|
----- Original Message -----
Sent: Sunday, June 09, 2002 8:14 AM
Subject: Prihal : Klarifikasi tentang diskusi panel LASP
Prihal: KLARIFIKASI DISKUSI PANEL L ASP
Kami telah memperhatikan secara saksama berbagai pemberitaan di
media cetak maupun televisi di Padang maupun luar Padang, mulai sejak 29 Mei
s/d. 9 Juni 2002. Seperti yang kami perkirakan sejak semula acara Diskusi Panel
Transparansi, Kepastian Hukum dan Implikasi Maklumat "Masyarakat Sumatra Barat"
tentang PT Semen Padang akan sulit direalisir sebagaimana yang diharapkan.
Kami amat memahami berbagai reaksi ataupun respon yang kemudian
timbul di berbagai media, terutama di media massa lokal. Meskipun demikian, amat
disayangkan reaksi itu ternyata lebih banyak hanya terfokus pada soal gagalnya
acara, sehingga reaksi itu menjadi lebih berkesan dipolitisir sedangkan
substansi acara tidak terungkap secara proporsional.
Kami juga menyadari bahwa kurang adanya perhatian terhadap
substansi acara diskusi panel itu adalah merupakan refleksi dari masih rendahnya
pemahaman berbagai pihak sesuai dengan perannya masing-masing. Setiap pemangku
kepentingan atau para pihak (stake-holders), termasuk media massa, yang
merupakan pilar penting mendorong proses demokratisasi dan pencerahan
masyarakat, tidak patut bersikap partisan dan tidak proporsional. Kami menilai
ini merupakan masalah kita bersama yang harus dijadikan PR dalam rangka
mewujudkan cita-cita pembangunan yang demokratis dan berkeadilan.
Berkenaan dengan ini kami klarifikasikan bahwa:
- Insiden pelemparan kursi telah dilakukan oleh seorang baya yang berada
ditengah kelompok mahasiswa mengenakan jas seragam allmamaternya, dan kami
sudah memahami bahwa kelompok mahasiswa tersebut tidak pernah diakui sebagai
mewakili mahasiswa Sumatera Barat yang kami percaya masih lebih banyak yang
mampu berfikir logis, rasional dan objektif. Pelemparan kursi oleh lelaki baya
itu sendiri telah mengenai salah seorang aparat Polri, bukan Ketua Pantia.
Insiden pelemparan kursi telah segera diproses secara hukum oleh Polri sesuai
dengan fungsinya yang diatur Undang-Undang.
- LASP sebagai sebuah lembaga independen dengan integritas yang sangat
terjaga dan sudah eksis sejak Tahun 1997, tidak pernah terlibat di dalam
polemik pro kontra mengenai spin-off atau put option. Kami
mendorong agar berbagai pihak sesuai dengan perannya masing-masing tidak hanya
memandang persoalan secara hitam putih antara kegiatan akademis guna membahas
maklumat dan hubungannya dengan penggalangan sikap pro dan kontra
spin-off ataupun put option.
- Kepada masyarakat Sumatra Barat dan Indonesia pada umumnya kami sampaikan
bahwa LASP bukan pendukung Cemex dan juga bukan pendukung PT Semen Padang
dengan manajemen seperti sekarang yang kami nilai masih jauh dari pengelolaan
perusahaan di atas prinsip good corporate governance.
- LASP berinisiatif menyelenggarakan acara diskusi panel maklumat dalam
rangka memaksimalkan pelaksanaan mekanisme konsultasi publik atas setiap
kebijakan-kebijakan yang mempunyai implikasi terhadap masyarakat luas. Faktor
inilah yang tidak terjadi dalam proses lahirnya Maklumat Masyarakat Sumatera
Barat tentang PT. Semen Padang.
- Diskusi Panel ini hanya bertujuan melakukan telahaan akademis terhadap
Maklumat sebagai sebuah keputusan politis maupun hukum serta mengkaji
implikasinya guna menguji sejauh manakah maklumat itu benar-benar strategis
sebagai instrumen perjuangan dan sejauh manakah hak-hak dan kepentingan
mayoritas masyarakat (Lubuk Kilangan khususnya dan Sumbar pada umumnya)
terakomodir didalamnya.
- Meskipun diskusi panel ini amat rentan dengan nuansa politis, LASP tidak
berkompeten meresponi reaksi politisasi yang sudah cukup diketahui mengandung
indikasi agenda politik mengatasnamakan masyarakat Sumatera Barat untuk
melanggengkan KKN sistemik dalam pengelolaan BUMN.
- LASP akan selalu konsisten mengajak berbagai pihak untuk tidak membiarkan
adanya upaya pembungkaman kebebasan berfikir dan kebebasan intelektual dalam
batasan objektifitas, rasional dan proporsional agar masyarakat ilmiah dapat
menjalankanan peran semestinya dalam rangka bersama-sama berupaya mewujudkan
cita-cita pembangunan. Sebagai daerah dengan mayoritas penduduknya orang
Minangkabau yang dikenal menghargai polarisasi (perbedaan) pendapat,
selayaknya kita tidak mau semakin tidak dianggap dalam kehidupan berdemokrasi.
- Sebagian besar peserta yang terdiri dari kelompok intelektual, praktisi,
mahasiswa, aktivis LSM dan warga masyarakat yang berminat mengikuti pembahasan
diskusi telah menerima dan akan dapat mempelajari secara saksama semua makalah
dari para panelis seperti DR. Indria Samego, Prof. DR. Hikmahanto Juwana, SH.,
DR. Bismar Nasution, Andrinof A. Ch. dan Saldi Isra, SH.,MPA. Untuk ini misi
akademis acara diskusi panel tetap berjalan.
- Atas masukan perlunya melanjutkan diskusi ilmiah dengan melibatkan secara
langsung para penandatangan Maklumat dan sebagainya, LASP menyatakan kesediaan
bekerjasama dengan pihak manapun. LASP sangat menghargai apabila ada kesadaran
berbagai pihak untuk melakukan telahaan ilmiah lebih mendalam guna mencari
strategi dan pilihan-pilihan yang lebih akurat dan argumentatif dalam rangka
memperjuangkan reformasi pengelolaan BUMN di atas prinsip, tujuan dan langkah
nyata memposisikan mayoritas masyarakat lokal sebagai pemanfaat pembangunan.
Semoga telaahan akademis Maklumat "Masyarakat Sumbar"
tentang PT Semen Padang secara substansi menjadi semakin banyak mendapat
perhatian.
Padang, 9 Juni 2002
Panitia Penyelenggara Diskusi Panel
Ketua,
Sekretaris,
Oktavianus Rizwa,
SH. Drs.
Edi Indrizal, M.Si.
Do You Yahoo!? Sign-up
for Video Highlights of 2002 FIFA World Cup
|