2)Untuk Mengenal Alam raya,dgn segala keindahan dan seninya,serta mengenal manusia dan penciptaannya."Berjalanlah dimuka bumi,maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia),dari permulaannya,kemudian Allah menjadikannya sekali lagi"(Q.S. Al Ankabuut 20) 3)Bertujuan utk I'tibar,dan semacamnya.,dari peristiwa sejarah,atau fenomena alam.Inilah tujuan wisata yang digarisbawahi oleh Al Qur'an.Dgn menurutkan kitab suci Al Qur'an.
Saudara-saudara sekalian.Di tinjau dari tujuan Wisata yang di anjurkan Allah diatas,dapat kita mengambil kesimpulan.bahwa pandangan agama dalam masalah Wisata ini ,justru sangat dianjurkan sekali.Asalkan dgn tujuan seperti yang tercantum diatas.meskipun pada akhirnya juga "parawisata",merupakan ,sumber ( Income dana) dari suatu daerah,atau Negara,dlm cakupan yang lebih luas lagi. Rasulullah bersabda"kamu lebih mengetahui ttg urusan dunia kamu,sedangkan aku lebih mengetahui ttg urusan akhiratmu". Bila Suatu daerah,atau Negara ingin membuka suatu wilayah utk tujuan "wisata",atau "menarik para Tourist",maka yang perlu diperhatikan adalah hal-hal diatas.Sepanjang pencarian dana,utk kemajuan suatu daerah atau Negara,..jalannya itu baik,..aturannyapun baik,..pengelolaannya baik,dgn arti kata,jauh dari hal-hal yang merusakkan.Hal itu perlu di lestarikan.Seperti melestarikan alam ciptaan Allah ini,sekalian,pemasukan,sumber mata pencaharian.Utk menyambung dan mempertahankan hidup seseorang harus bekerja. Dan bagi daerah Sumbar,..yang memang sangat kaya dgn alamnya,..kita rasa,..ini merupakan karunia illahi,yang pantas utk di syukuri.Cara mensyukurinya,..dgn menjaga dan merawat alam tsb,..dari tangan-tangan jahil,..dan usil.Sehingga kita tdk terkena dgn Firman Allah"Telah nyata kerusakan dimuka langit dan permukaan bumi ini dgn tingkah dan ulah manusia itu sendiri". Jadi niat pertama,..utk membuka "parawisata",dan menarik orang utk datang ke Sumbar,via alam ini,adalah,..keikhlasan,..utk "melestarikan alamnya",agar dunia tak sedih lagi,..karena kelestariannya sdh tak terjaga lagi.Yang kedua,..baru pakai pepatah "sekali berenang dua tiga pulau terlalui",maksudnya,..sekalian,..pelestarian dan perawatan tadi,..juga dapat dijadikan sumber mata pencaharian,utk melanjutkan suatu ekosystem dari suatu kehidupan.Manusia kalau tdk bekerja,.dan tdk cari duit,..ngakkan bisa hidup.Menunggu saja emas turun dari langit tentu tak mungkin pula.Yang turun dari langit itu,..Cuma hujan,..atau pun salju,..kalau emas,..intan permata,mutiara manikam,.dst..dst...adanya di perut bumi,..didasar lautan..jadi harus di cari dan digali sendiri oleh manusianya.Tapi metode pencaharian itu yang sgt perlu di perhatikan.Jangan asal gali dan keruk saja,..tanpa perencanaan,..dan pola yang matang,..sebelum melangkah..pondasinya harus kuat dulu. Bila kita ingin membangun rumah apalagi bila kita ingin rumah itu bertingkat,..bukankah,..pondasinya harus diperhatikan sekali,..kalau tdk bangunan rumah bisa gampang runtuh.Begitupun,..bila ingin membangkitkan kembali "Sumbar center of Excelent",..ingat dasarnya apa,..dan dari apa terbuat..yang mengelolanya siapa,�dst..dst..Kalau mau menjahit baju saja,..kita membuat patronnya dulu(kerangka).Setelah tepat,..baru di jahit.(Kita yakin,..yang bergerak di bidang parawisata ini,..mengerti sekali maksud kata-kata itu).Kalau saya Cuma di minta,"parawisata"..dari sudut "agama saja",maka ini sajalah yang saya kemukakan.Itupun sdh berlebih dari porsi yang diminta,oleh saudara Oni.Y. Tapi disini saya ingin mengkopykan tulisan sdr Darmawan ke saya,mengenai pandangannya ttg "Parawisata di Sumbar",yang juga pernah saya layangkan di Diskusi Rn. (sorry honey,..pinjam tulisannya dulu yah�). kalau Ima mau diskusi masalah parawisata di sumata barat, kelihatannya ini merupakan masalah yang cukup pelik dan ruwet. Kenapa demikian, karena di satu sisi kita (sumatra barat) punya potensi yang boleh dikatakan sangat besar, yaitu alam dan budaya. Dilihat dari sisi ini, parawisata sumatra barat punya prospek yang sangat bagus. Tapi semua itu tidak akan ada artinya bila dikelola dengan serampangan dan tidak terencana. Nah untuk mengelola asset yang ada tersebut dibutuhkan orang-orang yang mampu menginventarisir, merencanakan dan membangun serta mempromosikan potensi wisata sumatra barat secara tepat, serta sesuai dengan tuntutan zaman dan tidak bertolak belakang dengan agama (bukan adat). .., banyak hal yang bisa dilakukan berkaitan dengan parawisata disumatra barat. Kita ambil satu contoh kecil saja, eco-tourism. Wisata model ini tidak membutuhkan dukungan dana yang besar, seperti membangun tourist resort pantai misalnya. Namun dia membutuhkan lingkungan yang betul-betul alami (natural) dalam segala hal. Disamping membutuhkan kondisi alam yang natural, dia juga butuh tenaga-tenaga yang terdidik dan memahami keinginan para pengunjung. Biasanya orang yang mengunjungi objek wisata seperti ini adalah orang-orang yang sudah mengenal "medan" secara teoritis, misalnya ilmuwan di bidang biologi (apakah itu flora, maupun fauna), yang belum pernah melihat langsung kekayaan alam hutan hujan tropis. Untuk sekedar informasi, dari hasil seminar di nagoya kemaren, diketahui bahwa hutan sumatra barat merupakan hutan yang paling kaya dengan keanekaragaman hayati (biodiversity) di dunia, serta merupakan hutan dengan tingkat curah hujan tertinggi di dunia (super wet tropical rain forest). Kalau wisata seperti ini bisa kita bikin di sumatra barat dan bisa dipromosikan dengan baik dan terencana (profesional), bisa dibayangkan bagaimana antusiasnya wisatawan dari manca negara untuk datang ke sumatra barat. Nah ini baru faktor pendukung. Sekarang kita lihat faktor penghambatnya. Masalah pertama yang kita lihat adalah sukarnya menemukan kondisi alam yang betul-betul masih "virgin" di sumatra barat. Sekalipun dia kaya dengan biodiversity, namun kebanyakan bahkan hampir seluruhnya sudah di jarah manusia. Kemudian, masalah lain yang tak kalah pentingnya adalah tidak adanya promosi yang baik dan terencana dengan matang, baik itu oleh departemen terkait, maupun oleh perusahaan-perusahaan swasta yang bergerak di bidang parawisata. Hal lain yang juga perlu dicermati adalah kurangnya tenaga trampil dan mengenal lingkungan itu sendiri. Susah menemukan sarjana biologi yang mampu menentukan nama suatu tanaman hanya dnegan melihat sehelai daunnya. Betapa sukarnya mencari orang yang faham dengan "watak" hutan, seperti kalau pohon A diameter batangnya sekian centimeter, kira-kira umurnya sudah berapa, dan lain-lain. Itu belum lagi termasuk masalah diluar parawisata itu sendiri, misalnya keamanan dan kelancaran transportasi, kelengkapan fasilitas, serta masalah komunikasi. Mana mau orang datang kalau keamanan serta keselamatan dirinya terancam. Mana ada orang mau menghabiskan waktunya hanya di atas mobil, akibat jauhnya objek wisata dari penginapan. Mana ada orang yang rela membayar mahal, kalau keterangan yang diperoleh sebagian besar dalam bahasa TARZAN Demikian dulu.Terlebih dan terkurang saya mohon di maafkan.Tak ada gading yang tak retak,tak ada manusia yang tak bersalah.Dan maaf Sdr Oni,..setelah hampir dua minggu baru saya dpt tuliskan ini,juga pertanyaan dari netter yang lain,yang seabrek banyaknya,..blm bisa saya jawab,tapi sebenarnya,..sblm kondisi badan saya kurang sehat,..saya sdh tulis,..tapi anak-anak saya yang kelewat nakalnya,..telah mendete file-file saya itu,diganti dgn program "permainan",yang mereka sukai,serta tulisan yang di karang oleh anak saya sendiri,mgkn mau meniru ibunya yang suka menulis kali,maka banyaklah cerpen-cerpen di file saya,sementara tulisan saya sendiri,yang merupakan jawaban dari para netter yang bertanya,berbagai hal,ttg sastra Arab,Puisi,..biaya di kairo,kuliyah di Al Azhar,dllnya,..semuanya tlh terdelete,oleh anak-anak saya,dan diganti dgn cerpen si "cebol","pak Uri,.".dllnya.Ampun deh�sakit seminggu,..program di computer saya,amburadul sudah,mau bilang apa lagi,resiko punya anak,yang kelewat kreatif.Jadi bagi penanya,saya mohon maaf,kalau ada waktu saya ulang jawab lagi pertanyaan2itu. Wassalam(Cairo,29 Juni 02,Rahima) __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup http://fifaworldcup.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

