Hm, saya baru kepikiran. Mungkin pemda tidak akan membayar utang
dengan uang. Mungkin ada perjanjian bahwa sebagian pengelolaan
bandara akan di serahkan kepada investor untuk jangka waktu
beberapa lama.Kalau saya yang jadi investor, jika tahu debitur
saya tidak akan mampu membayar, saya tidak terlalu "tolil"
memaksakan kontrak bahwa utang duit harus di bayar duit. Dan
yang paling menarik untuk saya adalah memikirkan seberapa persen
nilai tambah dari proyek ini akan mengalir ke para debitur,
berapa persen untuk "para calo-calo proyek", dan berapa persen
untuk rakyat Sumbar? Karena tidak tahu-menahu, jangan-jangan
rakyat malah defisit.

Hehehe...Menarik juga nih, kalau ada yang mampu melacak isi
kontrak proyek Bandara ini antara pemda Sumbar, DPRD sumbar
dengan para investornya.

GM


----- Original Message -----
From: " -- (*V*) --" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, October 31, 2002 3:38 PM
Subject: Main monopoli yuk! Re: [RantauNet.Com] Berita


>
> ----- Original Message -----
> From: "RD" <[EMAIL PROTECTED]>
> > Nakan liau mangecek itu projek baharago 900 miliar pitih
awak,
> etong lah dek sanak bara dollar nyo tu.Bilo katabaia no du
> sanaks, ituang ituang dunia investment, si japang nio babaliak
> pitihnyo duo tigo kali lipek tambah lo jo interest.Ambo jamin
> indak kata
> > baia sampai kiamaik dek sanaks do. ====
>
> Dear DD,
>
> May I ask you a question? Angka 900 Milyar itu, apakah  nilai
> keseluruhan proyek atau kah nilai pinjaman yang di berikan
> Jepang? Ada berapa investor asing yang masuk ke dalam proyek
> Bandara ini?
>
>
>



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke