|
Kebetulan sekali sudah teroris yang berasal dari
etnik minang kawannya si Amrozi yang sekarang lagi diuber polisi. Masalah besar
sekarang ialah banyaknya pelindung dan potensial teroris di minang dan milis
ini.
Fahmi memang hebat
Soal Game Berbau Rasis
Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos Reporter : Teguh Budi Santoso detikcom - Jakarta,Eidos,
perusahaan software game yang melansir �Hitman 2� rasanya bakal tambah
dipusingkan akibat produknya itu. Usai protes Suku Sikh selesai, kini warga
Minangkabau mempertimbangkan untuk melakukan protes serupa.
Adalah Fahmi Idris, anggota MPR yang juga Penasihat Yayasan Gebu Minang
mengungkapkan hal ini. Fahmi yang tengah berada di Mekkah ketika dihubungi
detikcom mengungkapkan warga Minangkabau akan sangat terganggu bilamana
betul salah satu teroris yang digambarkan dalam game tersebut benar dari suku
Minangkabau.
�Oh, tentu hal itu sangat menganggu. Sangat merusak sekali. Kita, warga
Minang akan meminta karakter itu dihapus dan kalau perlu kita tuntut,� ujar
Fahmi, Selasa (19/11/2002). Fahmi berjanji akan segara menggalang warga Minang
untuk menindaklanjuti kasus ini sepulang dari Mekkah.
Menurut Fahmi, walau hanya sekadar hiburan game, namun pencitraan karakter
teroris sebagai orang suku Minangkabau sebagai tindakan sembrono. Langkah itu
dinilai mendiskreditkan suku tertentu. �Sama sajalah, apakah mereka mau George
W. Bush (presiden AS) digambarkan sebagai teroris,� ungkapnya.
Fahmi melihat bahwa saat ini, pihak Barat telah mulai memberi cap seenaknya
bagi suatu kelompok tertentu tanpa mempertimbangkan aspek lainnya. �Mereka biasa
menggambarkan sosok teroris orang Islam, Arab kemudian diperluas lagi Sikh dan
sekarang malah Minangkabau,� kata Fahmi.
Fahmi boleh jadi benar. Soalnya, setengah dari 6 karakter penjahat yang ada
dalam game �Hitman 2� memang mewakili gambaran itu. Tokoh teroris itu antara
lain Charlie Sidjan (teroris asal Minang), Abdul Bismilah Malik (pemimpin suku
di Kunduz) dan Dalit (pemimpin agama Sikh).
Bila warga Minang jadi melakukan protes, maka hal itu akan menjadi yang kedua
yang diterima Eidos berkaitan game �Hitman 2.� Sebelumnya, 35 perkummpulan suku
Sikh melancarkan protes akibat karakter dalit yang dituduh menghina suku Sikh.
Gara-gara protes ini, Eidos meminta maaf dan menghilangkan penamaan Dalit dalam
produk selanjutnya.
�Hitman 2� sendiri diluncurkan sejak Maret 2002 silam dan tersedia untuk
dimainkan melalui PC, Xbox ataupun Playstation 2. �Hitman 2� berkategori M alias
untuk orang dewasa.
|
- [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos yoel
- [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos Basri Hasan
- [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos Puarman
- Re: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eid... Andria Agusta
- Re: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos gantino
- Re: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eid... siegfried2000
- Re: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut... Tommy & Susi
- Re: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos hendra . messa
- RE: [RantauNet.Com] Tokoh Minang Siap Tuntut Eidos Madahar

