Waalaikum salam Wr.Wb. Begitu toh..masalahnya saya biasa hidup di P.Siantar,yang tua dipanggil "kakak",yang muda "adek",yang jauh tuanya,"ibu",atau "bapak". Kemudian hampir 13 thn di Mesir,yang tua dipanggil "Ablah",yang muda,dipanggil nama saja.Kalau alim Ulam dipanggil ya "Ustadz/ah..ya..Duktuuraah".
Anehnya lagi,sblm umur saya diketahui oleh ibu-ibu diplomat,juga lokal staff di Kairo itu,karena badan saya yang kecil,..gaya masih nampak mahasiswinya,dimana sikap manja saya yang ngak bisa disembunyikan sama sekali.Maka hampir semua orang memanggil saya "dek Rahima",akhirnya saya panggil semuanya"kakak,ibu,..",tetapi setelah perkenalan ulang,orang pada tahu umur saya,ternyata jauh lebih tua saya dari mereka,..kaget.."sialan,..saya panggil adek rahima selama ini,kalau gitu panggil kakak saja lagi,semenjak itu bagi yang muda dari saya panggil kakak". Lain dgn di tempat saya mengajar,..karena kecilnya badan saya juga,kalau pakain seragam SLTA,sama lah saya dgn mereka,kenapa..?saya ngak pakai lipstik,atau make up layaknya seorang guru,dimana jalan saya cepat lagi,ngak ayu..dan alun-alun kayak guru yang lain,maka guru-guru,maupun kepala sekolah sendiri,jarang panggil saya Ibuk Rahima,(sbgmn biasanya),tapi panggil saya nama saja,..atau ada yang panggil adek,..(sampai ada yang bilang,..pada saya,..segi ilmu,kamu kayaknya sdh dewasa amat,..tapi segi sikap,dan penampilan saya,yang tak bermake-up itu,membuat saya masih nampak kekanak-kanakan).Maka banyaklah yang menyarankan saya agar berlipstik.bedak saya saja biasanya cuma bedak "baby powder".Dan terus terang sikap manja saya,sampai sekarang,ngak bisa hilang-hilang.Pingin sih mendewasakan diri,bahkan menghilangkan sikap manja itu.Tapi bertahap dulu.Ngak bisa secepat itu hilangnya. Hari pertama saya pakai lipstik,..mau tahu ngak Uni Evi,..?Ngak bisa makan,takut keracunan.Akhirnya saya lap.Dan saya ngak bisa jalan lambat lagi.Tapi lama kelamaan bisa juga berlipstik.Hanya saja,sampai sekarang,jarang saya pakai.Dan suami saya senangnya saya ngak berlipstik sih(biar gampang dicium katanya,he..he..cuma canda doank,tapi beneran juga ngak apa-apa). Wah..lari cerita kita ini ni,..dari panggilan,sampai ke lipstik,...Udahan deh..Uni juga bagi pengalamannya yah..(tapi Uni Evi kayaknya pintar deh bergaya,bermake up gitu,habis centil sih..he..he..maaf nih..).Biar mail kita ngak serius melulu. Salam Menang Dunia selalu. Wassalam Dinda Rahima. --- Evi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualaikum, > > Dalam hal panggil memanggil ini saya punya cerita. > Dulu waktu SMP kelas I saya sempat sekolah di > Semarang. Hari pertama saya menginjak tanah Jawa > Tengah, saya sungguh tercengang-cengang karena mulai > dari pembantu rumah tangga, tukang sayur, tukang > beca sampai kernet bus yang sudah tua-tua itu > memanggil saya Mbak. Sampai di sekolah saya lebih > takjub lagi karena pak dan bu guru memanggil Mbak > kepada semua murid perempuan dan mas kepada semua > murid laki-laki. Saya tanyakan kepada mak Tuo saya > yang sudah jadi orang Jawa (habis sepanjang hidupnya > menetap disana) mengapa mereka memanggil saya > demikian dan beliau hanya menjawab begitulah cara > orang Jawa menunjukan penghormatan diri mereka > kepada eksistensi orang lain. > > Dan sepanjang pengetahuan saya dikampung saya memang > tidak pernah orang berumur diatas saya memanggil Uni > kepada saya. Lain halnya bila saya berada di > tempat-tempat umum dan bersua dengan orang-orang > yang tidak saya kenal dengan baik. Kecuali Ibuk, > mereka akan menghimbau Uni. Dari sana saya sedikit > menyimpulkan bahwa panggilan Uni di RN juga tidak > lebih seperti cara sikap orang Jawa dalam menunjukan > eksistensi kehormatan diri mereka. Panggilan Uni > bukan berarti mereka lebih muda usianya dari kita. > Itu hanyalah sebentuk ungkapan "netral" dari adab > sopan-santun yang kebanyakan diterima orang. Jadi > kalau lain kali Dinda Rahima bingung dengan cara apa > harus membalas bila dipanggil orang Uni, sebut saja > "Angku" kalau mereka menggunakan nama laki-laki dan > "rangkayo" kalau mereka menggunakan nama perempuan. > Sedikit banyak, ini akan mengurangi salah oper bola. > > > Tapi kalau masih enjoy mau panggil "adek" juga tak > apa-apa. Kasih catatan pendahuluan, "Uni tidak > bermaksud tak hormat lho, cuma hari ini Uni senang > sekali dapat mail dari "adek" jadi tak tahan kalau > tidak bercanda." > > Salam word cup dari jauh > > Evi > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup http://fifaworldcup.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

