|
Mastel Kecam
Aksi Mass Defacing
Reporter : Sigit Widodo detikcom
- Jakarta,Masyarakat telematika Indonesia (Mastel) mengecam aksi mass
defacing yang dilakukan para hacktivis Indonesia ke server-server situs
Australia. Kecaman ini disampaikan Sekjen Mastel, Nies Purwanti, melalui email
ke berbagai mailing list (milis), Kamis (7/11/2002).
Nies atas nama Dewan Pengurus Harian (DPH) Mastel menyatakan dalam emailnya,
bahwa Mastel tidak setuju terhadap aksi-aksi semacam itu.
�Dewan Pengurus Harian Mastel menyatakan tidak setuju terhadap aksi-aksi
mass defacing tanpa pandang bulu, ataupun kegiatan serupa yang
jelas-jelas mengganggu, merusak dan merugikan operasi atau keberlangsungan
aktivitas pihak lain.
Karenanya, masih menurut email tersebut, DPH Mastel mendesak agar semua
pihak, termasuk asosiasi atau organisasi yang bergerak di bidang internet, untuk
melakukan upaya pencegahan yang terbaik demi kembalinya kondisi berinternet yang
baik dan beretika.
�Kami mengharapkan agar para pihak yang bergerak di bidang internet dapat
menciptakan suasana yang kondusif bagi pemulihan Indonesia yang terpuruk saat
ini,� demikian Nies menutup emailnya.
Imbauan untuk menghentikan perang cyber terhadap Australia, sejatinya
sudah banyak dilontarkan oleh para pengurus asosiasi-asosiasi dan
lembaga-lembaga internet di Indonesia. Namun imbauan ini tampaknya sama sekali
tidak digubris oleh kalangan hacker.
Seorang hacker yang enggan disebutkan identitasnya malah mengatakan,
para �petinggi-petinggi internet Indonesia� selama ini terlalu banyak bicara
tanpa menyelesaikan masalah-masalah riil yang menghambat perkembangan internet
di Indonesia. Sang hacker juga menilai, petinggi-petinggi internet
tersebut seringkali bersikap elitis dan tidak mau menerima masukan dari anggota
komunitas internet lainnya.
Karena itu, kebanyakan kelompok hacker bertekad untuk meneruskan
serangan cyber hingga pemerintah Indonesia melakukan tindakan tegas
kepada pemerintah Australia.
Apa mungkin? |

