maaf uwan esteranch, saya tidak simpati sedikitpun terhadap perilaku orang yang membenarkan poligami TETAPI menentang poliandri;
menerima apalagi melakukan poligami seperti anda, namun menentang poliandri, adalah perwujudan kesewenang-wenangan, perwujudan perilaku uncivilized yang menempatkan lelaki berkuasa di atas perempuan; lalu agama hanya menjadi alat pembenar, menjustifikasi tindakan bernuansa birahi dan penguasaan laki-laki terhadap wanita; apa alasan yang masuk akal jika kita menerima (belum melakukan) poligami tapi tidak menerima poliandri? * jumlah wanita lebih banyak dari pria* ada yang bilang jumlah wanita 2 kali bahkan 4 kali jumlah lelaki, bodoh! gunakan otak dan pengetahuan! baca buku baca koran, buka website population dimana-mana, jangan cuman dengar kata orang tua, ulama yang memang mewarisi budaya purba yang menempatkan perempuan adalah properti, benda hak milik laki-laki; sama halnya seperti rumah, ternak, etc. jumlah laki-laki dan perempuan itu dimana-mana sama! sama! jika pun ada kelebihan perempuan dalam satu populasi tidaklah signifikan. Lalu, apkah ini bisa menjadi alat pembenar untuk berbini samapi 4 orang? kalau memang alasannya jumlah perempuan lebih banyak dari pria, saya rasa (maaf) apa tuhan atau rasul tidak salah hitung sehingga memberi toleransi sampai empat? Lalu bagaimana di di tempat yang laki-laki lebih banyak dari perempuan,kenapa tidak dibuka kemungkinan prempuan boleh punya suami lebih dari satu? * poliandri tidak "pantas", tidak diterima masyarakat sosial* iya, orang akan mencap gila di sini jika ada seorang perempuan bersuami lebih dari satu; tapi tidak untuk lelaki yang beristri lebih dari satu; why? jelas, krn kita mewarisi budaya purba yang jauh kurang beradab dari nilai-nilai yang seharusnya kita sudah anut sekarang; tapi anda jangan salah, di banyak tempat di dunia ini, seperti di daerah tertentu di india dan di nepal, poliandri adalah bagian dari kultur masyarakat di sana; * tidak bisa menentukan bapak dari anak yang lahir dari perempuan yang bersuami lebih dari satu * kalau ini alasannya, saat ini dengan teknologi medis yang sudah sangat berkembang bukanlah perkejaan susah untuk menentukan siapa bapak dari seorang anak, meskipun ibunya bersenggama dengan banyak pria * poligami adalah untuk menghindari perselingkuhan* alasan gila, yang tidak pantas dijadikan alasan oleh ajaran agama; agama penegak moral kok mentolerir nafsu birahi? dari pada nyeleweng makn dibolehkan berbini sampai empat! enak aja! agama sudah jelas melarang orang untuk berzinah, selesai! birahi ilegal ditolerir oleh agama...kalau begitu jangan dilarang orang nyopet, karena daripada ngerampok? lagipula kalau dengan alasan yang sama: daripada perempuan berselingkuh lebih baik 'kan dia bersuami lebih dari satu? iya, kan? emang birahi bejat laki-laki saja yang boleh ditolerir oleh agama dengan memberikan kesempatan beristri banyak, emang perempuan gak boleh memuaskan nafsu birahinya dengan 'legal approval' dari agama seperti laki-laki..uh! * poligami itu tidak gampang, banyak syaratnya * mau beristri lebih dari satu itu tidak gampang, banyak syaratnya, harus adil, harus begana-begini...oklah, kalau begitu kenapa tidak diboleh kan juga polaindri dengan syrat-syarat tertentu? kenapa? woii, kenapa? tapi, prakteknya adalah, karena agama telah mengendorse pengumbaran birahin ini secara legal, sekali lagi secara legal-religiustik (ini istilah gue aja he..he..)telah mendorong laki-laki islam untuk berbini lebih dari satu. Dan dikampung-kampung banyak sekali Pak Haji yang berbini dua, tiga, atau emapt. Why? sederhana saja umumnya yang bisa naik haji di kampung adalah yang kaya-kaya dan banyak duit. Dan pada prakteknya, hampir semuanya poligamer itu adalah karena kebutuhan birahi, seks, atau cinta taik kucing dari laki-laki. Omong kosong, kalau ingin mengangkat derajat wanitanya. Kalau ingin memabntu wanita yang berkekurangan.. sumbangin duit, sekolahin anaknya, bukan dikawinin dan disenggamain. Sekarang kita minta jawaban jujur dari orang-orang yang berbini lebih dari satu. Saya rasa banyak yang kawin karena pingin kawin lagi. Hanya seidkit sekali mungkin kalau ada, katakan karena membantu sang wanita dari posisi yang rendah secara ekonomi atau sosial. Lagian yang kawin lagi juga biasanya juga nyari perempuan yang cukup cantik, bukan nyari janda miskin dengan tujuh anak misalnya. entahlah esteranch labeh. Nah, kalau karena alasan ekonomi, kenapa perempuan yang berharta lebih tidak dibuka ksempatan oleh agama untuk mengawini laki-laki yang perlu dibantu secara sosial atau ekonomi? * agama tidak menyuruh orang berpoligami, bahkan mengaturnya secara ketat* lho, kok.. sesuatu yang diatur itu artinya boleh; keheranan saya adalah agama yang dianggap pembawa nilai luhur, penegak moral, melegalkan, dan secara fakta mendorong terjadinya poligami yg faktanya juga sekedar meneruskan dan menjustifikasi tradisi penguasaan laki-laki terhadap wanita, tradisi diskriminatif di kalangan masyrakat. setidak-tidaknya seperti berita yang saya forward kemaren, terlihat sebagian uamt islam dengan gilanya malah menganjurkan sosialisi poligami; sinting! * bagaimana kalau perempuan tidak bisa memberikan anak? * bah, anda bisa angkat anak..selain itu, bagaimana kalau lakinya yang mandul? boleh, nggak wanitanya punya suami lagi? imho, saya setuju saja poligami selama perpempuan juga mendapat hak sama untuk berpoliandri; selama itu tanpa unsur paksaan, dan sosial masyarakat bisa menerima dan menghargai dengan baik; tanpa dibolehkannya poliandri saya menentang poligami; namun, berfikir secara ideal, bahwa agama adalah benteng moral, pembawa nilai luhur, seharusnyalah agama melarang poligami dan poliandri; jadi, bagi saya apapun alasan uwan estranch labeh berbini dua, entah karena merasa duitnya banyak (seperti ybs. ulas dulu), atau permasalahan dengan istri pertama, atau karena birahi, atau karena emang kecentilan, dll. saya baru bisa memahami tindakan pak esteranch apabila dia juga rela jika salah satu istrinya nanti pingin nambah suami, ketika sang istri memiliki alasan yang sama ketika uwan esteranch memutuskan untuk berbini duo; begitu, uwan.. jangan berang pulo, begitulah posisi saya, wass., =hz urpas= --- In [EMAIL PROTECTED], "esteranc" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Upeh > Walaupun saya sayang kamu > tapi kamu telah meludahi muka abangmu ini > Berani nian dikau menghujat syariah > di saat abangmu telah beristri dua > sementara dikau > belum satu "biji"pun termanfaatkan > Trauma masa kecil terhadap perempuan > tak bisa dijadikan justifikasi > untuk menghantam syariah, Upeh > > Upeh > poligami itu bukan ajuran dan bukan larangan > poligami itu pilihan > ada syarat-syarat yang sangat ketat di dalamnya > ada sejumlah prakondisi yang harus dipenuhi > kalau semua itu tak bisa dipenuhi > cukup 1 istri saja. > Nikah adalah jalan Allah > daripada enggak sama sekali seperti dikau > yang hanya berkoar-koar doang. > Jalan mana yang hendak dikau tempuh? > Living single? Apa ubahnya dikau dengan umat Nabi Luth! > Pengabaian biji-biji kodrati. > > Think about it. > > Esteranc Labeh > SurauWatch > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "Urpas" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > nih..orang-orang yang memperjuangkan syariat "islam" yang (menurut > saya) gak > > punya otak, dan hati nuraninya buta dalam kerangkeng baja syariat > ala > > jazirah arab 1500 tahun yang lalu; > > uh, rendahnya syariat islam, yang mengajarkan poligami sebagai > sebuah bagian > > dari ajarannya; > > agama yang semestinya berdiri di barisan terdepan dalam menegakkan > moral, > > keadilan, kesamaan hak, > > garda terdepan dalam membela yang lemah terhadap kesewenang- > wenangan yang > > kuat; > > bukan menjadi alat justifikasi memenuhi keinginan dan keserakahan > laki-laki; > > ajaran poligami tidak pantas berada dalam bingkai aturan agama; > > > > gerakan yang semakin kuat untuk menegakkan syariat "islam" (baca: > sebuah > > syariat yang mengatur masyarakat nun di jazirah arab sana 1500 > tahun yang > > lalu) di berbagai daerah perlu diwaspadai dan dicounter demi > tegaknya > > keadilan bagi umat; > > > > wass., > > > > =hz urpas= > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

