Assalamualaikum Wr.Wb. Membaca postingan dari sdr Ronald,saya benar-benar kaget,apalagi anehnya ada seorang manusia yang membenarkan,bahkan mendukung postingan tsb. Kanapa dikatakan Peringatan Maulid nabi SAW itu Bid'ah..,dan mengapa ia disamakan dgn hari Ultah.Sdh saya katakan dari awal,antara Ultah dan peringatan Maulid Nabi sangat berbeda.
Kalau Ultah,jelas berasal dari non Muslim.dan dirayakan dgn pesta �pesta meniup lilin,memberikan kado,dllnya.Tujuannya utk menggembirakan yang berulang thn,membuat yang berulang thn semakin populer,dll sbgnya. . Sangat berbeda dgn Maulid Nabi.jelas ia berasal dari Islam(asal mula sdh saya ceritakan),dan tujuannya juga sangat berbeda.Bukan utk mempopulerkan Rasulullah,karena Rasulullah SAW,sdh populer sblm beliau dipopulerkan.Tidak ada peniupan lilin,maupun memberikan hadiah kado,dllnya.Yang ada hanyalah ceramah keagamaan.Sedangkan ceramah ini diwajibkan dlm Islam,kapan dan dimana sajapun.Bukankah Allah berfirman "Maka beri peringatan lah oleh kamu,karena bisa jadi peringatan itu akan memberi manfaat kepada kaum muslimin".Salah satu waktu dan tempat utk tadzirah itu,diadakan dihari-hari besar Islam.(ingat juga bahwa peringatan hari-hari besar Islam,spt Nuzulul Qur'an,Isra'Mi'raj dllnya,ngak ada sblmnya dlm ajaran agama Islam,ngak ada dimasa Rasulullah,begitupun bukankah pengumpulan dan pembukuan Al Qur'an juga sblmnya ngak ada didlm zaman Rasulullah,dgn arti kata dlm agama dulunya ngak ada.)dan masih banyak lagi masalah-masalah agama yang tdk tercantum didalam Al Qur'an maupun Hadist,tetapi boleh dilaksanakan selagi itu memberikan manfaat bagi kaum muslimin.Bank Syari'ah Islam juga masalah agama itu,karena masalah agama bukan hanya sekedar shalat,puasa,ibadah ritual saja,agama itu mencakup seluruh aspek kehidupan.Jadi tidak benar dikatakan Maulid nabi itu BID'AH Karena apa..?karena inti dan tujuannya adalah ceramah keagamaan dan mengenang Rasulullah,beserta perjuangan beliau,menegakkan Islam,sama saja dgn ceramah biasa.Makanya dari awal saya katakan memperingati Maulid Nabi tdk harus dibulan dan tgl kelahiran nabi.Kapan saja bisa diadakan,yang jelas intinya mengenang,dan tujuannya ceramah,mengingatkan kita pada Rasulullah SAW. Jangankan Rasulullah,para pahlawan yang gugur di Medan juang saja setiap upacara bendera,dan hari-hari besar di Indonesia selalu ada acara "Mengheningkan Cipta","Utk mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur dimedan juang marilah kita mengheningkan cipta sejenak.mengheningkan cipta dimulai..!".Itu baru manusia biasa,para pahlawan pejuang Negara.Apalagi makhluk agung pilihan Allah,manusia yang maha tinggi dari sekalian manusia yang ada dibumi dan langit ini,kekasih Allah,wajar toh kita kenang..wajar kalau kita selalu memperingati beliau dgn mengenang kembali sejarah hidup beliau. Terkadang manusia ini kalau ngak diingatkan suka lupa.Yang namanya juga"Al Insan"artinya segala sifat kesalahan dan lupa ada pada dirinya.Nah utk menghilangkan kelupaan itu,kita harus selalu diberi peringatan. Di Dalam ajaran agama,tidak selalu harus ada dalil yang pasti.Ada dalil yang berupa dugaan-dugaan.kalau saja semua hidup dan kehidupan dalam agama ini sdh ada dalilnya,buat apa Allah menciptakan manusia dgn akal.Akal digunakan utk IJTIHAD.Ijtihad adanya bila saja masalah-masalah agama tdk tercantum didalamnya sblmnya,maka dibutuhkanlah Ijtihad.Bukankah ketika Rasulullah mengutus seorang Sahabat,kalau saya tdk salah namanya Mu'adz bin Jabal.Rasulullah bersabda.Wahai Muadz,dgn apa kamu menghukum sesuatu.jawab Sahabat tsb.Dgn Al Qur'an.lantas,kalau ngak ada dlm Al Qur'an dgn apa,..dgn Sunnahmu ya Rasulullah,lantas kalau ngak ada lagi..yah..tentu dgn ijtihad. Begitu Rasulullah dlm mengajarkan Ummatnya.Agar selalu mempergunakan Aqal dgn hal-hal yang baik.Itu sebabnya sumber hukum Islam ada Al Qur'an Assunnah,Ijma'Qiyas,atau ijtihad.Salah bagi seseorang yang mengatakan bahwa saya hanya berpegang dgn Al Qur'an saja.Dan Rasulullah,dimana sumber Rasulullah juga Al Qur'an.Bagi saya itu pemikiran yang cukup dangkal(apalagi bila antara perkataan dan yang dilakukannya tdk sesuai dgn kenyataannya). Akhlak Rasulullah memang berasal dari Al Qur'an(sesuai dgn firman Allah),tetapi setiap perkataan beliau tdk semuanya ada didalam Al Qur'an.kalau semuanya berasal dari Al Qur'an,apa gunanya beliau diutus.Fungsi Assunnah selain menjelaskan apa yang terkandung dlm Al Qur'an,juga menambah,hukum yang tdk ada dlm Al Qur'an,Betapa banyaknya hukum-hukum Islam yang tdk ada dlm Al Qur'an,tetapi ada dlm Hadist Rasulullah SAW.Hadist rasulullah itu jelas bagaimanapun tetap bersumber dari Allah,yang tdk dituangkan didalam Al Qur'an. Begitupun betapa banyaknya hukum-hukum agama yang tdk ada dimasa Rasulullah,maupun para sahabat tetapi dilaksanakan pada zaman sekarang.Itulah fungsinya Ijtihad.Sebagaimana ijtihadnya Umar dlm pembukuan Al Qur'an,dll lagi yang sangat banyak sekali. Tetapi yang perlu dlm ajaran Islam ini adalah kita melihat hukum itu dari Al Qur'an dulu.kalau dalil hukumnya ngak ada di sana,baru cari didlm Hadist,kalau ngak ada juga Ijma',atau Ijtihad,ngak ada lagi Qiyas.dst..dst..Itu gunanya kita mempelajari Ilmu Ushul Fiqh.Oleh sebab itu seorang Ulama yang benar-benar Ulama tidaklah harus tahu AL Qur'an atau Hadist doank(apalagi kalau yang dua ini ngak tahu,jgn jadi Ulamalah,nantik akan menyesatkan manusia),Ia juga harus tahu Sejarah Islam,Ushul Fiqh,Fiqh,Nahu,sharaf,B.Arab,dllnya. Meskipun tdk mendetail,tetapi secara garis besarnya,harus sdh difahami dan dikuasai.Kalau utk mendetail,sesuai dgn specifikasinya.Sama saja kalau kita sekolah dibidang kedokteran,pertanian.secara Umum kita harus mengetahui semua bidang yang menyangkut ilmu-ilmu tsb,baru setelah menjurus kepada specifikasi tertentu pada satu atau dua pengetahuan saja.tetapi sblmnya ilmu-ilmu yang menyangkut hal-hal itu kita sdh tahu.Itu baru dikatakan ia seorang "sarjana".atau "ulama". Tetapi amat disayangkan sangat sedikit diantara kita yang menyadari akan hal ini.Itulah manusia kalau belajar tujuannya Cuma cari titel doank,bukan cari ilmunya.Belajar utk cari kerja,tanpa harus memahami ke Ilmuannya secara keseluruhan,meskipun hanya secara garis besarnya tdk mendetail.Berbeda kalau ia seorang Master,atau Doktor,jelas penguasaan bidang keilmuannya harus lebih mendalam lagi dlm bidangnya masing-masing.Meskipun disana-sini pasti ada kekurangan juga.karena tak ada manusia didunia ini yang sempurna. Jadi sekali lagi bagi saya ,juga termasuk pendapat hampir seluruh yang ada di Mesir itu,baik dari Indonesia,Mesir,dllnya mengatakan bahwa Peringatan Maulid Nabi itu bukanlah Bid'ah.Ia tak sama dgn Ultah.Hanya saja,peringatan yang diadakan haruslah bertujuan utk Mengenang,memperingatkan,dan isi dari peringatan tsb,adalah Ceramah,tdk spt kebanyakan di Indonesia yang sampai ngak tidur sehari semalam,karena barjanji,juga mengharuskan masyarakat utk bawa makanan(itu namanya sdh berlebih-lebihan dlm agama).Bukan..bukan itu yang dimaksud dgn Peringatan Maulid nabi.Tetapi bila saja setelah selesai ceramah ada makanan ringannya,ngak jadi masalah,makan-makan didlm suatu acara boleh-boleh saja,asalkan makanannya itu halal.masak sdh tiga jam ,atau 4 jam dalam acara mengikuti ceramah Ustadz di Mesjid,ngak dikasih minum..? Kalau kita datang kerumah orang saja,sampai berjam-jam begitu keterlaluan itu tuan rumah kalau ngak disuguhi air minum.Ngomong2 itu juga kan capek.Kalau saya setiap orang yang datang kerumah saja,saya sediakan makanan ringan,kalau sampai waktunya makan siang,atau makan malam,saya siapkan makan.Apalagi didalam suatu acara yang sempit lagi tempatnya,wajar kalau ada air minumnya paling kurang.Jadi pandai-pandailah memilih dan memilah mana yang benar itu.Jgn kita asal baca atau dengar seseorang ngomong begini begitu kita terima langsung.Kita kan diberi oleh Allah Aqal,utk dapat berfikir dan memilih mana yang baik buat kita menurut agama.Mana yang bermanfaat dan mana yang sia-sia. Hanya sekian,mohon maaf dan,semoga kita terlindung dari taklid buta.Amin Yrbl. Wassalam.Rahima. __________________________________________________ Do You Yahoo!? LAUNCH - Your Yahoo! Music Experience http://launch.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

