Assalaamu'alaikum wr wb

Walaupun tidak jelas identitasnya, dapat diketahui bahwa pihak-pihak yang
tidak menginginkan pelajar muslim yang bersekolah di sekolah non-Islam
mendapatkan pelajaran agama yang sepantasnya, makin gencar melakukan
intimidasi ke DPR.

Organisasi-organisasi Islam yang concern dengan pendidikan anak-anak muslim
sudah sepantasnya bergerak meng-counter gerakan-gerakan seperti ini agar
yang benar tetap berada di posisinya yang benar dan yang salah kelihatan
belangnya. Jika dibiarkan mereka akan mengubah keadaan yang benar ini ke
arah yang salah.

Wassalaamu'alaikum wr wb
Muhammad Arfian
[EMAIL PROTECTED]
090-6149-4886
"Isy Kariman Aw Mut Syahidan"

Ribuan Massa Penentang RUU Diknas Satroni Gedung DPR
Publikasi 18/03/2003 10:32 WIB

eramuslim - Ribuan massa yang mengaku sebagai masyarakat prihatin pendidikan
nasional serempak menyambangi Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa
(18/03) pagi ini. Massa dari wilayah Jabotabek itu, menyuarakan penolakan
mereka terhadap RUU Diknas untuk dijadikan Undang-Undang. Karena dinilai
masih banyak pasal-pasal yang bertentangan dengan aspirasi masyarakat dan
UUD ’45.

Saat ini, massa penolak RUU Diknas tersebut telah memenuhi jalan sepanjang
bawah jembatan layang Taman Ria Senayan hingga gerbang Gedung DPR. Tak ayal
aksi itu memacetkan lalu lintas yang menuju arah Grogol. Menurut seorang
peserta aksi yang tidak mau disebutkan namanya, fihaknya menolak pengesahan
RUU itu karena bertentangan dengan hati nurani rakyat.

Ketika eramuslim bertanya pasal mana yang dimaksud, ia tidak menyebutkannya
secara fisik. Yang unik, hampir seluruh massa menggunakan payung bertuliskan
“Tolak RUU pendidikan nasional” warna merah metalik dan kotak-kotak
seperti seragam sekolah Tarakanita. Selain itu mereka umumnya tidak
menyebutkan dari organisasi mana mereka berasal. Hampir semua peserta ketika
ditanya, hanya mengaku bergerak atas nama pribadi.

Kemacetan lalu lintas saat ini masih berlasung ke arah jalan menuju Grogol,
sehingga kendaraan roda empat dan motor terpaksa dialihkan ke jalan yang
menuju Palmerah. Tampak juga Polda Metro Jaya menurunkan beberapa unit
satuan polisi untuk mengamankan jalannya aksi.

Puluhan spanduk yang diusung massa, di antaranya berbunyi “Tolak RUU
Pendidikan, Karena Merusak Kepastian Hukum”. “Kami prihatin atas RUU
Pendidikan.” Di tengah kerumunan massa aksi itu, ikut juga Serikat Pekerja
Carolus, berikut ambulan RS St. Carolus. (stn/din)


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke