Assalamualaikum ww

Setelah mengobrak abrik Jambi, Panglima Mahesa Kebho Anabrang membatalkan
niatnya kembali ke Istana rajanya di Jawa Timur terlebih setelah mendapat
berita kerajaan induk semangnya itu telah runtuh bahkan telah pula diporak
porandakan oleh bala tantara Khubilai Khan Dinasti Mongol dari daratan China
yang dendam atas penghinaan rajanya yang telah memotong daun telinga utusan
Kaisar China Mongol itu beberapa waktu yang lalu 

Dengan sisa2 rombongannya sampailah Panglima Kebho Anabrang didaratan tinggi
lereng gunung Merapi dan tentu saja dihadang oleh dubalang2 Istano
Pagaruruyuang namun akhirnya dipatahkan oleh lebih besarnya jumlah anak buah
Kebho Anabrang, hal ini membuat Bundo Kanduang marah besar dan terjadilah
perang tanding adu kesaktian antara Bundo Kanduang dan sang panglima
(kabarnya selama 3 hari 3 malam) dengan hasil tidak kalah dan tidak menang
(sama2 sakti mandra guna) 

Bundo Kanduang yang sakti ini rupanya hanya dapat dikalahkan dengan panah
asmara sang panglima yang kegantengan dan kegagahannya telah membetot
insting penguasa yang cantik dan gagah ini, entah mereka menikah secara
Islam entah tidak, bisa jadi agama Islam belum sampai ke lereng Merapi waktu
itu

Palimo Sibarakat ini tidak terlalu lama di Pagaruyuang, meninggalkan Istana,
tidak tercatat entah kemana, yang sepeninggalnya Bundo Kanduang melahirkan
anak laki2 Dang Tuangku (1294) yang kemudian melanjutkan tugas2 pemerintahan
(1347-1375) di Minangkabau

Bundo Kanduang mengundurkan diri bertirakat (batarak) dalam gua dekat istana

wasalam
abpiliang

-----Original Message-----
From: Muchlis Hamid [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, January 30, 2003 4:10 PM
To: "Arman Bahar"
Subject: Tiga Calon Kabupaten Baru di Sumbar Segera Diobservasi
Assalamu alaikum wr. wb.:
Batambah pulo pengetahuan ambo sehubungan jo carito calon kabupaten
Dharmasraya.  Mengenai nama Provinsi Minangkabau, pernah diusul (ulang?)
oleh pewaris kerajaan Pagarruyung, Bapak M. Taufik Thaib. SH dalam suatu
upacara batagak gala di Silungkang bulan Desember 2002. Beliau meminta agar
DPRD Sumbar mengakomodasi keinginan untuk merubah Provinsi Sumbar menjadi
Provinsi Minangkabau.

Karena ide ini menarik, waktu bertemu dengan Ketua BKPMD Sumbar di Padang,
kita jadikan  sebagai bahan ota. Ternyata topic ini bukan barang baru dan
pernah dibahas di tingkat yang lebih tinggi.  Kalau Sumbar dirubah menjadi
Provinsi Minangkabau, maka Kabupaten Mentawai
akan lepas. Kenapa?  Ternyata etnik Mentawai berbeda. Bahasanya 80% terdiri
kosakata bahasa Portugis. Etniknya juga berbeda. Adatnya tidak memakai adat
Minang.   Jadi ada untung ruginya.
Salam,
Muchlis Hamid, Jkt
----- Original Message -----
From: "Arman Bahar" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, January 30, 2003 3:30 PM
Subject: Tiga Calon Kabupaten Baru di Sumbar Segera Diobservasi
> Alhamdulillah
> Nama yang bagus sekali
> Dhamarsraya ditahun 1270 rajanya Sri Tribhuana Raja Mauliwarma Dewa yang
> beristri dua orang
>
> Istri Pertama raja Dhamarsraya ini adalah Dewi Kechana dengan mempunyai
> seorang anak perempuan bernama Dara Petak yang kemudian menjadi istri
Raden
> Wijaya dengan gelar Dhiyah Sri Tribhuana Neswari (1277) yang kemudian
> beranak seorang laki2 bernama "Kala Gemet" yang kemudian menjadi Raja
> Mojopahit dengan gelar Jaya Negara (1309-1328)
>
> Istri lainnya adalah Puti Rheno Mandi  (1253-1310) yang beranak seorang
> perempuan bernama Dara Jingga yang kelak setelah dewasa menjadi Raja
> Minangkabau yang terkenal dengan sebutan "Bundo Kanduang" yang kemudian
> menikah dengan Ksatriya Mahesa Anbrang (Palimo Si Barakat) seorang jendral
> kerajaan Singhosari yang dikirim ke Jambi dalam rangka ekspedisi Pamalayu
> menaklukan kerajaan2 dipedalaman pulau Swarna Bhumi (Sumatera) seperti
> Jambi, Dharmasraya dan Minangkabau
> wasalam
> Bandaro




RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke