Forwarded Message Follows:
From: Harmen <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tue, 28 May 2002 12:27:46 +0700
Subject: Fw: Boikot Produk Amerika-Zionis 
--------------

>
> FYI & action.!
>----- Original Message -----
>From: ENIF <[EMAIL PROTECTED]>
>To: Annes Abdullah <[EMAIL PROTECTED]>; Achmad Roni
><[EMAIL PROTECTED]>; Abdul Malik <[EMAIL PROTECTED]>; A Abdullah
><[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: Yusuf Sriyanto <[EMAIL PROTECTED]>; Yusnan <[EMAIL PROTECTED]>;
>Pramono Suparto <[EMAIL PROTECTED]>; John Rika Roza
><[EMAIL PROTECTED]>; John Rika Roza
><[EMAIL PROTECTED]>; Harmen <[EMAIL PROTECTED]>; Eka
>Srikayati <[EMAIL PROTECTED]>; Djoko R. Soenadji
><[EMAIL PROTECTED]>; Bahrudin <[EMAIL PROTECTED]>; Arianto Kumoro
><[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Tuesday, May 28, 2002 10:16 AM
>Subject: Boikot Produk Amerika-Zionis
>
>
>Majalah Suara Hidayatullah : Edisi Khusus Milad Ke-14 Mei 2002
>
>Surat untuk Redaksi:
>[EMAIL PROTECTED]
>
>Boikot Produk Amerika-Zionis
>McDonald's, KFC, A&W, dan produk lainnya masih tenang mengeruk uang rakyat
>Indonesia. Bagaimana di negara lain?
>
>Para ulama Hamas, Al Ikhwanul Muslimin dan berbagai organisasi perjuangan
>Muslimin di Timur Tengah telah menyerukan boikot terhadap produk-produk yang
>mendukung negara Zionis Israel. Syeikh Yusuf Qardhawi telah mengeluarkan
>fatwa yang sangat rinci mengenai seruan ini.
>
>Qardhawi mengatakan, haram hukumnya ummat Islam membeli produk dan barang
>dagangan Yahudi dan Amerika, dan menganggapnya itu sebagai salah satu dosa
>besar. Dia menambahkan, bahwa jihad sekarang ini hukum fardhu `ain (wajib)
>karena Yahudi menghalalkan segala apa yang diharamkan dan tidak mengindahkan
>norma-norma moral dan nilai-nilai kemanusiaan serta hukuman internasional.
>
>Produk-produk Amerika perlu diboikot, karena negara ini ikut membiayai
>negara Israel, berupa bantuan keuangan tiap tahun. Bahkan sebagian anggota
>Kongres Amerika kini sedang berusaha agar Presiden George W Bush menaikkan
>bantuan kepada Israel. Program bantuan luar negeri tahun 2002 yang telah
>disetujui Presiden Bush adalah US$ 2,04 miliar untuk bantuan militer dan US$
>730 juta bantuan keuangan, adalah hampir 20% dari total bantuan luar negeri
>Amerika ke seluruh dunia.
>
>Bentuk gerakan boikot yang paling sederhana adalah dengan tidak membeli
>produk-produk buatan Amerika dan Israel, atau produk dari negara manapun
>yang berhubungan baik dengan Israel. Hubungan itu bisa berbentuk kerja sama
>dagang, investasi, maupun pengembangan produk. Setiap Muslim bisa menahan
>diri untuk tidak membeli kebutuhan sehari-hari berupa makanan, minuman, atau
>pakaian yang bertanda "made in Israel" atau "made in USA" atau merek-merek
>yang memang dikenal berasal dari jaringan kedua negara itu.
>
>Misalnya, boikot terhadap perusahaan retail multinasional Marks & Spencer,
>asal Inggris, segera terjadi begitu perusahaan itu diketahui melakukan
>perdagangan dalam jumlah yang sangat besar dengan Israel. M&S juga secara
>sengaja mempromosikan perdagangan antara Inggris dan Israel. Bahkan di
>markasnya di London, secara terang-terangan M&S mengumumkan bahwa sebagian
>besar keuntungan yang didapat dari ribuan outletnya di seluruh dunia pada
>hari Sabtu Minggu, akan disumbangkan bagi Israel.
>
>Philip Morris, pabrik rokok terbesar di Amerika juga melakukan hal yang
>sama. CIA, Badan Intelejen Pusat Amerika Serikat berhasil mengungkap bahwa
>Philip Morris menyumbangkan 12% dari keuntungan bersihnya ke Israel. Jumlah
>perokok di seluruh dunia mencapai angka 1,15 milyar orang, 400 juta
>diantaranya adalah perokok Muslim, berarti 35% dari jumlah perokok dunia.
>Laba yang diraih oleh produsen rokok bermerek Marlboro, Merit, Benson, L&M
>itu setiap bungkusnya mencapai 10%.
>
>Amerika menjadi sasaran boikot, juga karena negara itu secara `istiqamah'
>menjalankan kebijakan membantu Israel mati-matian. Baik dari segi keuangan,
>militer, politik dan lain-lain. Boikot ini bisa dilakukan dengan tidak
>membeli produk-produk dari restoran fast-food Amerika yang memang terkenal
>di seluruh dunia. Misalnya McDonald's, Kentucky Fried Chicken, A&W dan
>lain-lain. Tingkat efektivitas boikot seperti ini baru akan terasa bila
>dilakuan selama beberapa tahun, dan tersedia cukup alternatif agar orang tak
>mudah tergoda untuk membeli produk-produk Amerika itu.
>
>Ada beberapa keberhasilan yang dicatat. Supermarket Sainsbury's asal Inggris
>terpaksa menutup semua outletnya di Mesir, sesudah beberapa bulan diboikot,
>meskipun perusahaan itu membantah bahwa mereka didukung negara Zionis.
>
>Maskapai penerbangan American Airlines yang hendak mengambil alih TWA (Trans
>World America) disarankan untuk menutup jalur penerbangannya ke Tel Aviv,
>meskipun jalur itu termasuk jalur yang laris. Lobi Zionis meyakini hal itu
>disebabkan meluasnya gerakan boikot terhadap semua perusahaan Amerika yang
>berhubungan dengan Israel.
>
>
>Jubilee Awards
>
>Menurut situs internet Virtual Israel pada 14 Oktober 1998, Perdana Menteri
>Benyamin Netanyahu menganugerahkan penghargaan tertinggi dari "Negara
>Israel" kepada sekelompok tokoh bisnis internasional. Jubilee Awards nama
>penghargaan itu, menandai hari ulang tahun negara Zionis itu yang ke-50.
>Tujuannya untuk menghargai tokoh-tokoh dan perusahaan itu atas usaha terbaik
>mereka memperkuat ekonomi Israel, melalui penanaman modal dan hubungan
>dagang.
>
>Di antara yang menerima penghargaan itu adalah sebagai berikut:
>
>Harry Stonecipher dari perusahaan industri pesawat terbang Boeing
>Dr. Ferdinand Piech dari perusahaan mobil Jerman Volkswagen AG
>Sir Richard Greenbury dari perusahaan retail Marks & Spencer
>Nicholas Frank Oppenheimer dari perusahaan berlian De Beers Consolidated
>Mines Ltd
>Peter Brabeck-Letmathe dari perusahaan susu dan makanan Nestle S.A.
>Franck Riboud dari perusahaan makanan dan minuman Danone
>Richard H. Brown Esq dari perusahaan telekomunikasi Cable & Wireless
>Christopher C. Galvin dari perusahaan telekomunikasi Motorola Inc.
>Ted Leonsis dari perusahaan sistem komputer dan internet AOL studios
>Dr. Heinrich Von Pierer dari perusahaan telekomunikasi Siemens
>Pascal Castres dari perusahaan kosmetika St Martin L'Oreal
>Roger S. Fine perusahaan produk kebutuhan bayi dan balita Johnson & Johnson
>Lucien Nessim perusahaan pakaian dan makanan Sara Lee
>Robert P. Van der Merwe dari perusahaan kebutuhan rumah tangga
>Kimberley-Clarke Eropa
>Salah satu penerima Jubilee Award itu, Robert P van der Merwe adalah
>Presiden perusahaan Kimberly-Clark Eropa. Kimberly-Clark adalah salah satu
>perusahaan terbesar di dunia pada bidangnya dengan keuntungan US$14 miliar
>per tahun. Merek ini memiliki produk di hampir semua jenis kebutuhan
>sehari-hari yang ada di semua pasar swalayan. Di antaranya adalah tisu
>Kleenex, produk-produk bermerek Andrex dan Kotex, juga produk-produk
>kebutuhan bayi Huggies.
>
>Di antara para penerima Jubilee Award itu, bukan saja melakukan hubungan
>dagang dengan Israel, tetapi juga melakukan investasi di negeri itu. Di
>antaranya Motorola dan perusahaan yang berafiliasi dengan General Motors,
>Delco, sedang mempersiapkan pembangunan pabrik microchip senilai US$ 1
>miliar di Israel. Intel mengumumkan rencananya membangun sebuah pabrik
>senilai US$ 1,6 miliar. Volkswagen berencana melakukan investasi senilai US$
>210 juta pada sebuah pabrik barang-barang logam magnesium di dekat Laut
>Mati.
>
>Perusahaan tenaga listrik Israel Bezel yang bermitra dengan AT&T yang di
>dalam kemitraan itu juga melibatkan British Telecom. AT&T, yang merupakan
>perusahaan raksasa asal Amerika, akan menjadi host bagi jaringan internet
>dan komputer Angkatan Bersenjata Israel (Israeli Defence Force). Keputusan
>itu menyusul sebuah serangan yang dilancarkan para hacker komputer yang
>berhasil melumpuhkan situs internet AB Israel itu. Hal ini dikonfirmasi
>sendiri oleh pihak militer Israel pada 26 Oktober 2000.
>
>
>Perhimpunan Muslimin Amerika untuk Yerusalem telah mengeluarkan pernyataan
>pers, berupa seruan untuk memboikot perusahaan kosmetik Estee Lauder. Ronald
>Lauder, CEO Estee Lauder International adalah seorang Zionis yang bekerja
>sama dengan lembaga Israel yang kegiatan utama menjarahi tanah-tanah
>Palestina, bernama Dana Nasional Yahudi (Jewish National Fund). Lauder juga
>secara terang-terangan menentang hak orang-orang Palestina untuk kembali ke
>kampung halaman.
>
>Ada banyak LSM internasional yang menjadi sponsor gerakan boikot
>besar-besaran ini. Di antaranya Pita Hijau (Green Ribbon) dan Komisi Hak-hak
>Azasi Manusia Islam (Islamic Human Rights Commission), Islamic Party of
>Britain, Forum Hak-hak Azasi Muslim Internasional (International Muslim
>Rights Forum: IMRF) yang bermarkas di Teluk. Lembaga yang terakhir ini telah
>melancarkan sebuah kampanye boikot besar-besaran pada produk-produk Amerika
>terkenal.
>
>Produk-produk itu adalah maskapai penerbangan TWA yang kini sudah bangkrut
>dan tutup. Pakaian jeans Levi's dan Wrangler, industri perbankan Citibank,
>minuman ringan Coca Cola, Sprite, Fanta, Maxwell House Coffee, serta
>produk-produk kebutuhan bayi Pampers. Mobil-mobil buatan GM, Ford,
>DaimlerChrysler, peralatan kosmetik Revlon, Estee Lauder. Kartu telepon
>internasional AT&T, rokok Marlboro, produk pembersih Ariel serta produk
>telepon genggam yang sedang laris di tanah kita Nokia.
>
>
>Anjlok 40%
>
>Sebuah laporan di Amerika menyatakan bahwa kampanye boikot terhadap
>produk-produk Amerika di negara-negara Arab telah mengakibatkan kerugian
>sampai 40% dalam dua bulan terakhir ini.
>
>Laporan itu dikeluarkan oleh Dewan Nasional Amerika untuk Hubungan AS-Arab,
>menyatakan bahwa penjualan barang-barang seperti mobil, minuman, dan makanan
>di kawasan Teluk telah menurun sampai 40% karena kampanye itu.
>
>Laporan yang disusun oleh John Anthony, ketua dewan itu, mengatakan bahwa
>kampanye tersebut berhasil karena ceramah-ceramah agama dan berbagai
>organisasi mahasiswa telah menyebarluaskan daftar produk-produk Amerika baik
>di mimbar-mimbar, di kampus, di sekolah-sekolah, internet, dan SMS.
>
>Laporan itu dipublikasikan suratkabar Uni Emirat Arab Al Ittihad, 21 April
>lalu, dan mengatakan bahwa sebagian perusahaan restoran fast-food itu telah
>mengumumkan bahwa sebagian dari keuntungan mereka akan disumbangkan kepada
>rakyat Palestina. Beberapa perusahaan mobil Amerika juga telah menurunkan
>harga jual mobil-mobilnya.
>
>Jaringan restoran McDonald's dan Kentucky Fried Chicken dilaporkan yang
>paling parah terkena akibat kampanye itu. Laporan itu mengutip pernyataan
>para pengelola restoran tersebut, bahwa kampanye boikot bukan saja diikuti
>oleh warga Arab setempat tetapi juga oleh wisatawan dan pekerja asing.
>
>Laporan itu mengatakan bahwa masa depan kepentingan Amerika di kawasan Teluk
>mengkhawatirkan, karena kampanye boikot itu diperkirakan juga bakal
>menyentuh bentuk-bentuk perdagangan lainnya seperti pertahanan, investasi,
>kerja sama teknologi, waralaba. Apalagi beberapa saat sebelum selesai dari
>jabatannya Presiden Bill Clinton menyatakan dukungannya bila Israel mau
>memindahkan ibukotanya dari Tel Aviv ke Yerusalem.
>
>Sementara itu, tuntutan bangsa-bangsa Uni Emirat Arab agar kehadiran tentara
>Amerika di Teluk segera diakhiri juga semakin menguat. Bahkan mereka
>mendesak agar kerja sama militer antara Teluk dan Amerika dikurangi.
>
>Kebanyakan warga Emirat yang diwawancarai situs IslamOnline.com mengakui
>sulitnya mengenyahkan angkatan perang AS dari Teluk, tetapi bila
>pemerintah-pemerintah di kawasan Teluk bisa mengurangi kerja sama militernya
>dengan AS, maka mereka akan mendapat dukungan dan legitimasi yang lebih kuat
>dari rakyatnya.
>
>Bagaimana dengan di Indonesia? Kita tunggu gerakan boikot besar-besaran
>itu..
>
>Diolah dari situs The Friends of Al-Aqsa, Inovative Minds, Eramuslim.com,
>dan The Washington Post
>
>
>----------------------------------------------------------------------------
>----
>
>Artikel terkait:
>
>Jati Diri Yahudi dan Ramalan Rasulullah
>Konspirasi Kristen dengan Yahudi Menghancurkan Islam
>Prinsip-prinsip Gerakan Zionisme
>Dajjal itu Zionisme Berwajah Amerika
>Mukjizat-mukjizat Allah di Palestina
>Boikot Produk Amerika-Zionis
>Poster Boikot Johnson&Johnson
>Poster Boikot Coca-cola
>Poster Boikot Sara Lee
>
>
>Copyright� Suara Hidayatullah, 2002
>Contact: webmaster
>
>
>
>



RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke