Hikmah dibalik syiar-syiar haji.
Assalamualaikum Wr.Wb.
Saudara-saudaraku yang seiman,
Mari coba sama-sama kita mengupas,apa itu hikmah
dibalik Syiar-syiar haji,seperti thawaf di baitul
ka,bah,sya,i di shafa dan Marwah,dllnya itu,namun
disini saya hanya mengemukakan beberapa syiar
saja,karena kupasannya terlalu panjang,saya akan beri
sedikit,yang lainnya bisa ditambahkan oleh saudara 2
yang lain,saya ini tak obahnya seperti memberikan
saudara saya buah pisang,saya bukakan sedikit kulitnya
utk dimakan saudara saya itu,kemudian selebihnya ia
kupas sendiri,atau dibantu mengupaskan saudara yang
lain,bila kebetulan ia sakit,malas,atau hanya sekedar
ingin manja saja,jadi minta dikupasin oleh yang lain
lagi.
1.THAWAF.
Apa itu thawaf?thawaf didalam bahasa
Arab,artinya berkeliling,atau mengelilingi.Dalam Al
Qur,an selalu dipakai kata jamaknya yaitu
"THAWWAFA"artinya mengelilinginya berulang-ulang
kali,sambil mengucapkan do,a-do,a dan
kata-kata"LABBAIKALLAAHUMMAALABBAIKA,LABBAIKA LAA
SYAARIKALAKA INNAL HAMDA,WANNI,MATA,LAKA
WALMULK,LAASYARIIKA LAKA".
Suatu kali,ada murid yang bertanya pada saya,"Mengapa
thawaf itu harus di mesjidil haram,dan mengelilingi
ka,bah,bukankah yang dibaca juga do,a-do,a pada
Allah,bukankah Allah itu ada dimana saja kita
berada?Apa tidak boleh,kalau local sekolah kita ini
saja kita kelilingi,lantas sambil berkeliling kita
berdo,a,kan itu thawaf juga namanya,dan kitapun tetap
berpahala?.
Kalaulah saya jawab ketika itu dgn mengatakan,thawaf
itu kan dilaksanakan dibulan haji,atau utk
umrah,karena itu merupakan syariat dari Allah yang
sudah ditentukan?saya rasa bila jawaban itu saya
berikan,bagaimanapun mereka pasti tahu
jawabannya,jangankan anak setingkat SMA,anak SD,SMP
pun saya rasa bisa menjawabnya.Akhirnya saya jawab
begini.
Okey,boleh saja,anda-anda ini thawaf,mengelilingi
local,sampai tujuh kali,sambil berdo,a,anda akan tetap
diberi pahala karena do,a-do,a dan ayat-ayat Al Qur,an
yang anda lantunkan tsb,namun anda tetap tidak
dikatakan telah haji,karena Melaksanakan haji itu
hanya adanya di Mekkah.Cobalah anda,jawab pertanyaan
ini."ibu saudara, laki-laki atau perempuan? mereka
jawab,perempuan!.Okey,pitar sekali anak-anak ibu
ini.lantas ibu anda yang perempuan itu dipanggil
apa?Bapak atau ibu,mama,atau papa,ummi atau
ayah,buya?mereka serentak menjawab."Ibu donk buk..!
Okey.saya Tanya lagi.Bapak saudara, lelaki atau
perempuan?lelaki! ulas mereka lagi.Lantas panggil
Bapaknya apa?Yah Bapak donk buk..!.Okey..sekarang,
saya Tanya,mau ngak,Bapak anda-anda yang laki-laki itu
dipanggil dgn panggilan ibu?atau ibu anda yang
perempuan itu anda panggil dgn Bapak?nyahut ngak
ia?Yah tentu ngak donk Buk?Jadi mau ngak bapaknya
dipanggil ibu,atau ibu dipanggil Bapak?.
Akhirnya mereka terdiam,dan itulah jawaban ibuk,atas
pertanyaan anak-anak ibu sekalian.(pelajaran selesai
dan mereka pulang sambil memikir dalam diri
masing-masing,jadi saya ngak perlu menjawab lebih luas
lagi,karena pasti jawabannya sudah dapat secara
otomatis dalam benak mereka)
Kembali kepersoalan Thawaf tadi,dan kita lupakan dulu
sejenak masalah murid-murid itu.Sekarang kembali kita
bertanya dalam hati.mengapa sih,Pakaian di saat thawaf
ifadhah,atau dalam ihram itu harus pakaian putih bagi
lelaki,dan tidak berjahit,serta mengapa bahu yang
kanan terbuka,sementara bahu kiri tertutup oleh kain?.
Mari sama-sama kita lihat hikmahnya.Kalau pakaian
putih,itu jelas,menunjukkan kesucian jiwa dan
diri,dimana dgn pakaian yang sama semua tanpa
berjahit,maka tidakkan ada model-model lain yang
menunjukkan perbedaan suatu kaum,darimana pun
bangsanya,apapun jabatannya semuanya sama kedudukannya
disisi Allah,yang membedakan meraka hanyalah ketakwaan
saja.Dan mengapa bahu,kanan terbuka sedangkan kiri
tertutup(bersilang sebagaimana yang kita lihat pakaian
ihram lelaki)Cobalah saudara praktekkan diri dirumah
dan letak meja,atau apa saja yang dapat kita kelilingi
utk membuatnya sebuah bangunan empat persegi,persis
seperti Ka,bah.dan saudara mepraktekkan pakaian ihram
itu.
Jelas kelihatan bahwa lengan,atau bahu yang kiri
menghadap ke Ka,bah,sementara bahu kanan yang terbuka
itu kelihatan bagi orang yang memandang disamping
kanan saudara itu.ini menunjukkan,saat itu pada kaum
Quraish yang ingin mengetahui bentuk tubuh orang Islam
itu seperti apa,karena kata mereka kita orang Muslim
itu kurus-kurus,makan ngak bergizi,karena miskin,asyik
beribadah saja pada Tuhan.
Lantas oleh Rasulullah,maka disuruhlah pakaian lelaki
itu seperti itu dengan menampakkan lengan,atau bahu
kana,bahwa orang Muslim itu kuat-kuat lihatlah bahu
kami!.Tetapi kalau di buka yan sebelah kiri,tentu
tidak akan kelihatan oleh kaum Musyrik,karena bahu
yang kiri menghadap ke Ka,bah,sementara orang Musyrik
ketika itu mengamati kaum Muslimin dari luar Ka,bah.
2.Shafa dan Marwa.
Arti kata shafa menurut bahasa, diartikan dgn "Batu
al amlas"yaitu sebuah bukit(jabal)di Mekah yang sangat
terkenal(ma,ruf )Demikian juga dgn Marwah,suatu bukit
yang terkenal juga.Itu sebabnya maka didalam pemakaian
kata-kata kedua nya tersebut didalam Ayat,Allah
memakai huruf "ALIFLAM""ASSHAFA,DAN AL MARWAH".Dalam
undang-undang,kaedah bahasa Arab,bila kata-kata
dirangkaikan pemakaiannya dgn aliflam",maka kata
tersebut menunjukkan kata-kata yang sudah
dikenal(Ma,rifah).
Didalam bukit Marwa itu dijaman jahiliyah dulu,ada
sebuah patung yang dinamakan dgn "isaafan "di Marwah
ada patung yang dinamakan dgn "naailah".Orang-orang
kafir bila mereka thawaf diantara keduanya dgn
menghapus,atau menyapu kedua benda patung tersebut,itu
pulalah sebabnya pada pertama sekali,orang Islam,masa
sahabat dulu,tidak mau mengerjakan Sa,i,karena takut
dikatakan mengikuti adat jahiliyah,sampai turun ayat
Allah yang mengatakan bahwa "Shafa dan Marwah,adalah
merupakan syiar-syiar Allah..dst..".
Dalam suatu riwayat ada yang menyebutkan ttg
penaman shafa dan Marwah ini,mengapa disebut Shafa,dan
Marwah?
Riwayat yang pertama mengatakan bahwa disebut
Shafa,karena Adam Al Musthafa,berdiri disana,demikian
juga dgn Marwah,karena siti Hawa berdiri di tempat
Marwah tersebut,karena Hawa adalah perempuan maka
disebutlah tempat berdirinya Hawa itu dgn "Al
Mar,ah".Sementara ulama Hadist As Sya,bi mengatakan
bahwa di subut Shafa,karena ada patung sebelum masa
Islam disebut dgn "Isaafan"dan ini menunjukkan
lelaki,sementara patung "Naailah"ada taa
marbuthahnya,menunjukkan perempuan maka disebutlah
marwah.
Menurut Al Qurthubi,pendapat yang kedua ini lebih
baik(hasan).Sekarang menjadi pertanyaan bagi
kita,mengapa setiap-dekat dengan Marwah,kita disuruh
utk berlari-lari kecil?Apakah itu merupakan suatu
kewajiban?Jawabannya"Tidak",lari-lari kecil bukanlah
suatu kewajiban,bisa saja kita berjalan,tidakkan jadi
masalah.Lantas mengapa ada lari-lari kecil menjelang
Marwah itu?
Sebenarnya kejadian tersebut terjadi dimasa
Rasulullah,disaat itu orang-orang Musyrik
mengintai-intai sambil mengintip-intip Rasulullah
mengerjakan sya,i.Lantas mereka bilang"Lihatlah
Muhammad itu sedang sakit,ngak kuat berlari."Maka
Rasulullah dgn perantaan Allah mengetahui omongan
mereka itu,maka disaat tempat orang Quraish itu
mengintai beliau berlari-lari kecil,utk menunjukkan
bahwa beliau tidaklah sakit,tetapi kuat,dapat
berlari.Dan Rasulullah bersama kaum Muslimin,berlari
disaat dekat ke Marwah,dikarenakan disaat itu tempat
mengintainya orang Musyrik dekat situ. .Kalau saja
saat itu mereka mengintai ditengah-tengah antara shafa
dan Marwah,pasti Rasulullah berlari-lari kecil disitu.
Demikian lah dulu.Hikmah sedikit ttg Syiar-syiar
haji,yang sebenarnya masih banyak
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji dan Hidangan �
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji adalah Rukun Islam yang kelima.Didalam memenuhi
panggilan haji ini bermacam-macam sikap dan tanggapan
orang.Ada yang mengatakan bahwa haji itu adalah
panggilan,Allah,jadi kalau belum haji,saya belum
mendapat panggilan katanya,meskipun kesanggupannya
dari segi jasmani dan rohani ada,namun hanya dengan
alas an itulah ia selalu menunda-nunda utk memenuhi
panggilan Allah itu.
Kalau menurut saya pribadi,kita semua mendapat
panggilan haji,semua ummat Islam mendapat seruan Allah
utk berhaji,ini bila ditilik dari ayat Allah yang
mengatakan"dan tunaikanlah haji dan Umrah karena Allah
ta,ala"Waadzin finnaasi bilhajji".
Hanya saja dalam memenuhi panggilan Allah ini manusia
berbeda-beda,ada yang mampu,lahir dan bathin,jasmani
dan rohani,materialnya dllsbgnya,ada yang hanya mampu
materil saja,namun jasmaninya tidak kuat,ada yang
jasmaninya kuat utk melaksanakan haji itu,tapi sayang
finansialnya ngak memadai.Ada juga karena sebab-sebab
yang lain,yang jelas pada dasarnya semua ummat
Islam,mendapat panggilan haji itu.
Jadi menurut saya salah bila seseorang mengatakan
bahwa bila ia tidak dapat haji dgn mengatakan "Belum
dapat Panggilan",bukankah Allah sudah memanggil
kita?Hanya saja dalam hal ini Allah tidak memaksakan
hambanya bila ia tidak mampu.karena salah satu syarat
haji itupun adalah mampu.
Macam-macam prilaku manusia dalam memenuhi panggilan
Allah
Dalam memenuhi panggilan Allah ini,bermacam-macam
tingkah dan sikap manusia,dan hal ini dapat kita
umpamakan dengan suatu hidangan yang dijamu oleh sang
empunya hidangan(Tuan Rumah)disaat mengundang tamunya
utk datang makan malam dirumahnya.Dan ia menghidangkan
berbagai macam hidangan.Bagi sang tamu bermacam-macam
pula dalam menghadapi jamuan itu,ada yang datang dgn
mobil sedan,ada yang jalan kaki,dll sbgnya.Ada yang
datang dgn perut kosong,karena dari jauh hari sudah
membayangkan akan makan enak,makanya perutnyapun
dikosongkannya.Ada yang sekedar memenuhi jamuan itu
saja,jadi persiapannya pun biasa-biasa saja.
Dalam mencicipi hidangannya pun para tamu itu
berbeda-beda pula dalam merasakannya.Ada yang
mengatakan enak,ada yang tidak enak,ada yang
biasa-biasa saja.Begitupun ketika hidangan
disajikan,ada yang mengambil apa yang ia suka,ada yang
merasa apa yang ia perlukan saja.Ada juga yang
mengambil semuanya,malah kalau bisa ia bawa pulang
kerumah makanan itu.
Bagi orang yang menunaikan haji,cara datangnya pun
berbeda-beda.Ada yang berjalan kaki saja,naik
mobil,kapal,pesawat dllnya.
Dalam niat berhaji bermacam-macam.Ada yang karena
gengsi,ada karena utk berdagang,atau bekerja,ada yang
karena sekedar memenuhi panggilan Allah saja,Ada yang
memang karena rindu ingin bersua dgn Allah,secara
dekat,ingin melihat bagaimana rasanya bila datang
kerumah Allah yang selama ini ia idam-idamkan.Ada juga
karena tugas,dllsbgnya.
Didalam berbekalpun manusia berbeda-beda,ada dgn jiwa
yang benar-benar dikosongkan dari segala watak yang
tercela,ada yang sebelumnya telah mengisisinya dgn
rasa kesombongan.
Didalam pelaksanaan haji manusia tak kalah jenis
ragamnya,ada merasakan betapa nikmatnya haji
tsb,sebagaimana nikmatnya seseorang yang sedang makan
hidangan dimeja makan,benar-benar lahap ia
rasakan,ada yang merasakan ibadah haji itu biasa
saja,tidak ada keistimewaannya,sebagaimana orang yang
menyantap hidangan hanya sekedar pengisi perut
saja,dan memenuhi undangan saja.Sementara disana ada
manusia yang membawa bekal hajinya dgn membawa bekal
disamping ibadah haji,ia bawa dagangan juga.agar
nantik setelah pulang,ia ada membawa bekal utk
hidupnya.
Setelah pulang hajipun manusia berbeda-beda dalam
kelakuannya setelah pulang kampung.Ada yang
berubah,dari yang jelek menjadi baik.Atau malah
kebalikannya,nasibnya malah lebih buruk lagi,persis
kebanyakan penyanyi dan bintang flm.Ada juga yang
biasa �biasa saja,sama saja antara ia sebelum dan
sesudah melaksanakan ibadah haji.Seperti tamu yang
yang diundang tuan rumah,namun ngak makan sama sekali.
Itulah ia Haji�.dan Hidangan,hanya sekedar
renungan belaka.Demikian Wassalam saya..
Hikmah dibalik syiar-syiar haji.
Assalamualaikum Wr.Wb.
Saudara-saudaraku yang seiman,
Mari coba sama-sama kita mengupas,apa itu hikmah
dibalik Syiar-syiar haji,seperti thawaf di baitul
ka,bah,sya,i di shafa dan Marwah,dllnya itu,namun
disini saya hanya mengemukakan beberapa syiar
saja,karena kupasannya terlalu panjang,saya akan beri
sedikit,yang lainnya bisa ditambahkan oleh saudara 2
yang lain,saya ini tak obahnya seperti memberikan
saudara saya buah pisang,saya bukakan sedikit kulitnya
utk dimakan saudara saya itu,kemudian selebihnya ia
kupas sendiri,atau dibantu mengupaskan saudara yang
lain,bila kebetulan ia sakit,malas,atau hanya sekedar
ingin manja saja,jadi minta dikupasin oleh yang lain
lagi.
1.THAWAF.
Apa itu thawaf?thawaf didalam bahasa
Arab,artinya berkeliling,atau mengelilingi.Dalam Al
Qur,an selalu dipakai kata jamaknya yaitu
"THAWWAFA"artinya mengelilinginya berulang-ulang
kali,sambil mengucapkan do,a-do,a dan
kata-kata"LABBAIKALLAAHUMMAALABBAIKA,LABBAIKA LAA
SYAARIKALAKA INNAL HAMDA,WANNI,MATA,LAKA
WALMULK,LAASYARIIKA LAKA".
Suatu kali,ada murid yang bertanya pada saya,"Mengapa
thawaf itu harus di mesjidil haram,dan mengelilingi
ka,bah,bukankah yang dibaca juga do,a-do,a pada
Allah,bukankah Allah itu ada dimana saja kita
berada?Apa tidak boleh,kalau local sekolah kita ini
saja kita kelilingi,lantas sambil berkeliling kita
berdo,a,kan itu thawaf juga namanya,dan kitapun tetap
berpahala?.
Kalaulah saya jawab ketika itu dgn mengatakan,thawaf
itu kan dilaksanakan dibulan haji,atau utk
umrah,karena itu merupakan syariat dari Allah yang
sudah ditentukan?saya rasa bila jawaban itu saya
berikan,bagaimanapun mereka pasti tahu
jawabannya,jangankan anak setingkat SMA,anak SD,SMP
pun saya rasa bisa menjawabnya.Akhirnya saya jawab
begini.
Okey,boleh saja,anda-anda ini thawaf,mengelilingi
local,sampai tujuh kali,sambil berdo,a,anda akan tetap
diberi pahala karena do,a-do,a dan ayat-ayat Al Qur,an
yang anda lantunkan tsb,namun anda tetap tidak
dikatakan telah haji,karena Melaksanakan haji itu
hanya adanya di Mekkah.Cobalah anda,jawab pertanyaan
ini."ibu saudara, laki-laki atau perempuan? mereka
jawab,perempuan!.Okey,pitar sekali anak-anak ibu
ini.lantas ibu anda yang perempuan itu dipanggil
apa?Bapak atau ibu,mama,atau papa,ummi atau
ayah,buya?mereka serentak menjawab."Ibu donk buk..!
Okey.saya Tanya lagi.Bapak saudara, lelaki atau
perempuan?lelaki! ulas mereka lagi.Lantas panggil
Bapaknya apa?Yah Bapak donk buk..!.Okey..sekarang,
saya Tanya,mau ngak,Bapak anda-anda yang laki-laki itu
dipanggil dgn panggilan ibu?atau ibu anda yang
perempuan itu anda panggil dgn Bapak?nyahut ngak
ia?Yah tentu ngak donk Buk?Jadi mau ngak bapaknya
dipanggil ibu,atau ibu dipanggil Bapak?.
Akhirnya mereka terdiam,dan itulah jawaban ibuk,atas
pertanyaan anak-anak ibu sekalian.(pelajaran selesai
dan mereka pulang sambil memikir dalam diri
masing-masing,jadi saya ngak perlu menjawab lebih luas
lagi,karena pasti jawabannya sudah dapat secara
otomatis dalam benak mereka)
Kembali kepersoalan Thawaf tadi,dan kita lupakan dulu
sejenak masalah murid-murid itu.Sekarang kembali kita
bertanya dalam hati.mengapa sih,Pakaian di saat thawaf
ifadhah,atau dalam ihram itu harus pakaian putih bagi
lelaki,dan tidak berjahit,serta mengapa bahu yang
kanan terbuka,sementara bahu kiri tertutup oleh kain?.
Mari sama-sama kita lihat hikmahnya.Kalau pakaian
putih,itu jelas,menunjukkan kesucian jiwa dan
diri,dimana dgn pakaian yang sama semua tanpa
berjahit,maka tidakkan ada model-model lain yang
menunjukkan perbedaan suatu kaum,darimana pun
bangsanya,apapun jabatannya semuanya sama kedudukannya
disisi Allah,yang membedakan meraka hanyalah ketakwaan
saja.Dan mengapa bahu,kanan terbuka sedangkan kiri
tertutup(bersilang sebagaimana yang kita lihat pakaian
ihram lelaki)Cobalah saudara praktekkan diri dirumah
dan letak meja,atau apa saja yang dapat kita kelilingi
utk membuatnya sebuah bangunan empat persegi,persis
seperti Ka,bah.dan saudara mepraktekkan pakaian ihram
itu.
Jelas kelihatan bahwa lengan,atau bahu yang kiri
menghadap ke Ka,bah,sementara bahu kanan yang terbuka
itu kelihatan bagi orang yang memandang disamping
kanan saudara itu.ini menunjukkan,saat itu pada kaum
Quraish yang ingin mengetahui bentuk tubuh orang Islam
itu seperti apa,karena kata mereka kita orang Muslim
itu kurus-kurus,makan ngak bergizi,karena miskin,asyik
beribadah saja pada Tuhan.
Lantas oleh Rasulullah,maka disuruhlah pakaian lelaki
itu seperti itu dengan menampakkan lengan,atau bahu
kana,bahwa orang Muslim itu kuat-kuat lihatlah bahu
kami!.Tetapi kalau di buka yan sebelah kiri,tentu
tidak akan kelihatan oleh kaum Musyrik,karena bahu
yang kiri menghadap ke Ka,bah,sementara orang Musyrik
ketika itu mengamati kaum Muslimin dari luar Ka,bah.
2.Shafa dan Marwa.
Arti kata shafa menurut bahasa, diartikan dgn "Batu
al amlas"yaitu sebuah bukit(jabal)di Mekah yang sangat
terkenal(ma,ruf )Demikian juga dgn Marwah,suatu bukit
yang terkenal juga.Itu sebabnya maka didalam pemakaian
kata-kata kedua nya tersebut didalam Ayat,Allah
memakai huruf "ALIFLAM""ASSHAFA,DAN AL MARWAH".Dalam
undang-undang,kaedah bahasa Arab,bila kata-kata
dirangkaikan pemakaiannya dgn aliflam",maka kata
tersebut menunjukkan kata-kata yang sudah
dikenal(Ma,rifah).
Didalam bukit Marwa itu dijaman jahiliyah dulu,ada
sebuah patung yang dinamakan dgn "isaafan "di Marwah
ada patung yang dinamakan dgn "naailah".Orang-orang
kafir bila mereka thawaf diantara keduanya dgn
menghapus,atau menyapu kedua benda patung tersebut,itu
pulalah sebabnya pada pertama sekali,orang Islam,masa
sahabat dulu,tidak mau mengerjakan Sa,i,karena takut
dikatakan mengikuti adat jahiliyah,sampai turun ayat
Allah yang mengatakan bahwa "Shafa dan Marwah,adalah
merupakan syiar-syiar Allah..dst..".
Dalam suatu riwayat ada yang menyebutkan ttg
penaman shafa dan Marwah ini,mengapa disebut Shafa,dan
Marwah?
Riwayat yang pertama mengatakan bahwa disebut
Shafa,karena Adam Al Musthafa,berdiri disana,demikian
juga dgn Marwah,karena siti Hawa berdiri di tempat
Marwah tersebut,karena Hawa adalah perempuan maka
disebutlah tempat berdirinya Hawa itu dgn "Al
Mar,ah".Sementara ulama Hadist As Sya,bi mengatakan
bahwa di subut Shafa,karena ada patung sebelum masa
Islam disebut dgn "Isaafan"dan ini menunjukkan
lelaki,sementara patung "Naailah"ada taa
marbuthahnya,menunjukkan perempuan maka disebutlah
marwah.
Menurut Al Qurthubi,pendapat yang kedua ini lebih
baik(hasan).Sekarang menjadi pertanyaan bagi
kita,mengapa setiap-dekat dengan Marwah,kita disuruh
utk berlari-lari kecil?Apakah itu merupakan suatu
kewajiban?Jawabannya"Tidak",lari-lari kecil bukanlah
suatu kewajiban,bisa saja kita berjalan,tidakkan jadi
masalah.Lantas mengapa ada lari-lari kecil menjelang
Marwah itu?
Sebenarnya kejadian tersebut terjadi dimasa
Rasulullah,disaat itu orang-orang Musyrik
mengintai-intai sambil mengintip-intip Rasulullah
mengerjakan sya,i.Lantas mereka bilang"Lihatlah
Muhammad itu sedang sakit,ngak kuat berlari."Maka
Rasulullah dgn perantaan Allah mengetahui omongan
mereka itu,maka disaat tempat orang Quraish itu
mengintai beliau berlari-lari kecil,utk menunjukkan
bahwa beliau tidaklah sakit,tetapi kuat,dapat
berlari.Dan Rasulullah bersama kaum Muslimin,berlari
disaat dekat ke Marwah,dikarenakan disaat itu tempat
mengintainya orang Musyrik dekat situ. .Kalau saja
saat itu mereka mengintai ditengah-tengah antara shafa
dan Marwah,pasti Rasulullah berlari-lari kecil disitu.
Demikian lah dulu.Hikmah sedikit ttg Syiar-syiar
haji,yang sebenarnya masih banyak
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji dan Hidangan �
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji adalah Rukun Islam yang kelima.Didalam memenuhi
panggilan haji ini bermacam-macam sikap dan tanggapan
orang.Ada yang mengatakan bahwa haji itu adalah
panggilan,Allah,jadi kalau belum haji,saya belum
mendapat panggilan katanya,meskipun kesanggupannya
dari segi jasmani dan rohani ada,namun hanya dengan
alas an itulah ia selalu menunda-nunda utk memenuhi
panggilan Allah itu.
Kalau menurut saya pribadi,kita semua mendapat
panggilan haji,semua ummat Islam mendapat seruan Allah
utk berhaji,ini bila ditilik dari ayat Allah yang
mengatakan"dan tunaikanlah haji dan Umrah karena Allah
ta,ala"Waadzin finnaasi bilhajji".
Hanya saja dalam memenuhi panggilan Allah ini manusia
berbeda-beda,ada yang mampu,lahir dan bathin,jasmani
dan rohani,materialnya dllsbgnya,ada yang hanya mampu
materil saja,namun jasmaninya tidak kuat,ada yang
jasmaninya kuat utk melaksanakan haji itu,tapi sayang
finansialnya ngak memadai.Ada juga karena sebab-sebab
yang lain,yang jelas pada dasarnya semua ummat
Islam,mendapat panggilan haji itu.
Jadi menurut saya salah bila seseorang mengatakan
bahwa bila ia tidak dapat haji dgn mengatakan "Belum
dapat Panggilan",bukankah Allah sudah memanggil
kita?Hanya saja dalam hal ini Allah tidak memaksakan
hambanya bila ia tidak mampu.karena salah satu syarat
haji itupun adalah mampu.
Macam-macam prilaku manusia dalam memenuhi panggilan
Allah
Dalam memenuhi panggilan Allah ini,bermacam-macam
tingkah dan sikap manusia,dan hal ini dapat kita
umpamakan dengan suatu hidangan yang dijamu oleh sang
empunya hidangan(Tuan Rumah)disaat mengundang tamunya
utk datang makan malam dirumahnya.Dan ia menghidangkan
berbagai macam hidangan.Bagi sang tamu bermacam-macam
pula dalam menghadapi jamuan itu,ada yang datang dgn
mobil sedan,ada yang jalan kaki,dll sbgnya.Ada yang
datang dgn perut kosong,karena dari jauh hari sudah
membayangkan akan makan enak,makanya perutnyapun
dikosongkannya.Ada yang sekedar memenuhi jamuan itu
saja,jadi persiapannya pun biasa-biasa saja.
Dalam mencicipi hidangannya pun para tamu itu
berbeda-beda pula dalam merasakannya.Ada yang
mengatakan enak,ada yang tidak enak,ada yang
biasa-biasa saja.Begitupun ketika hidangan
disajikan,ada yang mengambil apa yang ia suka,ada yang
merasa apa yang ia perlukan saja.Ada juga yang
mengambil semuanya,malah kalau bisa ia bawa pulang
kerumah makanan itu.
Bagi orang yang menunaikan haji,cara datangnya pun
berbeda-beda.Ada yang berjalan kaki saja,naik
mobil,kapal,pesawat dllnya.
Dalam niat berhaji bermacam-macam.Ada yang karena
gengsi,ada karena utk berdagang,atau bekerja,ada yang
karena sekedar memenuhi panggilan Allah saja,Ada yang
memang karena rindu ingin bersua dgn Allah,secara
dekat,ingin melihat bagaimana rasanya bila datang
kerumah Allah yang selama ini ia idam-idamkan.Ada juga
karena tugas,dllsbgnya.
Didalam berbekalpun manusia berbeda-beda,ada dgn jiwa
yang benar-benar dikosongkan dari segala watak yang
tercela,ada yang sebelumnya telah mengisisinya dgn
rasa kesombongan.
Didalam pelaksanaan haji manusia tak kalah jenis
ragamnya,ada merasakan betapa nikmatnya haji
tsb,sebagaimana nikmatnya seseorang yang sedang makan
hidangan dimeja makan,benar-benar lahap ia
rasakan,ada yang merasakan ibadah haji itu biasa
saja,tidak ada keistimewaannya,sebagaimana orang yang
menyantap hidangan hanya sekedar pengisi perut
saja,dan memenuhi undangan saja.Sementara disana ada
manusia yang membawa bekal hajinya dgn membawa bekal
disamping ibadah haji,ia bawa dagangan juga.agar
nantik setelah pulang,ia ada membawa bekal utk
hidupnya.
Setelah pulang hajipun manusia berbeda-beda dalam
kelakuannya setelah pulang kampung.Ada yang
berubah,dari yang jelek menjadi baik.Atau malah
kebalikannya,nasibnya malah lebih buruk lagi,persis
kebanyakan penyanyi dan bintang flm.Ada juga yang
biasa �biasa saja,sama saja antara ia sebelum dan
sesudah melaksanakan ibadah haji.Seperti tamu yang
yang diundang tuan rumah,namun ngak makan sama sekali.
Itulah ia Haji�.dan Hidangan,hanya sekedar
renungan belaka.Demikian Wassalam saya..
Hikmah dibalik syiar-syiar haji.
Assalamualaikum Wr.Wb.
Saudara-saudaraku yang seiman,
Mari coba sama-sama kita mengupas,apa itu hikmah
dibalik Syiar-syiar haji,seperti thawaf di baitul
ka,bah,sya,i di shafa dan Marwah,dllnya itu,namun
disini saya hanya mengemukakan beberapa syiar
saja,karena kupasannya terlalu panjang,saya akan beri
sedikit,yang lainnya bisa ditambahkan oleh saudara 2
yang lain,saya ini tak obahnya seperti memberikan
saudara saya buah pisang,saya bukakan sedikit kulitnya
utk dimakan saudara saya itu,kemudian selebihnya ia
kupas sendiri,atau dibantu mengupaskan saudara yang
lain,bila kebetulan ia sakit,malas,atau hanya sekedar
ingin manja saja,jadi minta dikupasin oleh yang lain
lagi.
1.THAWAF.
Apa itu thawaf?thawaf didalam bahasa
Arab,artinya berkeliling,atau mengelilingi.Dalam Al
Qur,an selalu dipakai kata jamaknya yaitu
"THAWWAFA"artinya mengelilinginya berulang-ulang
kali,sambil mengucapkan do,a-do,a dan
kata-kata"LABBAIKALLAAHUMMAALABBAIKA,LABBAIKA LAA
SYAARIKALAKA INNAL HAMDA,WANNI,MATA,LAKA
WALMULK,LAASYARIIKA LAKA".
Suatu kali,ada murid yang bertanya pada saya,"Mengapa
thawaf itu harus di mesjidil haram,dan mengelilingi
ka,bah,bukankah yang dibaca juga do,a-do,a pada
Allah,bukankah Allah itu ada dimana saja kita
berada?Apa tidak boleh,kalau local sekolah kita ini
saja kita kelilingi,lantas sambil berkeliling kita
berdo,a,kan itu thawaf juga namanya,dan kitapun tetap
berpahala?.
Kalaulah saya jawab ketika itu dgn mengatakan,thawaf
itu kan dilaksanakan dibulan haji,atau utk
umrah,karena itu merupakan syariat dari Allah yang
sudah ditentukan?saya rasa bila jawaban itu saya
berikan,bagaimanapun mereka pasti tahu
jawabannya,jangankan anak setingkat SMA,anak SD,SMP
pun saya rasa bisa menjawabnya.Akhirnya saya jawab
begini.
Okey,boleh saja,anda-anda ini thawaf,mengelilingi
local,sampai tujuh kali,sambil berdo,a,anda akan tetap
diberi pahala karena do,a-do,a dan ayat-ayat Al Qur,an
yang anda lantunkan tsb,namun anda tetap tidak
dikatakan telah haji,karena Melaksanakan haji itu
hanya adanya di Mekkah.Cobalah anda,jawab pertanyaan
ini."ibu saudara, laki-laki atau perempuan? mereka
jawab,perempuan!.Okey,pitar sekali anak-anak ibu
ini.lantas ibu anda yang perempuan itu dipanggil
apa?Bapak atau ibu,mama,atau papa,ummi atau
ayah,buya?mereka serentak menjawab."Ibu donk buk..!
Okey.saya Tanya lagi.Bapak saudara, lelaki atau
perempuan?lelaki! ulas mereka lagi.Lantas panggil
Bapaknya apa?Yah Bapak donk buk..!.Okey..sekarang,
saya Tanya,mau ngak,Bapak anda-anda yang laki-laki itu
dipanggil dgn panggilan ibu?atau ibu anda yang
perempuan itu anda panggil dgn Bapak?nyahut ngak
ia?Yah tentu ngak donk Buk?Jadi mau ngak bapaknya
dipanggil ibu,atau ibu dipanggil Bapak?.
Akhirnya mereka terdiam,dan itulah jawaban ibuk,atas
pertanyaan anak-anak ibu sekalian.(pelajaran selesai
dan mereka pulang sambil memikir dalam diri
masing-masing,jadi saya ngak perlu menjawab lebih luas
lagi,karena pasti jawabannya sudah dapat secara
otomatis dalam benak mereka)
Kembali kepersoalan Thawaf tadi,dan kita lupakan dulu
sejenak masalah murid-murid itu.Sekarang kembali kita
bertanya dalam hati.mengapa sih,Pakaian di saat thawaf
ifadhah,atau dalam ihram itu harus pakaian putih bagi
lelaki,dan tidak berjahit,serta mengapa bahu yang
kanan terbuka,sementara bahu kiri tertutup oleh kain?.
Mari sama-sama kita lihat hikmahnya.Kalau pakaian
putih,itu jelas,menunjukkan kesucian jiwa dan
diri,dimana dgn pakaian yang sama semua tanpa
berjahit,maka tidakkan ada model-model lain yang
menunjukkan perbedaan suatu kaum,darimana pun
bangsanya,apapun jabatannya semuanya sama kedudukannya
disisi Allah,yang membedakan meraka hanyalah ketakwaan
saja.Dan mengapa bahu,kanan terbuka sedangkan kiri
tertutup(bersilang sebagaimana yang kita lihat pakaian
ihram lelaki)Cobalah saudara praktekkan diri dirumah
dan letak meja,atau apa saja yang dapat kita kelilingi
utk membuatnya sebuah bangunan empat persegi,persis
seperti Ka,bah.dan saudara mepraktekkan pakaian ihram
itu.
Jelas kelihatan bahwa lengan,atau bahu yang kiri
menghadap ke Ka,bah,sementara bahu kanan yang terbuka
itu kelihatan bagi orang yang memandang disamping
kanan saudara itu.ini menunjukkan,saat itu pada kaum
Quraish yang ingin mengetahui bentuk tubuh orang Islam
itu seperti apa,karena kata mereka kita orang Muslim
itu kurus-kurus,makan ngak bergizi,karena miskin,asyik
beribadah saja pada Tuhan.
Lantas oleh Rasulullah,maka disuruhlah pakaian lelaki
itu seperti itu dengan menampakkan lengan,atau bahu
kana,bahwa orang Muslim itu kuat-kuat lihatlah bahu
kami!.Tetapi kalau di buka yan sebelah kiri,tentu
tidak akan kelihatan oleh kaum Musyrik,karena bahu
yang kiri menghadap ke Ka,bah,sementara orang Musyrik
ketika itu mengamati kaum Muslimin dari luar Ka,bah.
2.Shafa dan Marwa.
Arti kata shafa menurut bahasa, diartikan dgn "Batu
al amlas"yaitu sebuah bukit(jabal)di Mekah yang sangat
terkenal(ma,ruf )Demikian juga dgn Marwah,suatu bukit
yang terkenal juga.Itu sebabnya maka didalam pemakaian
kata-kata kedua nya tersebut didalam Ayat,Allah
memakai huruf "ALIFLAM""ASSHAFA,DAN AL MARWAH".Dalam
undang-undang,kaedah bahasa Arab,bila kata-kata
dirangkaikan pemakaiannya dgn aliflam",maka kata
tersebut menunjukkan kata-kata yang sudah
dikenal(Ma,rifah).
Didalam bukit Marwa itu dijaman jahiliyah dulu,ada
sebuah patung yang dinamakan dgn "isaafan "di Marwah
ada patung yang dinamakan dgn "naailah".Orang-orang
kafir bila mereka thawaf diantara keduanya dgn
menghapus,atau menyapu kedua benda patung tersebut,itu
pulalah sebabnya pada pertama sekali,orang Islam,masa
sahabat dulu,tidak mau mengerjakan Sa,i,karena takut
dikatakan mengikuti adat jahiliyah,sampai turun ayat
Allah yang mengatakan bahwa "Shafa dan Marwah,adalah
merupakan syiar-syiar Allah..dst..".
Dalam suatu riwayat ada yang menyebutkan ttg
penaman shafa dan Marwah ini,mengapa disebut Shafa,dan
Marwah?
Riwayat yang pertama mengatakan bahwa disebut
Shafa,karena Adam Al Musthafa,berdiri disana,demikian
juga dgn Marwah,karena siti Hawa berdiri di tempat
Marwah tersebut,karena Hawa adalah perempuan maka
disebutlah tempat berdirinya Hawa itu dgn "Al
Mar,ah".Sementara ulama Hadist As Sya,bi mengatakan
bahwa di subut Shafa,karena ada patung sebelum masa
Islam disebut dgn "Isaafan"dan ini menunjukkan
lelaki,sementara patung "Naailah"ada taa
marbuthahnya,menunjukkan perempuan maka disebutlah
marwah.
Menurut Al Qurthubi,pendapat yang kedua ini lebih
baik(hasan).Sekarang menjadi pertanyaan bagi
kita,mengapa setiap-dekat dengan Marwah,kita disuruh
utk berlari-lari kecil?Apakah itu merupakan suatu
kewajiban?Jawabannya"Tidak",lari-lari kecil bukanlah
suatu kewajiban,bisa saja kita berjalan,tidakkan jadi
masalah.Lantas mengapa ada lari-lari kecil menjelang
Marwah itu?
Sebenarnya kejadian tersebut terjadi dimasa
Rasulullah,disaat itu orang-orang Musyrik
mengintai-intai sambil mengintip-intip Rasulullah
mengerjakan sya,i.Lantas mereka bilang"Lihatlah
Muhammad itu sedang sakit,ngak kuat berlari."Maka
Rasulullah dgn perantaan Allah mengetahui omongan
mereka itu,maka disaat tempat orang Quraish itu
mengintai beliau berlari-lari kecil,utk menunjukkan
bahwa beliau tidaklah sakit,tetapi kuat,dapat
berlari.Dan Rasulullah bersama kaum Muslimin,berlari
disaat dekat ke Marwah,dikarenakan disaat itu tempat
mengintainya orang Musyrik dekat situ. .Kalau saja
saat itu mereka mengintai ditengah-tengah antara shafa
dan Marwah,pasti Rasulullah berlari-lari kecil disitu.
Demikian lah dulu.Hikmah sedikit ttg Syiar-syiar
haji,yang sebenarnya masih banyak
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji dan Hidangan �
Assalamualaikum Wr.Wb.
Haji adalah Rukun Islam yang kelima.Didalam memenuhi
panggilan haji ini bermacam-macam sikap dan tanggapan
orang.Ada yang mengatakan bahwa haji itu adalah
panggilan,Allah,jadi kalau belum haji,saya belum
mendapat panggilan katanya,meskipun kesanggupannya
dari segi jasmani dan rohani ada,namun hanya dengan
alas an itulah ia selalu menunda-nunda utk memenuhi
panggilan Allah itu.
Kalau menurut saya pribadi,kita semua mendapat
panggilan haji,semua ummat Islam mendapat seruan Allah
utk berhaji,ini bila ditilik dari ayat Allah yang
mengatakan"dan tunaikanlah haji dan Umrah karena Allah
ta,ala"Waadzin finnaasi bilhajji".
Hanya saja dalam memenuhi panggilan Allah ini manusia
berbeda-beda,ada yang mampu,lahir dan bathin,jasmani
dan rohani,materialnya dllsbgnya,ada yang hanya mampu
materil saja,namun jasmaninya tidak kuat,ada yang
jasmaninya kuat utk melaksanakan haji itu,tapi sayang
finansialnya ngak memadai.Ada juga karena sebab-sebab
yang lain,yang jelas pada dasarnya semua ummat
Islam,mendapat panggilan haji itu.
Jadi menurut saya salah bila seseorang mengatakan
bahwa bila ia tidak dapat haji dgn mengatakan "Belum
dapat Panggilan",bukankah Allah sudah memanggil
kita?Hanya saja dalam hal ini Allah tidak memaksakan
hambanya bila ia tidak mampu.karena salah satu syarat
haji itupun adalah mampu.
Macam-macam prilaku manusia dalam memenuhi panggilan
Allah
Dalam memenuhi panggilan Allah ini,bermacam-macam
tingkah dan sikap manusia,dan hal ini dapat kita
umpamakan dengan suatu hidangan yang dijamu oleh sang
empunya hidangan(Tuan Rumah)disaat mengundang tamunya
utk datang makan malam dirumahnya.Dan ia menghidangkan
berbagai macam hidangan.Bagi sang tamu bermacam-macam
pula dalam menghadapi jamuan itu,ada yang datang dgn
mobil sedan,ada yang jalan kaki,dll sbgnya.Ada yang
datang dgn perut kosong,karena dari jauh hari sudah
membayangkan akan makan enak,makanya perutnyapun
dikosongkannya.Ada yang sekedar memenuhi jamuan itu
saja,jadi persiapannya pun biasa-biasa saja.
Dalam mencicipi hidangannya pun para tamu itu
berbeda-beda pula dalam merasakannya.Ada yang
mengatakan enak,ada yang tidak enak,ada yang
biasa-biasa saja.Begitupun ketika hidangan
disajikan,ada yang mengambil apa yang ia suka,ada yang
merasa apa yang ia perlukan saja.Ada juga yang
mengambil semuanya,malah kalau bisa ia bawa pulang
kerumah makanan itu.
Bagi orang yang menunaikan haji,cara datangnya pun
berbeda-beda.Ada yang berjalan kaki saja,naik
mobil,kapal,pesawat dllnya.
Dalam niat berhaji bermacam-macam.Ada yang karena
gengsi,ada karena utk berdagang,atau bekerja,ada yang
karena sekedar memenuhi panggilan Allah saja,Ada yang
memang karena rindu ingin bersua dgn Allah,secara
dekat,ingin melihat bagaimana rasanya bila datang
kerumah Allah yang selama ini ia idam-idamkan.Ada juga
karena tugas,dllsbgnya.
Didalam berbekalpun manusia berbeda-beda,ada dgn jiwa
yang benar-benar dikosongkan dari segala watak yang
tercela,ada yang sebelumnya telah mengisisinya dgn
rasa kesombongan.
Didalam pelaksanaan haji manusia tak kalah jenis
ragamnya,ada merasakan betapa nikmatnya haji
tsb,sebagaimana nikmatnya seseorang yang sedang makan
hidangan dimeja makan,benar-benar lahap ia
rasakan,ada yang merasakan ibadah haji itu biasa
saja,tidak ada keistimewaannya,sebagaimana orang yang
menyantap hidangan hanya sekedar pengisi perut
saja,dan memenuhi undangan saja.Sementara disana ada
manusia yang membawa bekal hajinya dgn membawa bekal
disamping ibadah haji,ia bawa dagangan juga.agar
nantik setelah pulang,ia ada membawa bekal utk
hidupnya.
Setelah pulang hajipun manusia berbeda-beda dalam
kelakuannya setelah pulang kampung.Ada yang
berubah,dari yang jelek menjadi baik.Atau malah
kebalikannya,nasibnya malah lebih buruk lagi,persis
kebanyakan penyanyi dan bintang flm.Ada juga yang
biasa �biasa saja,sama saja antara ia sebelum dan
sesudah melaksanakan ibadah haji.Seperti tamu yang
yang diundang tuan rumah,namun ngak makan sama sekali.
Itulah ia Haji�.dan Hidangan,hanya sekedar
renungan belaka.Demikian Wassalam saya..
__________________________________________________
Do you Yahoo!?
New DSL Internet Access from SBC & Yahoo!
http://sbc.yahoo.com
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di:
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================