Dear Ronal,

Terimakasih atas tulisannya. Isinya sangat mengena dihati. Setiap orang memerlukan kata 5 huruf ini ....C  I  N  T  A

keluarga terdekat Ronal sangat beruntung mempunyai anggotanya keluarganya yang dapat berkata seindah pujangga.....

Ries Woodhouse

>From: ronal chandra <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [RantauNet] Rembulan diujung dahan
>Date: Sun, 2 Jun 2002 21:46:00 -0700 (PDT)
>
>Assalaamu'alaikum Wr..Wb
>
>The real truth about Love
>
>Manusia emang makhluk rumit. Dan suka aneh sendiri.
>Hal-hal yang pingin
>kitaomongin, atau yang harus kita bilang, justru malah
>nggak pernah kita
>ungkap. Parahnya lagi, kita terbiasa pake
>simbol-simbol atau kata-kata lain
>buat nunjukin arti sebenernya. Walhasil, seringnya
>maksud kita itu jadi
>nggak terkomunikasikan dan bikin orang lain ngerasa
>bete, nggak disayang,
>nggak dihargai.
>
>Iya sih, ada saat-saat kita ngerasa nggak nyaman
>mengekspresikan cinta
>yang kita rasa. Karena takut mempermalukan orang lain,
>atau diri kita
>sendiri, kita ragu buat bilang, "I love you". Jadinya,
>kita menyampaikan
>perasaan itu lewat kata-kata yang lain; "jaga diri
>baik-baik", "belajar yang bener",
>"hati-hati di jalan", "jangan ngebut", "jangan lupa
>makan",dll .
>
>Tapi, sebenernya, itu cuma opsi-opsi lain dari
>perkataan yang
>sesungguhnya;"saya sayang kamu", "saya peduli sama
>kamu", "kamu sangat berarti buat
>saya", "saya nggak mau kamu terluka".
>
>So, nggak ada salahnya kita coba MENDENGARKAN CINTA
>lewat
>kalimat-kalimat yang dikatakan orang lain. Ungkapan
>eksplisit itu penting, tapi
>bagaimana kita mengungkapkannya bisa jadi jauh lebih
>penting.
>
>Setiap pelukan bermakna cinta meski kata-kata yang
>keluar sangat berbeda.
>Setiap perhatian yang diberikan orang lain menyimpan
>cinta walau bentuknya
>kaku, atau mungkin kasar. Yang pasti, kita harus
>mencari dan mendengar cinta
>yang ada di baliknya.
>
>Seorang ibu bisa ngomelin anaknya karena nilai rapot
>atau kamar yang
>berantakan. Si anak mungkin hanya mendengar omelannya.
>Tapi kalo dia
>bener-bener MENDENGAR, dia bakal mendapatkan cinta di
>sana. Kepedulian
>dan cinta ibunya muncul dalam bentuk omelan. Tapi
>gimana pun juga, itu
>adalah cinta.
>
>Seorang gadis pulang larut malam, dan akhirnya dapet
>kuliah gratis dari
>bokapnya. Gadis itu cuma nangkep kemarahan sang bokap.
>Tapi kalo dia
>mencoba untuk MENDENGARKAN CINTA, dia bakal
>menemukannya. "Kamu gimana sih,
>Papa jadi khawatir sama kamu," kata bokapnya. Tau
>nggak, itu sama aja dengan
>"Papa sayang dan peduli sama kamu. Kamu sangat berarti
>buat Papa" yang
>sayangnya, nggak tersampaikan dengan lisan.
>
>Kita mengungkapkan cinta dalam banyak cara-hadiah
>ulang tahun,
>pesan-pesan kecil, dengan senyuman, dengan air mata.
>Cinta nggak hanya ada dalam
>kata-kata, tapi juga dalam diam. Dan seringkali kita
>menunjukkan cinta
>dengan memaafkan orang yang nggak mau mendengar cinta
>yang kita
>sampaikan.
>
>Masalah dalam "mendengarkan cinta" adalah kesulitan
>dan keterbatasan
>kita untuk mengerti bahasa cinta yang dipakai orang
>lain. Yang kerap
>terjadi, kita jarang mendengarkan orang lain. Kita
>mendengar kata-kata, tapi
>kita nggak mempertimbangkan ekspresi atau
>tindakan-tindakan yang mengiringi
>kata-kata itu. Sering juga kita cuma bisa mendengar
>hal-hal
>negatif-penolakan, kesalahpahaman-dan mengabaikan
>cinta yang menjadi
>dasarnya.
>
>Dengerin deh, cinta-cinta yang ada di sekitar kita.
>Kalo kita bener-bener
>berusaha mendengarkan, kita bakal temui bahwa kita
>sebenarnya memang
>dicintai. Mendengarkan cinta bisa membuat kita sadar
>bahwa dunia ini
>adalah tempat yang begitu indah.
>
>Cinta adalah anugerah. Membuat kita tertawa. Membuat
>kita bernyanyi.
>Membuat kita sedih. Membuat kita menangis. Membuat
>kita bertanya
>"kenapa?"
>
>Membuat kita menerima.Membuat kita memberi. Dan yang
>paling penting,
>membuat kita hidup.
>
>Bukanlah kehadiran atau ketidakhadiran yang penting;
>kita nggak perlu
>merasa kesepian meski kita sedang sendiri. Sendiri itu
>perlu, lho. Dan itu
>jangan sampe membuat kita jadi kesepian. Yang jadi
>masalah bukan berada
>bersama seseorang, tetapi berada untuk seseorang.
>
>Jangan pernah ragu nyatakan cinta. Jujurlah dengan apa
>yang kita rasa dan
>katakan. Nggak ada ruginya mengekspresikan diri. Ambil
>kesempatan
>untuk mengungkapkan pada seseorang betapa pentingnya
>dia buat kita. Lakukan,
>buat perubahan, hindari penyesalan.
>
>Satu lagi, tetaplah dekat dengan kawan dan keluarga,
>karena mereka udah
>berjasa membangun diri kita yang sekarang. Cinta
>memang ada untuk
>ditebarkan. Dan saat cinta yang kita berikan diterima,
>atau dibalas,
>itulahsaat hidup menjadi penuh makna.
>
>wassalam
>
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup
>http://fifaworldcup.yahoo.com
>
>RantauNet http://www.rantaunet.com
>
>Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
>===============================================
>Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
>ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
>Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
>-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
>-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
>Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
>===============================================


Chat with friends online, try MSN Messenger: Click Here
RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

Kirim email ke