka begitulah
nasib mereka sekarang).

Tetapi kita sebagai Ummat Islam,apakah dgn teganya
hati kita membiarkan Ummat Islam di palestina di
injak-injak dan dibantai habis-habisan oleh kaum
Yahudi yang memang sejak dari dulu lagi Allah selalu
memperingatkan kita Ummat Islam akan sifat2 mereka
yang suka menyalahi janji,membunuh para
Nabi,orang-orang tak berdosa,dllnya.Apakah tidak
terkutuk orang-orang Yahudi yang membunuh anak-anak
kecil,para wanita,kakek nenek,dan orang-orang yang tak
berdosa sama sekali?Watak Yahudi itu tak obahnya
"Belanda minta tanah""dikasih hati minta
jantung,dikasih jantung minta daging,setelah itu
mereka akan menguasai Palestina itu secara utuh".

Kita Ummat Islam,dgn Ummat Islam lain yang tertindas
itu sama saja dgn Orang tua yang telah berkali-kali
menasehati anak kita,agar jangan mandi di sungai yang
airnya deras,nantik akan hanyut terbawa arus,atau
menasehati anak-anak kita agar menjaga pergaulan yang
tidak baik,nantik akan rusak,minum obatan
terlarang,ganja,dllnya,tetapi sang anak tetap saja
tidak mengindahkan nasehat orang tuanya.ketika anak
itu jatuh sakit,dan celaka,apakah kita sebagai orang
tua,dgn teganya membiarkan anak-nak kita itu menangung
sendiri derita akibat ulahnya itu..?Saya rasa orang
tua yang bijaksana tidak seperti itu adanya.Ia akan
tetap dgn sabar dan tabah,terus memberikan bantuan dan
dukungan yang baik pada sang anaknya.

Begitulah sikap kita seharusnya terhadap sesama Ummat
Islam,dimana sajapun mereka berada.Inilah yang
disinyalir oleh Rasulullah dalam Hadistnya.Ummat Islam
itu bagaikan suatu bangunan tubuh,apabila merasa
sakit,satu anggota badannya seluruh anggota yang
lainnya turut merasakan sakitnya".

Apakah tidak lebih pantas kita menyatakan bahwa ini
juga ujian dari Allah utk kita Ummat Islam,yang masih
belum terbantai oleh Yahudi,atau musuh Islam
lainnya,yang dgn teganya kita membiarkan Ummat Islam
,saudara kita dibelahan bumi sana,dibantai begitu
saja..?Apakah kita menunggu sampai saatnya giliran 
kita sendiri yang dibantai oleh musuh-musuh
Islam..?,karena satu anggota sakit,tak diobati,maka
penyakit itu bisa menjangkit keseluruh tubuh
lainnya.Apakah kita tidak menyadari akan hal
ini..?Oleh karena itu,Ummat islam harus bersatu dalam
keadaan bagaimanapun juga,jangan saling tuduh
menuduh,tuding menuding,maka akan tertawa lebarlah
Musuh-musuh Islam menghadapi kita,karena sangat mudah
sekali di jatuhkan.

Ingat,! Bahwa musuh Islam,dgn terang-terangan
mengatakan bahwa"KAMI TIDAKKAN PERNAH TAKUT TERHADAP
UMMAT ISLAM SEPANJANG KAMI MELIHAT JAMAAH SHALAT
SUBUH,MASIH BELUM BANYAK BILANGANNYA DGN JAMAAH SHALAT
JUM'AT"

Ini jelas,mereka sangat menakuti kalau Ummat islam itu
bersatu.tapi sangat teramat disayangkan kita Ummat
islam masih belum menyadari akan hal ini.Lihat
sajalah,apakah disetiap Mesjid Subuh,sangat sedikit
sekali kita Ummat islam melakukan shalat jemaah di
Mesjid-mesjid.

Himbauan kita bersama mari kita Bersatu dan
berdo'a,serta Usaha memperbaiki dan meningkatkan
ketaqwaan dan dzikir kita pada Allah,saling bantu
membantu sesama kita.Hilangkan sikap-sikap yang tidak
baik itu.Mulailah dari diri
sendiri,keluarga,masyarakat dan bangsa kemudian sesama
negara lainnya.

Wassalam (cairo,7-4-02,Rahimarahim)


> 
> Wass,
> JD
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax
http://taxes.yahoo.com/

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke