Ass. ww,
dunsanak kasadonyo, barikuik awak cubo mengetik ulang berita koran Riau Pos hari ini kolom Sumbar.
 
Dishubpar Agam Curi Momen
Dinas Perhubungan dan Pariwisata Agam manfa'atkan momen penting  upaya pemulihan kepercayaan dunia internasional terhadap suasana wisata di Sumatera Barat. Bahkan, tanggal 1 Oktober (mungkin maksudnya 1 Nopember) mendatang, Dishubpar Agam sengaja mengundang 16 travel biro di Indonesia untuk membawa wisatawan asing menikmati berbagai potensi wisata di Kabupaten Agam untuk meyakinkan bahwa suasan keamanan di Kabupaten Agam aman tidak sesuai dengan yang digembar gemborkan di luar negeri.
Seperti dikatakan Kadinas Dishubpar Agam Drs Mairunding Pangabean menjawab RPG, kemarin (29/10) di Kantor Bupati Agam, diyakinkannya bahwa moment tersebut diharapkan untuk memulihkan kepercayaan dunia internasional terhadap stabilitas Indonesia khususnya di Sumbar. Dikatakan, pihaknya kini berupaya maksimal melobi beberapa pengusaha perjalan di Sumbar, mengingat beragam potensi wisata Kabupaten Agam saat ini membutuhkan upaya maksimal. Tidak hanya pemolesan sarana wisata tapi juga memberikan berbagai jamainan pada wisatawan asing.
Khusus untuk 1 Oktober momen menjelang Ramadhan tahun ini, pihaknya sengaja memperkokoh kerjasama dengan beberapa travel biro dan pengusaha kepariwisataan di Sumbar. Dalam perkembangan awal, pihaknya sudah mendapat gambaran cerah, dimana di beberapa lokasi yang jadi tujuan wisata termasuk di beberapa hotel terkemuka di Agam dan Bukittinggi sudah menyatakan kesiapannya menyambut rombongan wisatawan tersebut. "Dengan program semacam itu, diharapkkan ada pemulihah keepercayaan dari dunia internasional khususnya kalangan wisatawan untuk tetap berkunjung ke Indonesa, khususnya ke Agam, Suamtera Barat,"
 
Pembenahan Objek
Dilain pihak, menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini, pihak Dishubpar Agam juga sudah melakukan beberapa langkah penting dalam membenahi objek wisata yang selama ini dikenal wisatawan mancanegara. Objek wisata yang jadi prioritas saat ini, terutama di kawasan Muko-Muko, objek wisata Linggai - Puncak Lawang, kawasan wisata Ambun Tanai termasuk objek wisata Bandar Mutiara. "Diharapkan pembenahan yang dilakukan bisa mengundangng daya tarik tersendiri Tidak hanya bagi wisatawan asing tapi juga pengunjung lokal yang pada liburah Idul Fitri, biasanya selalu membanjiri kawasan wisata di Kabupaten Agam, momen itulah yang kita curi untuk menggenjot pengembangan wisata Agam ditengah krisis multi dimensi, apalagi pasca teror bom Bali yang menyedot perhatian dunia internasional itu," katanya. (men/rpg).
 
salam

Kirim email ke