Wassalamu'alaikum wr.wb., Ah, masak iya dengan segala cara, mak?
Begini, Islam itu memang harus didakwahkan. Islam itu, yang rahmatan lil'alamiin'itu memang harus disampaikan dan didakwahkan. Disampaikan kepada siapa saja yang mau menerimanya. Kalau tidak mau ya tidak apa-apa, tidak mungkin dipaksakan, dan tidak boleh dipaksakan. Dan Islam memang menyuruh untuk ber 'amar ma'ruf - nahi munkar'. Menyeru kepada kebajikan, kepada yang baik, kepada yang ma'ruf. Begitu juga berusaha mencegah kemungkaran. Berkeinginan agar kemungkaran itu dihentikan. Berusaha agar kemungkaran itu tidak berketerusan. Caranya tentu harus taktis. Harus disesuaikan. Mula-mula mungkin persuasif. Kalau indak talab, mungkin agak mambulaliak sedikit. Kalau indak talab juga ditingkatkan lagi. Ini perintah agama. Masak akan disangkal pula perintah agama? Dan konsekwensinya diserahkan kepada Allah. Kalau ternyata harus berhadapan dengan kekerasan ya apa boleh buat. Kata, nabi dalam hadits beliau, 'barangsiapa yang melihat kemungkaran hendaklah mencegahnya dengan kekuatan, kalau tidak kuat dengan kekuatan dengan lisan, kalau tidak kuat juga dengan lisan dengan doa dalam hati, namun yang terakhir ini adalah yang selemah-lemahnya iman'. Dan yang imannya kuat memang biasanya tidak banyak. Kalau kita melihat kemungkaran sedang dicegah oleh orang yang beriman, lalu kita tidak ikut, bahkan mencela yang mencegah itu, barangkali iman kita bukan saja tidak sebanding dengan mereka bahkan mungkin berseberangan. Perlu dicatat ini, untuk kemashlahatan dunia dan akhirat. Artinya kalau kita menganggap apa yang diperintahkan Allah itu sebagai beban, melakukan 'amar ma'ruf - nahi munkar' itu sebagai suatu yang 'negative', tentu kita harus siap pula menjawabnya nanti di hadapan Allah SWT. Balik ke Hizbut Tahrir, (yang saya bukan anggotanya). Masak iya sih mereka menggunakan segala cara? Segala cara yang bagaimana? Sampai disika sajalah dulu. Wassalamu'alaikum wr.wb., Lembang Alam --- Basri Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum wr. wb. > > Hizbut Tahrir ingin kalifah Islam di Indonesia dan > dunia dengan segala cara, > apa betul ini yang menjadi objective dari risalah > Muhammad SAW? > Salam > > SBN > > ----- Original Message ----- > From: "Muhammad Habdi" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, October 25, 2002 1:25 PM > Subject: [RantauNet.Com] Mereka yang anti Islam > > > > Amerika Motori Pembentukan Opini Perangi Gerakan > Islam > > > > Jakarta-RoL--Ketua Hizbut Tahrir Indonesia, > Muhammad Ismail Yusanto, > menilai pihak asing sengaja membangun opini dalam > rangka memerangi > gerakan-gerakan Islam di dunia, dengan terus > mengaitkan aksi-aksi terorisme > di sejumlah tempat dengan kelompok Islam garis > keras. > > > > "Apa yang dikatakan sebagai terorisme global itu > hanya kedok saja. Maksud > sesungguhnya adalah untuk memerangi gerakan Islam, > karena paska 'perang > dingin', mereka menganggap Islam fundamentalis > sebagai ancamannya," katanya > di Jakarta, Jumat. > > > > Penilaian tersebut dilontarkan menanggapi > pernyataan Menlu Denmark yang > mengatakan fenomena meningkatnya gerakan Islam > fundamentalis memiliki > kesamaan dengan gerakan Nazisme dan komunis yang > pernah melanda Eropa. > > > > Pembentukan opini oleh pihak asing tersebut, > katanya, dimotori oleh > Amerika Serikat yang memang mempunyai > kepentingan-kentingan tertentu, antara > lain ingin menguasai kekayaan yang dimiliki negara > Islam seperi cadangan > minyak. > > > > AS, katanya, beranggapan bahwa satu-satunya > penghalang bagi mereka untuk > mencapai tujuan itu adalah gerakan Islam garis keras > yang merka sebut > sebagai Islam fundamentalis. > > > > Karena itulah, lanjut Ismali Yusanto, sebelum > gerakan Islam itu menjadi > besar maka AS berusaha memukul habis berakan itu, > termasuk yang sekarang ini > terjadi Indonesia. > > > > "Lalu dibuatkan skenario mulai dari pelaku > penghancuran WTC adalah > kelompok Al Qaeda sebagai kelompok terorisme meski > tidak ada bukti-bukti, > yang pada akhirnya dikaitkan lagi dengan gerakan > Islam garis keras secara > keseluruhan di manapun berada," katanya. > > > > Ismail mengaku mempunyai data-data dari pihak > penerbangan bahwa tuduhan AS > mengani pelaku penghancuran WTC itu adalah teroris > tidak masuk akal, karena > pesawat sekaliber Boeing 747 yang sengaja > ditabrakkan ke Menara WTC itu, > beroperasi secara otomatis melalui sistem > komputerisasi. > > > > "Jadi pesawat itu sudah diprogram dengan > sendirinya sehingga bagaimana > mungkin pembajak bisa masuk ke dalam sistem > operasional pesawat itu kalau > bukan orang-orang yang tahu sistem itu," katanya. > > > > Peristiwa pengeboman di Bali, menurut dia, juga > tidak terlepas dari > skenario global yang sengaja diciptakan untuk > menunjukkan seolah ada bukti > bahwa memang di Indonesia ada teroris. > > > > Dia menambahkan, kalau betul pelaku peledakan bom > di Bali adalah teroris > maka perlu dipertanyakan apa motivasinya, karena > akan lebih masuk akal jika > lokasi peledakan itu adalah instalasi milik AS. > > > > "Kalau memang pelakunya adalah terorisme dari > kalangan Islam garis keras, > apa motivasinya meledakkan bom di tengah-tengah > turis. Akan lebih beralasan > kalau misalnya bom itu diledakkan di kedubes AS," > katanya. > > > > Hal itu, katanya, menunjukkan adanya skenario > besar untuk menekan > Indonesia secara psikologis, ekonomis, dan politik, > untuk lebih tegas > terhadap gerakan Islam yang dianggap sebagai garis > keras. > > > > "Jadi, kalau awalnya mereka menyatakan perang > terhadap terorisme, maka > sekarang ini skenario mereka telah meningkat menjadi > perang terhadap gerakan > Islam yang dianggap sebagai fundamentalis," katanya. > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > > =============================================== > > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika > subscribe, > > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > > > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing > List di: > http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > > =============================================== > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika > subscribe, > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing > List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > =============================================== ===== St. Lembang Alam __________________________________________________ Do you Yahoo!? Y! Web Hosting - Let the expert host your web site http://webhosting.yahoo.com/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

