Asalamu'alaikum wr.wb. Bagi saya posting ini aneh sekali, saya sendiri juga melihat di TV mereka yang berseragam biru melakukan evakuasi, sebagai muslim sangat saya hargai ikhwan-ikhwan itu. Salut untuk rekan-rekan PK kalau memang mereka itu dari PK, namun jangan lupa seorang muslim memang seharusnya yang menolong siapa saja dan pasti dia tidak mengharapkan namanya dan wajahnya dapat publikasi. Soal pihak lain yang dapat nama hasil dari rekayasa seseorang, sangat mungkin. Kalau anda tidak salah sebutkan organisasi preman yang anda sebut itu sangat ahli dalam menghandle media massa. Sebaliknya PK sangat kedodoran, sampai hari ini saja saya belum melihat pengurus pusat atau wilayah PK yang mengutuk aksi pemboman itu, malahan sibuk bersama ABB menuding-nuding amrik sebagai pelaku, konyol kan. Aneh memang kawan kita yang membawakan lambang Islam ini, berbuat baik mau, dan itu ko, tapi tidak mau mengutuk kejahatan artinya merestui kejahatan kemanusiaan itu. Sekarang kok malah mengugugat kenapa tidak disorot media. Sebagai muslim saya sedih dengan sedikitnya tokoh muslim yang mengutuk peristiwa ini, kebanyakan mereka sibuk mencari alasan bahwa si om bus yang berbuat (mencari hantu disiang bolong), yang saya tahu hanya Hasyim Muzadi yang terang mmengutuk peristiwa itu. Salam
St. Bagindo Nagari ----- Original Message ----- From: "nila nila" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, October 17, 2002 2:29 PM Subject: [RantauNet.Com] Fakta yang sengaja di tutupi di bali > -----Original Message----- > > From: Arief A Yudanarko > [mailto:[EMAIL PROTECTED]] > > Sent: 15 Oktober 2002 16:54 > > To: pnila2000@yahoo. [EMAIL PROTECTED] > > Subject: [pk_jatim] Berita dari Bali > > Importance: High > > > > > > Ini dari Ketua DPW PK Bali: > > > > Ada 1 fakta yang secara detil belum pernah saya > sampaikan, yaitu: 15 > menit > > setelah ledakan ada warga muslim Kuta yang langsung > terjun ke TKP > bersama > > dengan 19 anggotanya. Mereka tergabung dalam > perkumpulan RKDK (Rukun > > Kifayah Desa Kuta) yang biasanya melakukan kifayah > untuk ummat Islam > yang > > meninggal dunia. Saat mereka terjun di lapangan, > aparat hanya ada 2 > orang > > dan kedatangan berikutnya sungguh sangat lama. > Mereka tim RKDK > berpakaian > > biru, jadi kalau antum melihat tayangan TV saat > evakuasi berseragam > biru, > > itulah perjuangan dan bakti nyata ummat Islam dalam > tragedi itu. > Namun > > sungguh mengherankan, media massa tidak meliputnya > sama sekali. > Dalam > arti > > identitas mereka siapa. Artinya, secara singkat > bisa saya sampaikan > bahwa > > andil ummat Islam dalam proses evakuasi sangatlah > besar bahkan > berjam-jam > > proses evakuasi berlangsung, warga Hindhu bisa > dikatakan tidak > terlibat > > kecuali satu dua orang saja. Kemudian mereka RKDK > itu berjibaku > hingga > > siang hari. Oleh karena mereka yang sejak awal > terjun ke lapangan, > maka > > detil kurban dengan segala identifikasinya, > diantaranya: ada yang > kakinya > > nempel didinding, ada yang kepalanya terpisah dari > tubuhnya, ada > yang > luka > > bakar dan ketika diangkat seperti abu dan ususnya > terburai, pendek > kata > > sungguh sangat mengerikan. Oleh karena jumlah > kurban yang mencapai > ratusan > > sementara ambulan daya angkutnya sangat terbatas, > maka ada rencana > mayat > > yang sudah tidak berbentuk itu dinaikkan truk > terbuka saja, namun > hal > itu > > urung dilakukan karena khawatir apa penilaian dunia > internasional > atas > > perlakuan yang 'kurang manusiawi' dari Indonesia. > > Sebagai bukti kongkret atas peran RKDK yang sangat > fenomenal dan > strategis > > itu, maka tatkala ada kunjungan lapangan dari > Gubernur, Pangdam dan > > Kapolda, maka yang bisa menjelaskan secara runtut > dan detail adalah > RKDK. > > Ini adalah fakta yang sangat sulit untuk > terbantahkan bahwa > propaganda > > yang hendak menyudutkan ummat Islam adalah isapan > jempol belaka. > Cuma.... > > kenapa media massa tidak memihak kepada kita? > Inilah teka-teki yang > sulit > > dijawab. Justru kemudian di media massa yang muncul > adalah FPD > (Forum > > Peduli Denpasar), organisasi para preman yang > diekspos habis-habisan > oleh > > media lokal sebagai yang paling berperan dalam > proses evakuasi ini. > Saya > > sendiri yang tidak kurang dari 1 jam dan telah > membantu sekitar 20 > korban > > bersama-sama dengan FPD di UGD RSUP pun tidak > pernah diambil > gambarnya. > > Memang ada keberpihakan yang sangat kentara. > > MAksud saya, bisakan akh Sapto dkk di media massa > Islami mengekspos > > habis-habisan fakta ini sebagai konter propaganda? > Harus bisa!! dan > harus > > bisa!!, sekali lagi harus bisa.!!!... Allahu > Akbar..... > > Tolong akhi...antum sebarkan berita ini > seluas-luasnya. Andil antum > sangat > > besar untuk konter propaganda ini. > > Selamat berjuang... Allahu ma'anaa. > > > > > > Berbuatlah adil, karena adil lebih dekat kepada > taqwa > > (al Maaidah: 8) > > > > > __________________________________________________ > Do you Yahoo!? > Faith Hill - Exclusive Performances, Videos & More > http://faith.yahoo.com > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

