----- Original Message ----- From: "Sato Sakaki" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, April 10, 2002 9:34 AM Subject: [Nasional] Perjuangan PLO, Masihkah Akan Panjang?
> Perjuangan PLO, Akankah Berakhir? > Oleh: Sato Sakaki > > PLO adalah singkatan dari Palestine Liberation > Organization yang di Indonesia dikenal sebagai > Organisasi Pembebasan Palestina. Organisasi yang dalam > bahasa Arab disebut Munazzamat At-Tahrir Filastiniyah > ini dibentuk tahun 1964 di Kairo sebagai wadah > politik berbagai organisasi gerilya Palestina yang > bercita-cita mendirikan sebuah negara Palestina yang > demokratis dan sekuler, dengan jalan melenyapkan > Israel. > > Ada sejumlah organisasi gerilya yang tergabung dalam > PLO. Yang paling menonjol adalah Al Fatah yang > dipimpin Yasir Arafat yang menjadi ketua PLO sejak > tahun 1969, kemudian People's Front for the > Liberation of Palestine atau Front Rakyat bagi > Pembebasan Palestina disingkat PFLP yang dipimpin > George Habash, seorang Kristen berpandangan Marxis, > kemudian PDFLP, singkatan dari Popular Democratic > Front for the Liberation of Palestine atau Front > Rakyat Demokratik bagi Pembebasan Palestina, yang > dipimpin Nayef Hawatmeh, seorang komunis yang condong > ke Beijing, dan General Command atau Komando Umum PFLP > pimpinan Ahmad Jibril, seorang pengikut almarhum > Presiden Syria, Hafiz al Assad. > > (Belakangan, organisasi George Habash dan Nayef > Hawatmeh sempat tidak diikutsertakan dalam > pemerintahan Arafat di wilayah Tepi Barat dan Gaza > atas desakan Amerika.) > > Organisasi-organisasi gerilya PLO semula melancarkan > serangan terhadap Israel dan kepentingan Israel dari > wilayah negara Arab yang mendukung mereka. Selain itu > mereka juga melakukan berbagai aksi terhadap > negara-negara yang mereka tuduh membantu atau > mendukung Israel. > > Sampai tahun 1971 mereka umumnya beroperasi dari > pangkalan-pangkalan di wilayah Yordania dengan markas > di Amman. Tetapi kehadiran gerilya Palestina yang > bersenjata semakin lengkap dan kuat dan dipandang > bertindak sebagai negara dalam negara, apalagi > membajak pesawat dari wilayah Yordania, menyebabkan > kemarahan Raja Hussein, yang dikenal sebagai sekutu > Barat. > > Bulan September 1970 angkatan bersenjata Yordania > melakukan pembersihan atas pangkalan-pangkalan gerilya > PLO. Peristiwa yang oleh pihak Palestina dikenang > sebagai September Hitam itu akhirnya memaksa mereka > mengalihkan pangkalan gerilya ke Libanon dengan markas > di Beirut. > > Bulan Juni 1982,srael melancarkan serangan > besar-besaran ke Libanon untuk membersihkan > pangkalan-pangkalan gerilya PLO dari sana. Tentara > Israel menyerbu sampai ke Beirut dan mengepung Yasir > Arafat beserta pasukannya di Beirut Barat. > Sejumlah negara kemudian turun tangan menyelamatkan > Arafat, yang terpaksa setuju memindahkan > markasbesarnya ke Tunis, Tunisia. > > Setelah runtuhnya Uni Sovyet, Arafat bersikap lebih > lunak pada Israel dan berusaha mendekati Amerika > Serikat. Atas desakan Amerika, PLO bersedia merevisi > Piagam Pendirian PLO dengan menghilangkan kata-kata > yang menyerukan penghancuran Israel. Tetapi, seperti > sikap negara-negara Arab, PLO tetap menuntut > pengunduran Israel dari wilayah-wilayah yang diduduki > sejak Perang tahun 1967 seperti yang diserukan > Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 242. Tetapi Israel > tetap berkeras agar dijamin point kedua resolusi Dewan > Keamanan nomor 242 itu yang berbunyi: "penghentian > pernyataan dan tindakan permusuhan serta menghormati > dan mengakui kedaulatan, keutuhan wilayah dan > kemerdekaan politik setiap negara di kawasan itu, > serta hak mereka untuk hidup tenang dalam perbatasan > yang aman dan diakui, bebas dari > ancaman-ancaman dan aksi kekerasan". Untuk ini Israel > menuntut berunding langsung dengan negara-negara Arab > tetangganya, tetapi ini ditolak negara-negara Arab > karena berunding langsung sama dengan mengakui Israel. > > Mesir akhirnya setuju berunding langsung dan > memperoleh kembali Jazirah Sinai dengan Perjanjian > Camp David. Imbalannya: negara itu mengakui keberadaan > negara Israel. > > Usaha Arafat dan PLO untuk mendapat tempat berpijak di > Palestina akhirnya membuahkan hasil dengan > persetujuan Oslo tahun 1993. Berdasarkan perjanjian > itu, Israel mengalah mengizinkan Arafat dan pemerintah > pengasingannya pulang ke Palestina dengan menempati > Jalur Gaza dan kota-kota penting di Tepi Barat (Yudea > dan Samaria), yang dimulai dengan Jerikho, kemudian > disusul Ramallah, Jenin, Tulkarm, Bethlehem, dan > terakhir Hebron. Dan sebagai imbalan PLO mengakui > eksistensi Israel sebagai negara dan berjanji akan > meninggalkan kekerasan sebagai sarana perjuangan. > > Sementara itu perundingan berlanjut bagi apa yang > disebut dengan "penyelesaian akhir". Tetapi > perundingan ke arah penyelesaian akhir ini menghadapi > banyak kesulitan. Kesulitan itu antara lain tuntutan > pihak Palestina bagi pembentukan negara Palestina > dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota. Ini ditolak > Israel yang sudah menetapkan Yerusalem sebagai > ibukotanya. (Sebagian besar negara masih tetap > menempatkan kedutaan besar mereka di Tel Aviv.) Soal > lain adalah tuntutan hak ratusan ribu pengungsi > Palestina untuk kembali ke kampung halaman mereka yang > sekarang sudah menjadi wilayah Israel. Dan juga soal > pembangunan permukiman Israel yang berserakan di > wilayah Tepi Barat terutama di seputar Yerusalem Timur > yang terus berlanjut. > > Sementara itu gerakan intifadah yang ditandai dengan > rentetan pemboman bunuh-diri berlanjut kembali, yang > oleh Israel dianggap sebagai pelanggaran pihak > Palestina yang semula sudah berjanji akan menjauhi > tindak kekerasan. Sebab itu setiap terjadi pemboman > Israel membalas melancarkan serangan terhadap > kedudukan pemerintah otoritas (otonomi) Palestina, dan > menutup kota-kota Palestina yang tidak memungkinkan > warga Palestina di sana datang bekerja ke wilayah > Israel. > > Setelah lingkaran kekerasan yang meliputi pemboman > bunuh diri dan tindak balasan Israel yang berlangsung > 18 bulan, negara-negara Arab dalam konferensi di > Beirut (karena tekanan AS) dua pekan yang lalu > akhirnya mengajukan usul untuk membuka hubungan normal > dengan Israel asalkan Israel mundur dari semua wilayah > yang direbut tahun 1967, termasuk wilayah Syria > Dataran Tinggi Golan. > > Amerika Serikat menyambut gembira, Israel juga > kelihatan mau menerima (karena terdesak oleh rangkaian > serangan pemboman bunuh diri), Arafat juga menyatakan > gembira dan berjanji akan berusaha menghentikan > serangan-serangan bom bunuh-diri terhadap warga sipil > Israel. Tetapi keesokan harinya terjadi pemboman bunuh > diri yang dahsyat yang menelan puluhan korban > menjelang Paskah dan terjadi lagi pada hari-hari > berikutnya dan buyarlah rancangan perdamaian itu. > Ariel Sharon marah. Tentara Israel menyerbu ke > kota-kota yang semula sudah diserahkan kepada Arafat > dengan tekad untuk mengusir pemerintahan Arafat > kembali ke pengasingan. > > Bagaimana kelanjutannya? Tampaknya Amerika Serikat dan > Israel semakin meragukan bahwa Arafat punya daya untuk > mengendalikan gerakan-gerakan di luar PLO seperti > Jihad Islam, Hamas, Hizbullah atau Brigade Al Aqsa > yang tampaknya dikendalikan oleh kekuatan di luar kubu > Arafat. Tetapi kita juga melihat belum ada alternatif > lain selain Arafat dan PLO yang didukung penuh > sebagian besar negara-negara Arab. Akankah perjuangan > PLO masih akan panjang? Kita berharap perjuangan itu > segera berakhir dan tercapai penyelesaian yang adil > dan kekal di kawasan yang dianggap suci oleh tiga > agama samawi itu. > > Los Angeles, California > April 9,2002 > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax > http://taxes.yahoo.com/ > ______________________________________________________________ > Mailing List NASIONAL > Info&Arsip Milis Nasional: http://www.munindo.brd.de/milis/ > Untuk mengirimkan Posting: [EMAIL PROTECTED] > Untuk menghemat waktu DOWNLOAD, apabila meng-REPLY POSTING, > Posting yang sebelumnya dihapus dahulu atau sebagian dihapus. > ______________________________________________________________ > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

