--- In [EMAIL PROTECTED], Irdam Syah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > # -----Original Message----- > # From: rarachm [mailto:rarachm@y...] > # > # hahahaha ada cerita fiksi yang musti diklarifikasi? apono nan harus > # diklarifikasi? what's an argument! > > apapun yang akan manalikuang anda....
hehehe... > > # itu memang langau. mereka sudah perhitungkan reaksi orang minang > # sebelumnya. dan, juga tahu bahwa tidak ada cara hukum untuk menjerat > # mereka. the more complain, the happier they are. > > > yah, kalau anda setuju dengan prediksi mereka.. nikmatilah > jilek-an langau tuh... kadang-kadang memang suuuurrr, tapi > acok juo manusuak sampai ka tulang... > apo bana hukum sara indak ado lai di ina ko... bisa > bacakak banyak tuh, apo lai ado otda... ka diam se? > saya tidak menikmatinya, karena saya terusterang belum pernah menonton sinetron tsb. dan sampai saat ini belum tergugah. reading is much more fun than watching. with reading, you arrange your own journey to fantasy; while watching is joining a tour group. I like travelling by myself, that's why i love reading, not watching. om irdam, mereka bisa dihukum hanya kalau itu adalah 'berita'. kalau cuma cerita rekaan alias ota, siapa yang bisa disalahkan? kalau ota dihukum, lantas siapa yang akan menuntut baron von munchausen? tipih bana talingo urang awak... RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

