ass. ww, mantap sekali pendapat sanak Hendra, tapi saya juga punya pendapat lain. Sebetulnya kenapa ninik mamak menganjurkan kita merantau, hal itu disebabkan kondisi kampung (saat itu) tidaklah semaju sekarang ini. Dimana sa'at itu umumnya kehidupan adalah sebagai petani, nelayan atau pendidikan max SLTA itupun harus ke kota kabupaten. Jadi tidak salah rasanya ninik mamak/orang tua menyuruh pergi merantau yang semata-mata tujuannya bukan uang tapi mencari apa yang bisa dikembangkan untuk nagari dari hasil perantauan tsb. Hanya saja,... sebagian perantau yang telah mendapatkan apa yang diharapkan oleh ninik mamak/orangtua tsb. Tapi sedikit diantara perantau yang menjabarkannya dalam arti dan konteks yang jelas sehingga kita sering menyalahkan orang yang memberi nasehat. Tapi bagi mereka yang menerapkan setidaknya ada perhatian terhadap kampungnya banyak juga perantau itu yang sukses membangun negerinya. Mungkin saja dalam bentuk financial tapi juga ditindak lanjuti dengan membantu menguruskan ke pihak-pihak terkait yang bergerak dalam bidang pembangunan, sarana dll sampai tuntas. Setelah bisa rasanya tanpa bantuan mereka, maka sang perantau kembali mengadu untungnya di perantauan. Dan biasanya mereka selalu melakukan monitoring atas apa yang telah diusahakan bersama. Masalah hasil adalah tanggung jawab yang tinggal dikampung untuk menjaga dan mengelolanya.
Itulah pendapat saya sanak tentang pengertian dari pepatah tsb. salam madahar (35) -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Tuesday, November 26, 2002 8:01 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [RantauNet.Com] pemudik, Pamer Kekayaan di Kampung Halaman ...delete... Kembali ke pepatah , " di rumah, paguno balun" , harus lah pula dibuat kejelasan, kapan ia ( rantau) dianggap "telah berguna" , dan apa bentuk partisipasi nyatanya. Dalam hal ini bisa dikata ninik mamak awak ( tetua nagari ) tidak memiliki konsep yg mendasar. Yang terbayang hanyalah sumbangan finansial rang rantau untuk membangun mesjid , misalnya . Padahal sebenarnya lebih besar lagi harusnya. ...hapuih... RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

