pemper itu kan hanya di lem........, atau malah cel-dam sekali pakai (iko sih dijaik juo)
Z Chaniago -
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================From: Darul Makmur <[EMAIL PROTECTED]>alTime: 28 May 2003 04:12:34.0630 (UTC) FILETIME=[5DC18660:01C324CF]
Wassalumalaikum Ww
Mak Buyuang, sanak Darwin Bahar serta jamaah RN nan terhormat. Walau saya sdh pernah menjalankan ibadah haji, juga sangat tertarik untuk memiliki buku catatan perjalanan haji sanak Darwin ini. Saya juga mengusulkan supaya dibukukan.
Mengenai pakaian Ihram yang tidak berjahit. Saya yang baru sekali menjalan ibadah haji, juga bertanya inten tentang pakaian umrah. Syaratnya kan pakaian tidak berjahit. Jadi waktu itu saya ya agak memutar kepala untuk memakai pakaian dalam. Karena khawatir seperti yang diceritakan oleh sanak Darwin Bahar dan juga peristiwa Mina nan diangkat ajo Buyuang.
Saya saat itu membuat pakaian dalam dari sehelai kain putih, dimana kain putih tersebut saya buat sedekian rupa sehingga dapat mengikat perut dan kedua kaki saya. Caranya kain 1 meter saya bagi dua, jadi dapat dua pakaian dalam.
Cara pembuatannya begini: Lipat kain putih tersebut, lipat dua menurut panjang, dan dilipat dua lagi menurut lebar. Tarok bagian yang terlipat disebelah kiri, tepat ditengah-tengah, potong sejajar pinggir kiri, sampai setengah kain tersebut, Jadi potong langsung empat lapis.
Kemudian, dari tengah bekas gunting tersebut, dikiri/kanannya selebar 1.5 cm potong lagi kearah luar sampai kira-kira 2 cm dari pinggirnya. Potongan terakhir ini adalah tali pengikat di perut dan kedua paha nantinya.
Kemudian dikedua pinggir sebelah kanan dari arah tengah potong lagi 1.5 cm sampai kira-kira 2 cm dari pinggir didepan kita. ini tali untuk pengikat dipaha yang kedua.
Coba buka semua lipatan akan terbentuk seperti celana. Langkahi kain tersebuk dengan kaki dikedua ujung panjangnya. Ambil yang didepan dan belakang, sehingga dapat diikatkan membungkus perut dan punggung. Dan kedua ujungnya dapat diikatkan kekedua paha.
Bagi calon jemaah haji pria, silakan dicoba, dan patennya belum ada jadi bebas diproduksi siapa saja. Mudahan ide dan yang telah saya praktekan ini dapat jadi amal saya. Amiin. Tentu sebelum berangakat supaya afdal dikonsultasikan dengan pembimbing hajinya.
Wass. Ww Darul 49 Jkt.
_________________________________________________________________
MSN 8 with e-mail virus protection service: 2 months FREE* http://join.msn.com/?page=features/virus
RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php -----------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

