--- Arman Bahar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualikum ww. > > Ambo terkesan sangat dg posting2 sanak kito Rahim > Rahima ko, namun dek ambo > kini nan bak urang takalok, lalok sakalok barasian, > mato tanido mimpi tibo, > dapek dek ati kato bana, dipujuak indak kunjuang > ilang, namun bana takana > juo, lai juo nan takana di ati takilan dimato, ta > ayang2 di udaro ta apuang2 > dilautan, nan bak duri dalam dagiang nan bak tulang > di rangkuangan, ingin > bana lah ambo mamintak jo maminto kabakeh sanak > Rahima, nan duduak salalu > bacamin kitab tagaknyo sarato jo undang2, kato nan > salalu badalia kura'an jo > hadih, pidoman umat hinggo akia jaman, untuak dapek > kironyo sharing ilimu > ugamo satantangan subject di ateh. > Wa'alaikumussalam Wr.Wb.
Bapak Arman bahar,terimakasih atas mailnya, Begini Pak,sebelum saya menjelaskan bagaimana sebenarnya maksud Hadist "Shalatlah kamu sbgmn kamu melihat aku shalat". Akan saya jelaskan dulu pada Bapak,bahwa ajaran Islam itu (Al Qur'an dan Hadist khususnya) tidak turun sekaligus.Al Qur'an saja turun menurut pendapat yang terkuat selama 22 thn 2bln,22 hari.Begitupun Hadist tidak sekaligus,tetapi menurut sikon masing-masing.Oleh sebab itu ada di dalam kaedah agama Islam,apa itu yang disebut dgn "Ilmu Asbabunnuzuul"maksudnya.Ilmu-ilmu yang mengajarkan kita ttg asal usul,konteks dari Al Qur'an dan Al Hadist itu turun.Mengapa ayat ini turun,mengapa Hadist ini di keluarkan oleh Rasulullah,dll sbgnya.(Tetapi tidak semua ayat maupun Hadist ada asal usul ,atau apa sebab turunnya ayat atau Hadist tsb). Nah Bapak Arman,dari sekian lama itu turunnya Al Qur,an dan hadist,tentu akan membawa efek,atau dampak yang berbeda-beda,disetiap masa.Dari masa kemasa ajaran Islam itu akan berkembang terus,namun didalam perkembangan tsb,intinya tetap satu,yaitu "Menyembah dan mengabdi hanya pada Allah SWT saja.". Dari setiap ibadah,pasti akan kita menemukan perbedaan-perbedaan tata cara setiap orang,bangsa,kelompok dalam melaksanakannya.Apakah itu shalat dllnya.Kita tanya lagi.Lho mengapa sampai hal itu terjadi,bukankah sumbernya Islam itu satu.yang semua berasal dari Al Qur'an dan Hadist..kenapa bisa berbeda-beda dalam melaksanakannya..? Jawabnya: Itu tadi,karena turunnya ajaran Islam itu dalam waktu yang cukup lama,dan dalam kondisi yang berbeda-beda.Jangankan itu,Rasulullah sendiri sering melaksanakan shalat,dgn kondisi yang berbeda-beda.Hal ini menimbulkan banyaknya Hadist yang berbeda-beda juga nash nya.Saya yang memang menggeluti bidang Hadist ini,semenjak tingkat I,sampai sekarang (13thn),pada mulanya sama seperti Bapak.Bingung,kok ajaran Islam itu beda-beda.Ada orang yang shalatnya dgn menggoyangkan jarinya ketika mengucapkan tasyahhud.Ada yang mengeraskan bacaan "Bismillahirrahmaanirrahiim" Ada pula yang tidak dikeraskan,sehingga banyak yang menyangka tidak baca Bismillahirrahmaanirrahiim"Dllnya sekali.Banyak sekali.Ada hadist yang membatalkan udhuk,bila kesentuh istri,sementara ada juga Hadist yang menyatakan Rasulullah mencium istrinya,kemudian langsung shalat tanpa Udhuk lagi(suatu hal yang sepintas bisa terlihat kontradiksi). Sekarang,bagi kita Ummat islam,bagaimana menyikapi perbedaan-perbedaan itu..? Jawabannya santai saja Pak Arman..Itulah seni dan keindahan ajaran Islam itu Pak.Ada longgar,ada yang ketat,ada yang Ada yang berat,adapula keringanannya.Islam membuat Ummatnya agar dapat menjalankan ajarannya dgn rasa senang hati,Ikhlas,tidak memberatkan.Islam punya banyak pilihan.Tidak satu jalan ke Roma kata orang,tidak satu jalan Menuju Allah.Sama saja kita dgn mau pergi ke ke suatu tempat.Ada yang naik pesawat,Mobil,kapal,jalan kaki,sepeda, ada yang melalui jalan tol,ada yang via jalan biasa dllnya.Yang jelas tujuannya satu,tetap menuju Allah.Lantas dari semua jalan dan cara itu mana yang benar,mana yang salah..? Jawabnya semua jalannya benar Pak.Karena apa saya menyebutkan hal itu benar..?Karena Rasulullah sendiri,dgn sengaja menampakkan pada Ummatnya melakukan sesuatu itu dgn malakukan hal yang berbeda-beda.Sekali waktu Rasulullah,melakukan begini,lain waktu begitu lagi.Itu menandakan bahwa ajaran Islam itu sangatlah mudah dicerna.Tidak memberatkan Ummatnya.Silahkan mau pilih jalan yang mana.Tetapi jelas,semua jalan yang berdasarkan apa-apa yang dari Al Qur'an dan hadist.(ntar ada yang pilih jalan bengkok lagi,habis kata Rahima,silahkan pilih jalan yang mana..?ha..ha..bisa gawat saya) Pokoknya pak(ngak buahnya lho Pak..?cukup pokoknya saja,buahnya nantik,diakhirat kita petik).Semua gerakan Shalat yang Bapak lihat berbeda-beda itu,semuanya benar Pak.yang penting Shalat itu,dimulai dgn Takbiratulihram(Allaahuakbar),dan disudahi dgn Salam(Assalamualaikum Wr.Wb).Dalam Salam saja ada beberapa Hadist,yang berbeda.Ada yang mengatakan bahwa Rasulullah,Umar dllnya,mengucapkan salam dalam shalat itu hanya sekali saja(melenggok kekanan saja),sementara ada Hadist Lain dgn Dua salam(kanan dan kiri.Jadi yang wajibnya sekali,yang keduanya adalah Sunnah.Mengenai shalat inilah yang paling banyak perbedaannya.Karena memang begitu adanya Islam.Dan Rasulullah beserta para Sahabat juga melaksanakan perbedaan-perbedaan itu. Yang terpenting bagi kita semua adalah,melaksanakan sesuai dgn apa yang kita "yakin".Dan "Khusyuk", dalam melaksanakannya,ikhlas,lillhi ta'ala,sesuai dgn yang diajarkan Rasulullah,mau pilih yang mana silahkan.Kalau Islam itu memberatkan Ummatnya,tidakkan mungkin banyak orang masuk memilih agama Islam ini.Inilah kelebihan ajaran agama Islam dari yang lain.Unik,Klasik,Indah,Bervariasi.Ada ringan,ada berat,ada pasti ada zhanni(kira-kira.Jangankan orang lain yang berbeda,antara saya dan suami saya saja sering berbeda,dalam menjalankan ajaran Islam itu.kenapa saya bilang begitu.Suami saya jurusan Tafsir,sementara saya Hadist.Saya dapat dgn mudah mempelajari Ilmu yang digelutinya,hanya dgn banyak membaca saja,tetapi suami sangat sulit mempelajari Ilmu hadist itu,karena Ilmu-ilmu Hadist itu lebih berat ketimbang ilmu Tafsir.Sangat berat.Itu sebabnya ilmu ini sangat langka sekali di Indonesia. Bagi orang-orang yang banyak mengetahui Hadist,dgn berbagai macam seluk beluknya,akan dgn sangat mudah memandang islam itu,dgn segala macam perbedaannya.Tapi bukan berarti orang-orang Hadist lebih hebat ketimbang lainnya.Tidak begitu maksud saya.Bidang apa sajapun,kalau mempelajari Islam itu secara Kaaffaah(keseluruhan),akan dgn mudah masuk dari pintu manapun,karena ia tahu jalan yang akan ditempuhnya yang mana.Bagi kita yang awam(bisa juga termasuk saya sendiri).Memandang setiap perbedaan itu adalah Rahmat.Saya menjalankan apa-apa yang saya yakini kebenarannya. Demikian dulu dari saya Pak Arman,semoga bapak faham dan mengerti apa yang saya maksudkan ini.Sengaja saya menjawabnya dgn cukup panjang,agar setiap permasalah apapun dalam Islam itu,hendaknya kita Ummat Islam menghadapi perbedaan2 itu,dgn kepala dingin dan santai,hati terbuka.karena itulah adanya Islam.Dalam menghadapi manusiapun saya sering begitu Pak.Terbuka,dan santai.(bukan terbuka telanjang maksudnya pak..?tapi menerima apa yang diinginkan Mitra bicara saya.Menerima bukan berarti mengikuti,tetapi lihat ,kalau baik,ditiru,kalau buruk dibuang. Wassalam (cairo,14-4-02,Rahimarahim) __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax http://taxes.yahoo.com/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

