Mimbar Minang, Selasa, 26-11-2002 12:00 wib Dokter Gigi Diperkosa di Solok, Pelaku Tukang Ojek Bergelar Datuk
SOLOK, Mimbar - Sudah lebih dua pekan sejak peristiwa diperkosanya seorang dokter gigi di Solok, akhirnya Polsekta Solok berhasil menciduk pelakunya. Siapa yang memperkosa dokter gigi cantik bernama Tika (bukan nama sebenarnya) ini? "Ternyata ia seorang tukang ojek, tinggal di kawasan Aripan Kabupaten Solok," kata Kapolres Solok, Misran Musa didampingi Kapolsekta Solok, Fahmi Reza kemarin di Solok. Setelah bekerja keras selama dua pekan, tim reserse Polsekta berhasil mengendus sang pemerkosa. Pekan lalu diperoleh kabar bahwa pengojek itu menggunakan Yamaha RX King BA 6230 HE. "Sejak itu pengejaran kita tingkatkan, anak buah saya sebar, barulah kemarin (Ahad-red) makin jelas siapa pengojek itu dan langsung kita ambil di rumahnya di Aripan," kata Fahmi. AR gelar Datuk MK nama tersangka yang begitu diciduk langsung menyerah kini harus meringkuk di sel tahanan Polsekta Solok untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya. Pengakuan dia sementara kepada Polisi, ia memang membawa korban dari terminal Bareh Solok, malam tanggal 6 November lalu. Sebagaimana bunyi laporan Tika kepada Polsekta, ia baru saja datang dari Jakarta dengan menumpang bus umum PO Transport. Tujuannya adalah ke Paninjauan Kecamatan X Koto Diatas. Malam itu Tika yang baru saja menyelesaikan masa PTT nya di Jakarta memang sedang nahas. Begitu ia turun dari bus, ia mengalami menstruasi. Maklum seorang wanita, masalah itu cukup mengganggunya, apalagi dalam kondisi malam sudah larut. Pada saat kebingungan itu, ia mencari-cari wartel terdekat. Tapi kemudian datang AR Datuk MK seorang pengojek. "Mau kemana dik?" Karena kebingungan, Tika menjawab sekedarnya saja. "Saya mau ke Paninjauan," AR Datuk MK menawarkan jasa ojeknya, ia mau mengantarkan. Padahal pengojek lain dan para pengemudi betor sudah menyatakan keberatan mengantar Tika ketika mereka melihat di betis gadis itu ada darah menstruasi. Tika sejenak melakukan tawar menewar tarif. Setelah ada kesepakatan, Tika naik ojek dan AR Datuk MK ngebut menyeruak keheningan malam menuju Paninjauan yang letaknya sekitar 10 KM lebih dari pusat Kota Solok. Menjelang kampus Akper di Laing, karena kurang stabil, sepeda motor Yamaha RX King itu oleh dan keduanya terjatuh. Menurut pengakuan AR Datuk MK kepada polisi, saat jaatuh itulah ia melihat darah di betis dan paha Tika. Ia mengaku sangat terangsang melihatnya. Niatnyapun berubah dari mengantar Tika kepada 'mengerjain' dokter gigi itu. Tika ditolongnya lalu mereka berangkat lagi, tapi Datuk tidak langsung ke Panijauan melainkan malucuih ke pondoknya di kawasan Aripan. Korban lalu disuruhnya membuka pakaian, katanya untuk membersihkan darah-darah dan bekas-bekas tanah yang masih melekat di pakaiannya setelah jatuh tadi. Mulanya Tika tidak menolak. Tapi begitu Pak Datuk berubah niat, ia meronta. Apalagi Pak Datuk mulai memeluknya. Bahkan kemudian sang pengojek memaksa dokter itu membuka semua pakaiannya kembali yang sudah sempat dikena kannya. Apalah daya gadis yang sudah kelelahan itu, ia tak bisa berbuat banyak selain mencoba memberikan perlawanan. Setelah hajatnya terlaksanakan, Datuk bukannya menolong Tika melainkan meninggalkan gadis itu begitu saja. Menjelang subuh Tika mencoba berjalan meraba-raba, maklum ia tidak bisa mengenali TKP. Akhirnya ia mencoba menelusuri jalanan yang tadi dia tempuh. Pagi hari ia sampai di Solok setelah pengemudi sebuah Colt Diesel mau menumpangkannya menuju Kota Solok. Ia langsung menuju Mapol sekta untuk melaporkan peristiwa nahas yang menimpanya itu. Sejak itu polisi bekerja keras untuk mengung kapkan kasus yang cukup menggemparkan Kota Beras itu. "Kita cukup kesulitan menuntaskan kasus ini, maklum korban benar-benar mengalami trauma dan tidak pula mengenal TKP. Untunglah berkat bantuan semua pihak, TKP berhasil ditemukan dan dicocokkan dengan ingatan Tika," kata Kapolsekta Solok. Ia lalu membentuk tim yang dikoordinasikan oleh Bripda Muchlis dan Yan. Kini, tinggal lagi melaksanakan penyidikan terhadap perkara ini. Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam pengungkapan kasus ini Kapolres Solok maupun Kapolsekta menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. "Tanpa bantuan masyarakat agak sulit bagi kita mencari pelakunya," kata Kapolres Misran Musa. znz ====================== Tabarruj - Memamerkan Aurat Sumber: Ni'mah Rasyid Ridha, bit tasharruf asy syadid waz ziyadah. Bila seorang wanita tidak memakai penutup kepala maka ia telah bertabarruj. Bila ia membiarkan lengan tangannya tidak terbungkus kain maka ia telah bertabarruj. Bila ia mempertontonkan betisnya dinikmati orang maka ia telah bertabarruj. Apatah lagi jika aurat wanita itu malah dilombakan. Kontes bibir indah, leher indah, betis indah, rambut indah dsb. Semua itu tak syak lagi, termasuk tabarruj. Pendeknya, tabarruj, sebagaimana dikatakan Imam Al Bukhari adalah perbuatan wanita yang memamerkan segala kecantikan yang dimilikinya. Tabarruj diambil dari akar kata al buruj yang berarti bangunan benteng, istana atau menara yang menjulang tinggi. Wanita yang bertabarruj berarti wanita yang menampakkan tinggi-tinggi kecantikannya, sebagaimana benteng atau istana atau menara yang menjulang tinggi-tinggi. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

