|
Inilah reaksi Barat yang slalu dibela oleh sebagian anak
bangsa minang,
Kamis, 17/10/2002, 13:21 WIB
Disesalkan, Perusakan Sekolah Islam di Australia satunet.com - Ketua Fraksi Nasional Religius Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), H Taqiuddin Mansyur menyesalkan tindakan masyarakat Australia yang merusak sokolah Islam di negara tersebut. "Seharusnya sebagai bangsa dan masyarakat yang sudah maju tidak melakukan tindakan anarki tersebut," katanya menjawab wartawan di Mataram, Kamis. Seperti diberitakan, perusakan sekolah Islam di Australia tersebut diduga sebagai aksi pembalasan atas tewasnya warga Australia pada peledakan bom di Bali. Dikatakannya, itu reaksi yang kontradiktif, dan mungkin juga sebagai reaksi spontan dari orang-orang yang saat ini sedang menghadapi musibah. "Untuk itu bangsa Indonesia termasuk Umat Islam tidak perlu bereaksi balik dengan melakukan hal yang sama," ujarnya. Menurut Taqiuddin yang juta Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB, untuk menghindari ketegangan antara Australia dan Indonesia, maka kedua negara tersebut harus saling berkomunikasi. "Tindakan pengeboman di Bali apa pun alasannya tidak dibenarkan baik dari segi agama, hak asasi manusia maupun agama manapun," tegasnya. (sam/ant) |
Title: Maize

