Peribahasa dibawahko diambiak sacaro acak dari buku
            " Peribahasa Minangkabau "
  oleh Anas Nafis. Penerbit : Intermasa, JKT  Cet : 1996
  Persamaan dalam bahasa Indonesia tidak ditulis.
 
 Bandaro
 -----------------------------------------------------

- Jalan mati lah dicubo, kok kunun jalan biaso.
  Dikiaskan pada seseorang yang berani atau keras hati,
  tidak takut melakukan pekerjaan yang berbahaya.

- Jalan nan ampek
  a. Jalan mandaki 
     Terhadap orang yang berpangkat atau lebih tinggi pangkatnya.
  b. Jalan menurun 
     Terhadap orang yang lebih rendah kedudukannya dari kita.
  c. Jalan melereng.
     Terhdap orang yang dikenal
  d. Jalan mandata.
     Terhadap orang yang sederajat dengan kita.

  Biasa pula disebut Kato nan Ampek = Kata yang empat, yakni Kato
mandaki,
  Kato manurun, Kato malereang dan Kato mandata.

- Jalan raya titian batu.
  Maksudnya adat yang kokoh dan tidak berubah-ubah dari dahulu.

- Jauah bajalan banyak diliek
  Banyak pengalaman, karena sudah banyak melakukan perjalanan.

- Laia bapajalanan, batin bamakanan.
  Misalnya, lahirnya saja kita memberi orang apa-apa atau memberi
  pinjaman uang, namun dalam batin mengharap kelak orang itu akan
menolong.

- Pasa jalan dek baturuik, lanca kaji dek baulang.
  Pekerjaan yang selalu dikerjakan, tentu saja menjadi mahir.

- Sairiang batuka jalan, saio batuka sabuik.
  Maksud sama, cara berlainan.

 
 ----------------------( 2002 - 08 )--------------------



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke