Ada hal yang mengganggu dari surat di bawah.  
Pertama, surat itu tidak berasal (originally) dari pak Dharmawan 
Ronodipuro (Silahkan check), cuma cara copy-paste nya membuat seolah-
olah surat itu berasal dari pak Dharmawan.

Kedua, surat itu tidak satupun menuliskan fakta yang penting.  
Semuanya hanya analisa dari dugaan dan perkiraan dan diselipkan 
diantara fakta yang tidak terlalu penting.  Istilahnya bermain jigsaw-
puzzle dengan perkiraan; lalu berharap dapat merajut fakta.

Untuk model analisis dan dugaan seperti ini, sumber berita sangat 
penting. Tanpa nama sourcenya, maka itu cuma omongan pengantar bobo 
doangan.

~rarach.
(Bohong yang berbahaya adalah fakta yang diedit seperlunya..., itulah 
sebabnya ota tidak bisa dituntut di pengadilan....)

--- In [EMAIL PROTECTED], "Madahar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> wa'alaikum salam ww,
> terima kasih pak Arlen, kayaknya memang sudah mulai ada kesadaran 
bagi anak
> negri untuk tidak terlalu percaya dengan berita indonesia sarang 
teroris.
>  
> salam
> 
> -----Original Message-----
> From: Arlen [mailto:arlen@;p...]
> Sent: Tuesday, October 22, 2002 3:59 AM
> To: 'Rahima'
> Cc: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [ikasbi] Bali Conspiracy Theory (believe it, or not)
> 
> 
> Assala mu'alaikum Wr.Wb.
> Ini ada kiriman dari seorang Sahabat kita yang cukup menarik juga 
untuk
> disimak and direnungkan sejenak.
> Mudah2an ada hikmahnya buat kita 
semua,semoga.............................
> Izinkanlah ambo mengucapkan,
> "Salamaik Manyambuik Bulan Suci Ramadhan,
> Mohon Ma'af Lahia Jo Bathin"
> kapado Sanak Saudaro ambo dimanopun barado diseantero dunia ko.
> Semoga sagalo Amal Ibadah kito ditarimo disisi Tuhan Yang Maha Kuasa
> nantinya,amiiiiin......................
> Wassalam,
> A St. Mudo.
> 08127513066
>  
>  Bali Conspiracy Theory (believe it, or not)
> 
> 1. Amerika menginginkan Maluku sebagai  No Man's Land  supaya
> perjalanan dari pangkalan militer US di Filipina ke  pangkalan
> militer di East Timor tidak perlu melalui perairan Indonesia
> (Sejak Gus Dur tidak mau pro US, maka amerika menganggap Indonesia
> ada kemungkinan tidak pro US lagi)
> 
> 2. Sebagai back up plan, Sulawesi   Utara (Poso) dan Papua lebih
> baik dimerdekakan juga
> 
> 3. US  tidak  berani mengirim pasukan militer ke Maluku untuk
> invasi,karena selain  tidak  ada alasan yang tepat, Navy Seal Team 6
> yang paling jago di Asia pun  masih  takut dengan Kopassus dan 
Kopaska.
> 
> 4. Mercenary disewa CIA  untuk  melancarkan psyco-war di Maluku
> supaya ada pertumpahan darah di  sana.  Amerika belajar dari sejarah
> Indonesia yang sangat mudah diadu domba  pada  jaman penjajahan
> Belanda. Maka diadulah Islam dan Kristen di sana,  padahal  orang
> Indonesia paling dikenal dunia sebagai masyarakat yang  paling
> toleransi beragama.
> 
> 5. TNI ternyata berhasil menangani  keadaan di  Maluku dan
> beberapa provokator (orang yang sama yang bisa  tampil sebagai  
pendeta
> pada hari ini, besok menjadi ustad)
> 
> 6.  Dengan ditangkapnya  banyak mercenary (tentara bayaran) yang
> menjadi  provokator di Maluku, maka  Operation No Man's Land bisa
> dikatakan terancam  gagal.
> 
> 7. Strategi  berikutnya adalah menuding Indonesia sebagai  sarang
> teroris, versi lainnya  adalah Indonesia adalah sarang Al-Qaeda
> (padahal Al-Qaeda sama sekali bukan  teroris. Al-Qaeda adalah
> pasukan  khusus yang dibentuk CIA pada perang  dingin untuk
> menghalau
> kekuatan  Soviet supaya tidak masuk ke Afghanistan.  Osama dan Al-
> Qaeda ditelantarkan  pada pasca perang dingin, mengakibatkan
> mereka melawan Amerika)
> 
> 8.  Hamzah Haz berani mengeluarkan pernyataan  bahwa tidak ada
> teroris di  Indonesia, karena memang tidak ada komplotan  teroris
> di Indonesia.
> 
> 9. Kemerdekaan Maluku kian di ambang kegagalan,  Amerika
> memerlukan
> alasan tepat untuk menurunkan pasukannya di   Indonesia.
> 
> 10. Karena memang tidak ada teroris di Indonesia, maka  CIA
> membayar
> mercenary untuk melakukan teror di Indonesia dengan bom,
> salah satunya yang di Bali kemarin (dengan bom C4)
> 
> 11. Jika banyak  teror  bom di Indonesia dan pelakunya tak kunjung
> ditangkap, maka US akan  menuding  TNI dan POLRI tidak dapat
> menyelesaikan tugasnya dan butuh  pasukan Amerika  untuk membantu
> menumpas teroris di Indonesia.
> 
> 12.  Dengan mendaratnya  pasukan Amerika di Indonesia, maka orang-
> orang Ibu  Pertiwi yang menjaga  keutuhan Indonesia akan
> disingkirkan
> dengan skenario  orang-orang tersebut  terlibat dalam terorisme
> yang
> terjadi di  Indonesia.
> 
> 13. Pemerintah  Indonesia akan di-"bersih"-kan oleh US,
> orang-orang
> yang tidak pro US akan  dikategorikan sebagai teroris atau
> terkait
> dengan Al-Qaeda (yang bukan teroris)
> 
> 14. Skenario 1: Maluku,  Papua, dan Sulawesi Utara akan  tetap
> dimerdekakan.
> 
> 15. Skenario 2:  Pemerintahan Indonesia akan  dijadikan negara pro
> US
> dengan catatan bukan  dalam negara kesatuan Republik  Indonesia
> lagi,
> tapi terpecah menjadi  negara Aceh, negara Riau, negara  Sulawesi
> Utara, negara Maluku, negara  Papua, dan negara Republik
> Indonesia
> untuk mempersempit teritorial  kelautan Indonesia yang kaya raya.
> 
> 16.  Apa pun skenarionya, jika  berhasil maka:
> a. perusahaan-perusahaan minyak  Amerika bebas mengolah  sumber
> minyak bumi di laut Timor dan dengan aman  membawanya ke Amerika
> karena tiga titik strategis: East Timor - Maluku -  Filipina
> mempunyai  pangkalan militer US
> b. Australia tidak perlu takut jika  kelak ada  invasi dari
> Indonesia
> karena adanya pangkalan militer US di tiga  titik  tersebut, dan
> mereka juga akan mengambil bagian dalam pengolahan minyak  bumi di
> Laut Timor.
> 
> 17. Mohon diwaspadai bahwa Gerakan Islam   Radikal itu tidak ada,
> dan
> Islam bukanlah teroris seperti yang diceritakan   (dengan cara
> cuci
> otak) Israel kepada masyarakat dunia. Kebencian Israel   kepada
> negara-negara Islam dan negara-negara dengan mayoritas penduduk
> beragama Islam adalah persoalan simpati terhadap Palestina (yang
> ditakutkan  akan membuka mata negara-negara lain yang non-muslim
> untuk  melihat  kenyataan dan kemudian bersimpati juga kepada
> gerakan
> pejuang  Palestina dan  negara-negara Islam)
> 
> 18. Israel masih berjuang keras  untuk  "membereskan" pejuang
> Palestina dan simpatisannya di seluruh dunia  demi  penguasaan
> sumber
> minyak di Timur Tengah bekerja sama dengan  Amerika  Serikat
> (konglomerat-konglomerat terkuat di Amerika adalah  keturunan
> Yahudi
> yang mempunyai hubungan dengan tanah leluhurnya, bahkan  orang
> kunci/key  person di militer, kongres, dan pemerintahan - serta
> presidennya - adalah  keturunan Yahudi)
> 
> 19. Indonesia sedang dalam  keadaan yang sulit, bagi  kita yang
> orang
> awam dan sipil saja sudah  terbayang betapa banyak urusan  yang
> harus
> diselesaikan berkaitan dengan  masalah ini, apalagi presiden  kita.
> 
> 20. Saya pribadi sudah senang  mendengar banyak opini orang
> Indonesia mulai menunjukkan kedewasaannya  dalam menanggapi kisah
> pemboman  di Bali. Banyak yang sudah tahu kalau  pemboman tersebut
> bukan dilakukan  oleh teroris lokal, melainkan permainan  perang
> intelijen.
> 
> 21. Tidak  ada yang bisa kita lakukan sebagai  orang sipil untuk
> menanggapi perang  intelijen ini selain berdoa dan tetap
> berkepala
> dingin. Jangan terlalu  percaya dengan provokasi apalagi
> provokasi
> yang datang dari mulut (sayang  sekali) pemuka agama (yang
> mungkin
> pemuka agama gadungan)
> 
> 22. Jangan  cepat menuduh kegiatan  anarkis atau terorisme
> dilandaskan oleh agama  tertentu. Tidak ada agama di  dunia ini
> yang
> mengajarkan anarki dan teror.  Di negara kita banyak sekali
> kelompok
> yang mengatasnamakan agama sebagai  tameng, padahal kelompok
> tersebut tidak beragama dan hanya dibayar oleh  pelaku perang
> intelijen  untuk mencemarkan agama tertentu.
> 
> 23. Marilah  kita masing-masing  kembali menjadi manusia Indonesia
> yang seperti dulu,  saling toleransi  beragama, karena kita semua
> tahu bahwa semua agama adalah  baik. Seluruh  umat tidak perlu
> memeluk agama yang sama untuk masuk surga,  dan tidak
> perlu "menyelamatkan" umat lain dengan mengajak berpindah agama
> untuk  masuk surga. Mari kita ingat baik-baik bahwa semua agama
> yang
> menyembah  Tuhan adalah baik, jalannya saja yang berbeda, tujuan
> tetap   sama.
> 
> 24. Marilah kita ingat juga hanya karena sebab adu domba,
> kita menderita selama 3,5 abad pada masa yang lampau. Jangan hanya
> 
> karena  percaya pada provokasi kita dengan secepat itu mengambil
> peran  dalam  korban-korban perang intelijen.
> 
> 
> 
> 
> Dharmawan R 
> International Liaison Office
> United Nations Assistance Mission in Afghanistan
> Kabul
> Afghanistan
> Kabul Mobile: +93 (0)70281375
> Kabul Tel: 2100724 6167 or 6871
> International Tel: +39 083124 6167 or 6871
>                    +1 212 9632668 ext.6167 or 6871
> Jakarta Mobile: +62 81 8956086
> 
> 
> 
> 
> 
> Yahoo! Groups Sponsor 
> 
> ADVERTISEMENT
> 
> 
>  
> 
<http://rd.yahoo.com/M=212804.2460941.3878106.2273195/D=egroupweb/S=17
050160
> 
61:HM/A=810327/R=0/*http://geocities.yahoo.com/ps/info?.refer=blrecs>
> 
<http://rd.yahoo.com/M=212804.2460941.3878106.2273195/D=egroupweb/S=17
050160
> 
61:HM/A=810327/R=1/*http://geocities.yahoo.com/ps/info?.refer=blrecs> 
        
>  
> <http://us.adserver.yahoo.com/l?
M=212804.2460941.3878106.2273195/D=egroupmai
> l/S=:HM/A=810327/rand=675800878>      
> 
> silakan lihat halaman web http://www.ikasbi.org 
<http://www.ikasbi.org> 
> untuk mengirimkan email ke seluruh member Mailing List ini, 
kirimkan ke
> [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/> Service.


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke