Assalamu Alaikum W. W.
2 bulan terakhir ini lingkungan bundo berubah yaitu rumah dan RS Harapan Kita dan bundo ingin menceritakan keadaan RS Harapan Kita.
RUMAH SAKIT JANTUNG HARAPAN KITA
RS Jantung Harapan Kita yang mengkhususkan untuk jantung didirikan oleh Yayasan Harapan Kita pada tahun 1983. Diresmikan pada 9 Nopember 1985 oleh alm. Bu Tien. RSJHK, RS Kanker Dharmais, dan TMII adalah peningggalan yang tak habis-habis amalnya dari para pendiri. Pasiennya dari mana-mana mulai dari Palu, Pontianak, Sibolaga, Medan, Aceh, Padang, Lampung dan dari seluruh pelosok pulau Jawa.
Mungkin karena pola makan yang tinggi cholesterol maka RS Harapan Kita tersebut dekat dengan Minang. Pertama kali ke Poliklinik waktu duduk diruang tunggu kuping kita ini kok serasa di RS di Padang saja. Dimana-mana bahasa Minang terdengar. Waktu mau mengunjungi dokter seorang ibu bertanya kepada bundo mau kedokter mana. Bundo menjawab kedokter mana saja. Ibu tersebut menyarankan agar kami mengunjungi DR. Dr. Idris Idham Sp. Pd. K. dan begitulah pertemuan dengan dokter Idris yang memilihkan jalan yang terbaik untuk kesehatan dengn fakta-fakta pembantu pembuat keputusannya. Dokterd-dokter banyak orang Minang. Sepanjang yang bundo ketahui, dokter Aulia Sani, dokter Tarmizi, dokter Maizul Anwar, dokter Alfa Ferry adalah putra Minang.
Karena RSJHK adalah RS Jantung terbaik di Asia Tenggara maka tak heran ramai dan antreannya untuk mendapatkan pelayanan panjang sekali. Pelayanan bagus sekali, alat-alatnya serba baru, dokter-dokternya ahli-ahli. Katanya angka kegagalan 0.02 % dan itu penyebabnya komplikasi ginjal, asma, atau kondisinya telah parah baru dibawa kesana.
MIMPI-MIMPI BUNDO
Kita masih mempunyai tanah yang luas dan kalau kita mendirikan duplikat RSJHK di Padang komplit dengan asrama perawat, rumah dokter, gaji dokter, alat-alat cangggih, fasilitas memadai banyak yang akan menggunakan fasilitas tersebut. UNAND punya Fakultas Kedokteran dan itu adalah asset tak bernilai kita. Bayangkan berapa banyaknya uang yang mendatangkan devisa untuk ranah Minang. Tak perlu kita mencari-cari pemasaran untuk sayur sayur kita kan lansung dipakai oleh RS tersebut. Semoga mimpi ini menjadikan kenyataan dan masih sempat juga melihatnya. Bisa saja terjadi mana tahu ada yang punya POWER, PITIH, PEMIKIRAN yang akan mewujudkan mimpi bundo.
ASURANSI
Sekarang bundo akan bercerita soal asuransi. Orang yang bekerja sebagai PNS mendapatkan subsidi dari ASKES yang dikenal dengan pemegang kartu kuning.
Contohnya :
Jenis Layanan Umum (non Askes) Askes Askes Standard Plus
Katerisasi + rawat Rp5,400,000. Rp2,400,000 ------- inap 2 malam
Operasi bypass(only) Rp55,000,000 Rp25,000,000 -------
Obat-obat rawat jalan bayar semua sesuai dengan sesuai dengan &
nbsp; Daftar Obat Daftar Obat
Banyak pasien dari Sumatra Barat yang tidak memakai kartu Askesnya karena sengaja dipersulit di Sumatra Barat izin untuk berobat ke Jakarta. Jadi membayar penuh. Untuk yang pintar dengan akal-akalan dia mendaftar menjadi tamu di RT di Jakarta lalu minta surat rujukan ke Puskesmas terdekat. Tapi kalau orangnya sedang sakit tentu tak bisa keluarga mengurus karena sibuk.
ASKES STANDARD PLUS
Ayah dan bundo mengikuti paket ini bersifat nasional boleh berobat dimana saja yaitu di RS yang telah ditunjuk Askes. Asuransi ini adalah asuransi kumpulan yang punya minimum peserta. Obat dapat diambil pada Apotik Askes. Biasanya obatnya obat generic. Bundo dan kawan-kawan dari pensiunan mendirikan Yayasan Himpunan Pensiunan Caltex pada bulan Nopember 2001.
PREMI 2002 � 2003
VIP Rp4,040,000 per tahun
Kelas I Rp1,800,000 per tahun
Batas umur ialah sampai 75 tahun.
Mungkin nanti tahun tahun mendatang preminya bervariasi karena premi dibayar per tahun.
Seandainya Yayasan Rantau Net nanti telah berdiri (sedang dalam pengurusan) maka para netters RN dapat menjadi peserta dimanapun dia berada diseluruh Indonesia. Bundo bayangkan bagaimana para keluarga RN dapat kemudahan berobat dengan program ini.
DATABASE BLOOD DONOR
Darah dari PMI tidak selalu dapat diandalkan. Kalau lagi habis memerlukan effort yang luar biasa untuk mendapatkan darah. Seperti kata Darul alangkah baiknya kita punya DB yang berisikan daftar pendonor dan dapat diakses dengan segala alamatnya.
Segitu dulu bundo bersyukur sebagai orang Minang, peserta RN dan nanda-nanda semua yang mendoakan kami. Salam hangat untuak Mak Ngah, Sati, Ajo Buyuang, dan nanda Ben yang telah menghibur bundo waktu menunggu ayah di ICU.Panjang juolah umua ayah jo bundo ko supayo dapek juolah batambah amalannyo. Amiin
Wassalam Bundo Nismah
Do You Yahoo!?
New! SBC Yahoo! Dial - 1st Month Free & unlimited access

