Ambo baru sajo tamaik mambaco "Ketika Merah Putih Terkoyak". Kita kehilangan seorang penulis yang produktiv dan kreativ. Selain novel yang disebut bundo, kalau ndak salah Carl juga menulis / menerbitkan buku bhs Inggris ( Khusus perminyakan ???).
Carl adolah pansiunan Caltex, dimaa dulu di CPI ? Kita kehilangan. Ambo juo ikut berduka. Wass Bandaro, Bogor. ~~~~~~~~~~~~~~~~~ Hayatun Nismah Rumzy wrote: > > Assalamu Alaikum W. W. ( .................) > Juga ikut berdukacita atas kepergian seorang novelis kita yang berasal > dari Tilatang Kamang "Carl Chairul" yang meninggal pada tanggal 1 > Desember 2002. Bundo senang membaca hasil karyanya dan salah satunya > yang disebut-sebut akhir akhir ini yaitu: Ketika Merah Putih Terkoyak. > Saya telah meng koleksi: Pelangi Didesa Petro, Jejak-Jejak > Konglomerat, Kebyar kebyar sebuah plaza. Bundo sedang mencari salah > satu novelnya yang berjudul: Rumput-rumput liar di Gramedia sudah tak > ada. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

