> Date: Thu, 23 May 2002 14:51:40 +0700 > From: Hasan Basri <[EMAIL PROTECTED]>
Hasan Basri wrote: > > Dunsanak > Berita rancak dari Republika. > simaklah > salam > hasan 66 > Kamis, 23 Mei 2002 > Tak Tega Dustai Rakyat, Anggota DPRD Sumbar Mogok > > PADANG -- M Zen Gomo tak bisa mendustai hati nuraninya. Anggota DPRD Sumbar > dari Fraksi PAN ini melakukan mogok kerja. "Saya mogok kerja mulai > sekarang," kata lelaki pensiunan salah satu bank di Padang itu, Rabu (22/5). > > Alasan utama Gomo, dewan tidak memiliki sistem kerja yang jelas. Ia > menunjukkan, 55 orang anggota DPRD Sumbar setiap tahunnya menerima Rp 12 > miliar. Padahal, jika Peraturan Pemerintah (PP) No 110 Tahun 2000, tentang > kedudukan keuangan DPRD diterapkan maka akan ada penghematan dana Rp 7,304 > miliar, karena anggota dewan hanya akan menerima Rp 4,7 miliar. > > Gomo, satu dari 55 anggota dewan, kini tersisih di antara teman-temannya. Ia > tak disapa lagi. Dijauhi, bahkan dicibirkan. Kepada Ketua DPRD Sumbar Arwan > Kasri, Gomo sempat menulis surat yang isinya mengkritik kinerja DPRD Sumbar > yang sudah menyimpang dan terlibat kolusi dengan pihak eksekutif. > > "Selama belum ada tindakan terhadap hal itu, maka saya atas nama pribadi > mogok untuk bekerja sementara waktu, sebagai konsekuensi moral terhadap > harapan rakyat Sumbar," kata Gomo. Ia juga merasa DPRD tidak memiliki sense > of crisis. > > Ia membeberkan beberapa penyimpangan seperti anggaran dana tak terduga yang > ada di kantor gubernur untuk kepentingan 54 anggota dewan sebesar Rp 364,5 > juta, pemberian dari PT Semen Padang Rp 270 juta, bantuan Lebaran selama dua > tahun Rp 270 juta, bantuan bagi yang naik haji Rp 25 juta. Jumlah totalnya > Rp 929,5 juta. Pemberosan berikutnya yakni biaya perjalanan dinas Rp 3,4 > miliar. > > Pemborosan uang rakyat juga terjadi di DPRD Lampung Selatan. Baru dua hari > studi banding ke Jawa Timur mereka menghabiskan Rp 600 juta. Padahal, waktu > mereka masih delapan hari lagi dari 10 hari yang direncanakan. > > Studi banding ini merupakan yang ketiga kalinya. Setiap anggota memperoleh > uang jalan sebesar Rp 10 juta. Mereka disertai pendamping dari eksekutif, > staf DPRD, dan wartawan. > > Komisi C ke Gresik dan Bojonegoro. Komisi A, B, D, dan E ke Malang dan > Pasuruan. Menurut sumber Republika yang ikut rombongan, sebelum tiba di > tujuan, mereka menginap di Yogyakarta, Solo, dan Semarang, untuk malam > mingguan. > > Di Malang, anggota DPRD tak hadir ketika Seskab Malang menerimanya. Mereka > juga tak ikut meninjau koperasi susu di Pujon, melainkan kembali ke hotel. > Kunjungan ke lapangan lainnya pun tak dilakukan. Beberapa anggota dewan juga > tak ikut ke Pasuruan sebagaimana dijadwalkan. > > Bahkan, kata sumber tadi, ada beberapa anggota dewan yang langsung pulang ke > Lampung. Ada yang melanjutkan perjalanan ke Madura, Surabaya, dan Bali, > serta berumroh. rul/mur > > -------------------- RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

