Subject: [Islampembebasan] SH: Muspika Desa Genengan Periksa Warga Asal Aceh


>
>
> Muspika Desa Genengan Periksa Warga Asal Aceh
>
>
> Malang, Sinar Harapan
>
> Akhir-akhir ini sejak TNI menerapkan status darurat militer di
> Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), berbagai pihak di tanah air ikut-
> ikutan melakukan pemeriksaan terhadap setiap warga baru terutama yang
> berasal dari Aceh. Hal ini juga dilakuan di Desa Genengan Pakisaji,
> Kabupaten Malang, Jawa Timur.
>
> Muspika Desa Genengan Pakisaji, Malang, Jumat (6/6) memeriksa delapan
> warga baru yang berasal dari Kabupaten Bireuen, Aceh. Setelah di-
> sweeping di balai desa setempat, mereka dilepaskan karena tidak
> terbukti sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan membuat surat
> pernyataan bukan anggota GAM atau simpatisan GAM, serta berjanji
> tidak akan membuat kerusuhan di wilayah tersebut dan sekitarnya.
> Kedelapan orang itu adalah Iswadi (24), Musnadis M Nasir (25),
> Bakhtiar A (24), Armadi Zakaria (23), Kusaini Nurdin (25). Mahdi
> Nurdin (24), Munzir (24), Wan Fadli (30). Mereka menempati rumah di
> RT 4 RW 9 Desa Genengan dengan membuka praktik pengobatan alternatif
> bernama Yayasan ITI (Ikatan Tabib Indonesia) Wilayah Aceh.
>
> Di hadapan Muspika setempat, Wan Fadli mengaku sudah berada di
> Pakisaji sejak dua tahun lalu karena ingin mencari kehidupan yang
> lebih baik. "Di tempat saya, lapangan pekerjaan sangat susah.
> Sedangkan kami selalu dibayangi dua pilihan, ikut GAM atau ditembak
> mati," tuturnya. Maka ia meninggalkan Aceh dan kemudian diikuti oleh
> tujuh temannya. Mereka tiba di Genengan satu bulan lalu.
>
> Kapolsek Pakisaji Iptu Sudijono mengatakan, pemeriksaan tersebut
> merupakan langkah antisipasi. Apalagi karena Kabupaten Bireuen,
> tempat asal kedelapan warga tersebut, dikenal sebagai salah satu
> daerah basis GAM. "Kami tidak ingin kecolongan," kata Kapolsek. (eka)
>
>
>
>



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke