>Ouh yes...
>Perempuan menjadi datuk? What a revolutionary movement idea!.
Aduh Evi, kalau kita perempuan jadi datuk yang pasti zona kenyamanan Angku
Labeh terancam. Nanti beliau akan sulit untuk menambah koleksi
"concubine"nya. Karena mungkin, sebagai datuk perempuan kita akan
membereskan "double standard"nya kaum lelaki seperti Angku Labeh ini. Akan
bagaimana halnya nanti "Imron"nya Angku Labeh yang mencelat-celat hendak
keluar kalau quotanya terbatasi. O la la, sebagi "penikmat" sejati, bagi
Angku Labeh ini bukan ide yang menyenangkan. Nggak kesampean deh bikin
harem.
Salam,
wz
Do You Yahoo!?
Yahoo! Games - play chess, backgammon, pool and more
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
==============================================Mendaftar atau berhenti menerima
RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
==============================================