Ambo suko dan mendukung sekali wanita berjilbab.
Lebih anggun.
Di kampuang ambo Banuampu mayoritas pidusi mamakai Jilbab.
Tanpa "perda-perda" an.   
Memakai karano iman dan suko.
Indak ado paksaan.
Nan  kami persoalkan kenapa harus pakai "PERDA" ( Peraturan Daerah) ???
Ma'af diulang ;   kalau baitu daroknyo harus ado "perda-perda" lain.
 
Rahima.............. di mesir "perda nmr" bara nan mewajibkan pidusi pakai jilbab ????
Kalu alun ado                  nantik dikirim dari solok.
 
guut morniang dari arkadia - simatupang
mak Ban
~~~~~~~~
-----Original Message-----
From: rah ima [mailto:[EMAIL PROTECTED]

 
 
 Cerita ttg bgmn wanita di Mesir ini.Ada bbrp hal yg menyebabkan mrk berjilbab:

Pertama,memang dr keimanan mrk sendiri,yg tahu bahwa berjilbab itu adalah suatu kewajiban yg dtg dr Allah SWT.

Kedua, Sudah menjadi tradisi org Mesir sejak dr dulunya,wanita itu hampir kebanyakannya berjilbab,paling yg tdk berjilbab mrk para artis2,atau penyiar tv,dan lainnya,yg pasti baik itu sekolah umum,atau Agama,tdk ada peraturan2 yg mengharuskan berjilbab.Tapi sdh kondisi sekolahnya yg memang spt itu.

Ketiga:Memang sdh sejak dr aqil baligh,entah kenapa,mgkn dr lingkungan ortunya,mrk sdh berjilbab.Tetapi sblm aqil baligh,anak2 Mesir,pakaiannya spt biasa saja.Pakai celana panjang (biasanya jeans),kaos sempit,spt yg ada di Indo itu,tangan pendek,tapi blm saya temui di Mesir ini baju mrk yg nampak pusarnya.Pendek dan sempit memang,tapi saya blm melihat ada yg kelihatan pusar.

Kirim email ke